Terjerat Kasus Dugaan Pungli, Rektor UNJ Bakal Diproses Internal Kemendikbud Kasus pungutan liar uang oleh pejabat di lingkungan UNJ dilimpahkan polisi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Kasus pungutan liar uang tunjangan hari raya atau THR yang dilakukan oleh pejabat di lingkungan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dilimpahkan polisi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

Pelimpahan usai penyelidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengentikan penyelidikan perkara.

Baca Juga:

Polda Metro Hentikan Kasus Pungli Permintaan THR Rektor UNJ

"Penyelidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan melimpahkan peristiwa perkara a quo," ucap Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu di kantornya, Kamis (9/6).

Yusru mengatakan, berkas kasus tersebut akan dilimpahkan kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) Kemendikbud RI.

Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan perkara dugaan kasus pungutan liar uang THR yang dilakukan oleh pejabat di lingkungan UNJ lantaran tidak ditemukan adanya unsur tindak pidana korupsi sebagaimana yang dipersangkakan.

"(Dilimpahkan) Kepada Aparat Pengawas Internal Pemerintah atau APIP Kemendikbud RI. Dalam hal ini Inspektorat Kemendikbud RI untuk dilakukan pendalaman selanjutnya," kata Roma.

Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu. Foto: MP/Kanu
Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Roma Hutajulu. Foto: MP/Kanu

Deputi Penindakan KPK Karyoto mengatakan, untuk tindaklanjut kasus ini, pihaknya KPK akan melakukan supervisi dengan Polri.

"Mengingat kewenangan, tugas pokok dan fungsi KPK, maka KPK melalui unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan menyerahkan kasus kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti," kata Deputi Penindakan KPK Karyoto.

Perkara ini diduga terkait peran Rektor UNJ Komarudin yang meminta dekan-dekan fakultas serta kepala lembaga di UNJ mengumpulkan uang THR. Selanjutnya, THR ini untuk pejabat Sumber Daya Ditjen Dikti dan sejumlah staf SDM di Kemendikbud.

Baca Juga:

6 Orang Terkait OTT Rektor UNJ Dilepaskan, KPK Dinilai Makin Ngawur

Masing-masing dekan dan kepala lembaga diminta mengumpulkan uang Rp5 juta melalui Kepala Bagian Kepegawaian UNJ, Dwi Achmad Noor.

KPK melakukan rangkaian OTT ini pada Rabu, 20 Mei 2020. OTT diawali informasi dari Inspektorat Jenderal Kemendikbud kepada KPK.

Tim penyidik KPK pun bergerak merespons dengan melakukan OTT. Pun, barang bukti yang diamankan sebesar USD1.200 dan Rp27.500.000. (Knu)

Baca Juga:

Kasus Gratifikasi THR yang Diduga Libatkan Rektor UNJ Dinilai Memalukan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Calon Penantang Gibran Dituding Pengikut Keraton Agung Sejagad dan Sunda Empire
Indonesia
Calon Penantang Gibran Dituding Pengikut Keraton Agung Sejagad dan Sunda Empire

Namun demikian, sebagai pasangan dari jalur independen justru mendapatkan cibiran dan tudingan negatif terutama di media sosial.

Larangan Mudik Dinilai Kebijakan Tak Konsisten
Indonesia
Larangan Mudik Dinilai Kebijakan Tak Konsisten

Semua dilakukan agar tidak ada perbedaan pandangan maupun kebijakan di setiap kementerian

Beijing Mulai Buka Penerbangan Internasional
Dunia
Beijing Mulai Buka Penerbangan Internasional

Maskapai Air China akan menjadi penerbangan internasional pertama dari Phnom Penh, Kamboja, yang mendarat di Beijing.

Mahasiswa ITS Bangun V-Eco Sebagai Solusi Pariwisata Era Pandemi
Indonesia
Mahasiswa ITS Bangun V-Eco Sebagai Solusi Pariwisata Era Pandemi

V-Eco sendiri, menurut Ulil, dirancang dalam bentuk website yang memiliki video virtual dengan fokusan.

Tiongkok Sebut AS Ciptakan Ketegangan dengan Kapal Perang di Selat Taiwan
Indonesia
Tiongkok Sebut AS Ciptakan Ketegangan dengan Kapal Perang di Selat Taiwan

Militer Tiongkok menyebut Amerika Serikat sengaja "menciptakan ketegangan" dan mengganggu perdamaian dan stabilitas.

FOTO: Polisi Bubarkan Massa Demo Omnibus Law Hingga Malam Hari
Foto
FOTO: Polisi Bubarkan Massa Demo Omnibus Law Hingga Malam Hari

Aparat Kepolisian membubarkan massa aksi yang menolak pengesahan Undang-undang Cipta Kerja hingga malam hari di jalan Sudirman, Jakarta

4 Poin Somasi Terbuka Partai Demokrat ke Kubu Moeldoko
Indonesia
4 Poin Somasi Terbuka Partai Demokrat ke Kubu Moeldoko

Perbuatan yang dilakukan oleh Para Tersomir tersebut di atas, dikualifikasi sebagai perbuatan melawan hukum, bertentangan dengan UU, AD/ART Partai Demokrat, dan bertentangan dengan Surat Keputusan MENKUMHAM RI

[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Putri Presiden Vladimir Putin Tewas Seusai Dosis Kedua Vaksin COVID-19

Dalam berita tersebut, disebutkan bahwa putri Presiden Vladimir Putin menderita efek samping yang tak terduga pada vaksin COVID eksperimental Rusia dan meninggal di Moskow.

Komjen Listyo Pegang Suara Partai Besutan Amien Rais, Tapi Ada Pesan Khusus
Indonesia
Komjen Listyo Pegang Suara Partai Besutan Amien Rais, Tapi Ada Pesan Khusus

Pangeran atas nama PAN memiliki pesan khusus bagi Listyo jika nanti sudah menjabat Kapolri

[Hoaks atau Fakta]: Kilang Balongan Terbakar, BBM Bakal Langka dan Harga Naik
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Kilang Balongan Terbakar, BBM Bakal Langka dan Harga Naik

Setelah ditelusuri Mafindo melalui akun Instagram resmi PT Pertamina @pertamina, dinyatakan bahwa pasokan BBM secara nasional aman, sehingga diharapkan tidak ada panic buying.