Terduga Teroris Sukoharjo Meninggal, Kuasa Hukum Temukan Dua Luka Tembakan Jenazah terduga teroris Ikhsan Abdullah alias Muhamad Jihad Ikhsan (22) tiba di rumah duka di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (12/7). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Terduga teroris Ikhsan Abdullah alias Muhamad Jihad Ikhsan (22) warga Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo akhirnya meninggal dunia di RSUP dr Karyadi Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/7). Ikhsan meninggal dunia akibat luka dua tembak saat ditangkap Densus 88 Antitetor Mabes Polri Jumat (10/7).

Hal itu diungkapkan Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo sekaligus kuasa hukum keluarga Ikhsan, Endro Sudarsono usai menjemput jenazah Ikhsan di RSUP dr Karyadi Semarang, Jawa Tengah.

Baca Juga

Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Ikhsan diduga terlibat dalam kasus pembacokan Wakapolres Karanganyar, Kompol Busroni di kawasan jalur pendakian Gunung Lawu via Comoro Kandang pada tanggal 21 Juni lalu.

"Keterangan dari seorang anggota Polri di rumah sakit ditemukan dua luka tembak pada bagian paha kanan dan perut pada tubuh Ikhsan," ujar Endro, Minggu (12/7).

Dikatakannya, dari pihak Polri sudah berupaya maksimal dengan membersihkan sisa-sisa proyektil dengan melakukan operasi di UGD RSUP dr Karyadi Semarang. Namun, takdir berkata lain.

"Nyawa (Ikhsan) tidak tertolong. Surat penangkapan tidak diberikan. Saya justru diminta (polisi) tandatangan surat penangkapan dan surat itu tidak diberikan pada keluarga," kata dia

Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo sekaligus kuasa hukum keluarga Ikhsan, Endro Sudarsono. (MP/Ismail)
Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo sekaligus kuasa hukum keluarga Ikhsan, Endro Sudarsono. (MP/Ismail)

Setahu keluarga, lanjut dia, Ikhsan tidak berada dilokasi kejadian saat proses penangkapan oleh Densus 88. Ia menegaskan mestinya tidak boleh ada tembakan yang mematikan saat akan menangkap seseorang.

"Harusnya (Densus 88) cukup berikan tembakan peringatan atau melumpuhkan, mengingat dia (Ikhsan) hanya membawa sepeda onthel atau sepeda angin dan tidak membawa benda membahayakan petugas," tutur dia.

Endro menambahkan tembakan pada bagian perut tersebut kemungkinan yang membuat kematian pada Ikhsan. Ia saat ini fokus dulu proses pemakaman almarhum Ikhsan di TPU Muslim, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Baca Juga

Terduga Teroris yang Ditangkap Saat Sepedaan Berkaitan dengan Pembacokan Wakapolres Karanganyar?

"Kami sudah konsultasi, bisa meminta investigasi kepada Komnas HAM atau DPR RI. Meskipun ini alasan UU, tetapi dengan melumpuhkan itu cukup," tutup dia.

Pantauan Merahputih.com, jenazah Ikhsan tiba rumah duka Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (12/7) pukul 15.10 WIB. Kemudian disalatkan di Masjid At-Taqwa tak jauh dari rumah kontrakanya dan langsung dimakamkan. (Ismail/Jawa Tengah)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Dianggap Masih Gamang Tunda Pilkada Serentak hingga Desember 2020
Indonesia
Pemerintah Dianggap Masih Gamang Tunda Pilkada Serentak hingga Desember 2020

Negara harus hadir dan mempunyai kekuasaan dalam melindungi hak milik dan menciptakan keamanan publik.

Mendagri Tito Ungkap Faktor Tersulit dalam Upaya Menangkap Djoko Tjandra
Indonesia
Mendagri Tito Ungkap Faktor Tersulit dalam Upaya Menangkap Djoko Tjandra

Ia menjelaskan menangkap buronan di luar negeri bukan perkara mudah.

 Dua Anak Terpapar COVID-19, Tertular Jamaah Masjid di Joyontakan Solo
Indonesia
Dua Anak Terpapar COVID-19, Tertular Jamaah Masjid di Joyontakan Solo

"Kedua anak ini diketahui cucu dari pasien yang kemarin dinyatakan positif. Hasil penelusuran kedua anak ini ternyata kerap dititipkan ke rumah saudaranya wilayah Kabupaten Sukoharjo dan Solo," kata dia.

Kasus Suap Legislator Sumut, KPK Terima Pengembalian Uang Rp422 Juta
Indonesia
Kasus Suap Legislator Sumut, KPK Terima Pengembalian Uang Rp422 Juta

KPK sedang meminta izin dari Dewan Pengawas (Dewas) untuk dilakukan penyitaan

 Selama Lebaran, Arus Pergerakan Warga di Jabodetabek Dinilai Terkendali
Indonesia
Selama Lebaran, Arus Pergerakan Warga di Jabodetabek Dinilai Terkendali

Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan tim gabungan di lapangan, dilaporkan pengendalian transportasi umum maupun kendaraan pribadi di Jabodetabek pada hari raya Idul Fitri dapat dikendalikan dengan baik

Waspada! Ini Ciri-ciri Kotak Amal yang Digunakan Sumber Pendanaan Teroris
Indonesia
Waspada! Ini Ciri-ciri Kotak Amal yang Digunakan Sumber Pendanaan Teroris

ciri-ciri kotak amal yang diduga menjadi sumber pendanaan terorisme yakni terbuat dari kotak kaca dengan rangka alumunium.

Kepala BNPB Dorong Rapid Test Rutin Diselenggarakan di Lokasi Pengungsi Merapi
Indonesia
Kepala BNPB Dorong Rapid Test Rutin Diselenggarakan di Lokasi Pengungsi Merapi

Salah satunya pelaksanaan rapid test antigen secara rutin di lokasi pengungsian.

Aksi Terorisme di Indonesia Didominasi Lone Wolf, Ini Alasannya
Indonesia
Aksi Terorisme di Indonesia Didominasi Lone Wolf, Ini Alasannya

Pasca ISIS kalah dan kehilangan wilayahnya di Suriah pada awal tahun lalu, simpatisan yang ada di Indonesia mulai menggencarkan serangan di dalam negeri.

Inflasi 2021 Capai 3 persen, UMP Semua Wilayah Harus Naik
Indonesia
Inflasi 2021 Capai 3 persen, UMP Semua Wilayah Harus Naik

Sangat sulit mengaudit korporasi atau perusahaan yang tidak terdampak COVID-19, karena seluruh sektor juga terdampak corona.

Dokter Spesialis Radiologi Meninggal akibat COVID-19
Indonesia
Dokter Spesialis Radiologi Meninggal akibat COVID-19

Seorang dokter RS Orthopedi (RSO) Solo, dr Handry Tri Handojo SpRad (K) wafat setelah positif terpapar COVID-19.