Terduga Teroris Sibolga Percaya Bom Bunuh Diri Jalan Tercepat Menuju Surga Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan keterangan mengenai penindakan terduga teroris seusai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

MerahPutih.Com - Pelaku terduga teroris Sibolga yang menyimpan puluhan bahan peledak meyakini bom bunuh diri sebagai jalan tercepat menuju surga. Abu Hamzah dan istrinya percaya bom bunuh membawa keselamatan akhirat.

Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam orasinya di Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia di Padang.

"Suami pelaku mengatakan bahwa istrinya lebih radikal daripada dirinya, bahkan dapat membuat bom," papar Jenderal Tito di Padang, Kamis (14/3).

Lebih lanjut, berdasarkan pengakuan Abu Hamzah, pelaku mempelajari cara cepat menuju surga dengan bom bunuh diri melalui jaringan online.

Kapolri Tito Karnavian mengungkapkan mereka seperti serigala yang berjalan sendirian mencari mangsa. Mereka tidak memiliki jaringan yang luas namun memperkaya pengetahuan melalui situs radikal.

Penggerebekan terduga teroris Sibolga oleh Tim Densus 88
Suasana di lokasi terjadinya ledakan yang diduga bom di kawasan Jalan KH Ahmad Dahlan, Pancuran Bambu, Sibolga Sambas, Kota Siboga, Sumatera Utara, Selasa (12/3) (ANTARA FOTO/Damai Mendrofa)

Lebih lanjut, Jenderal Tito Karnavian memaparkan bahwa pengungkapan ini berawal dari penangkapan seorang ibu di Lampung, dia memberikan informasi bahwa ada temannya yang juga memiliki bom di Sibolga.

Pihaknya langsung mengirimkan anggota untuk menangkap pelaku ke Sibolga, sesampai di lokasi petugas menangkap suaminya.

Dia mengatakan di dalam rumah ada anak dan istrinya namun ia melarang petugas masuk ke rumahnya karena istrinya memasang kawat di sekeliling rumahnya.

"Ada delapan bom yang ada di sana dan tiga meledak dan mengenai petugas,"katanya.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebagaimana dilansir Antara mengatakan inilah yang menjadi tugas bersama agar menyadarkan bahwa bunuh diri bukanlah jalan cepat menuju surga.

Sebelumnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh diri yang terjadi Rabu (13/3) dini hari di Sibolga, bernama Solimah, jenis kelamin perempuan, berasal dari Kota Padangsidimpuan.

“Sebagian tubuh korban hancur dan serpihan tubuhnya masih tertinggal di lokasi ledakan. Karena tubuh korban terpental sekitar 70 meter dari rumahnya, maka tim DVI masih bekerja untuk memastikan apakah masih ada bagian tubuh yang lain. Dan hasil sementara bagian tubuh yang ditemukan itu tubuh orang dewasa. Itu dapat dilihat dari tulang dan potongan tubuh yang tersisa,” sebut dia.

Sementara itu informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar menyebutkan bahwa kehidupan pasangan suami istri ini berubah setelah kepulangan mereka beberapa tahun lalu dari Pulau Jawa.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: BPN: Manuver Agum Gumelar Wajar Karena Penikmat Kekuasaan Jokowi



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH