Terindikasi Maladministrasi, Ombudsman Minta Penyidik Polri Lakukan Ini Gelaran jumpa pers di kantor Ombudsman RI, Selasa (6/2). (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Ombudsman merekomendasikan pihak penyidik Polri untuk melakukan perbaikan prosedural dan administrasi penyelidikan dan penyidikan khususnya terkait pemeriksaan terhadap saksi Muhammad Lestaluhu yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala mengatakan, setelah menggali keterangan sejumlah pihak, Ombudsman meyakini adanya indikasi maladministrasi terkait pemeriksaan ML.

Untuk itu, perlu adanya perbaikan administrasi dalam proses penyelidikan perkara.

"Atasan penyidik dalam perencanaan penyelidikan dan penyidikan wajib memberikan arahan serta memastikan mengenai kelengkapan administrasi penyelidikan dan penyidikan serta ditandatangani oleh pejabat yang berwenang," kata Adrianus saat jumpa pers di Kantor Ombudsman Jakarta, Selasa (6/2).

Karenanya, kata dia, penyidik dalam melaksanakan penyelidikan dan penyidikan wajib dilengkapi dengan administrasi penyelidikan dan penyidikan serta berkoordinasi dengan atasan penyidik melalui petunjuk dan arahan guna meminimalisir kesalahan administrasi penyidikan dan implementasi kegiatan penyelidikan dan penyidikan.

Selanjutnya, terkait penanganan kasus ML, Ombudsman mendorong agar ada gelar perkara untuk mengevaluasi administrasi penyidikan berupa surat panggilan terhadap saksi ML.

Sementara itu, lanjut Adrianus, untuk penyidik yang menangani saksi ML agar dievaluasi oleh Kabid Propam Polda Metro Jaya.

"Terhadap bentuk pelanggaran etik, agar Kasatker memerintah kepada Kabid Propam Polda Metro Jaya untuk menindaklanjuti temuan hasil analisis dan evaluasi penyidikan," imbaunya. (Fdi)

Baca juga berita lainnya terkait indikasi maladministrasi polisi dalam kasus Novel: Ombudsman Temukan Indikasi Maladministrasi Pemeriksaan Lestaluhu

Kredit : fadhli

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH