Terduga Teroris Serangan Katedral Makassar Berhubungan dengan FPI Aparat kepolisian bersenjata lengkap berjaga-jaga usai kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (28-3-2021).

MerahPutih.com - Polri menduga empat terduga teroris yang ditangkap terkait dengan kasus bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), pernah mengikuti baiat dan i'dad di Front Pembela Islam (FPI).

Keempat terduga teroris tersebut adalah AS, SAS, MR, dan AA. Mereka ditangkap di Makassar.

FPI kini diketahui adalah organisasi yang dilarang oleh pemerintah.

Baca Juga:

Reaksi Pengacara Rizieq Tahu Atribut FPI Ditemukan Saat Penangkapan Teroris

Hasil interogasi dilakukan pengembangan dan penangkapan terhadap satu AS alias EKA alias AR. Di mana perannya adalah ikut dalam perencanaan, mengikuti kejadian di Vila Mutiara.

"Kemudian telah berbaiat di markas FPI yang merupakan markas organisasi yang sekarang sudah terlarang," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (30/3).

Ketika itu, kata Ahmad, baiat dipimpin oleh seorang ustaz yang bernama Basri. Namun demikian, Ahmad tak merincikan lebih lanjut mengenai waktu persis hal tersebut dilakukan.

"Kemudian, tersangka Andre alias AN yang sama juga mengikuti perihal perencanaan, mengikuti kajian dan juga mengikuti baiat kepada Abu Bakar Al-Baghdadi," ujar Ahmad.

Dari tiga tersangka lain, Ahmad mengungkap peran serupa. Mereka sama-sama melakukan baiat di FPI.

Bahkan, salah seorang tersangka berinisial R ikut melakukan survei untuk menentukan titik "aksi amaliyah" itu.

"Artinya sudah direncanakan titik dilakukannya 'aksi amaliyah' bunuh diri tersebut," ucap Ahmad.

Atribut FPI saat gelar barang bukti penangkapan terhadap tersangka teroris berinisial HH (56) di Jalan Raya Condet Nomor 1, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/3). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Atribut FPI saat gelar barang bukti penangkapan terhadap tersangka teroris berinisial HH (56) di Jalan Raya Condet Nomor 1, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/3). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Ahmad mengungkapkan, dari hasil pengembangan yang terkait langsung dengan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Densus sudah menangkap sembilan orang tersangka.

Dua di antaranya meninggal dunia karena merupakan "pengantin" bom tersebut.

Untuk sementara, pengembangan di Makassar tujuh orang proses penyidikan, kemudian meninggal dua. Total semua sembilan orang.

"Artinya update bertambah tiga tersangka dan tiga-tiganya perempuan," tutur Ahmad.

Ketiga terduga teroris baru yang ditangkap terkait langsung bom di Katedral Makassar adalah, MM, M dan MAM. Ketiganya adalah seorang perempuan.

Diketahui, aksi bom bunuh diri itu dilakukan oleh anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Ledakan terjadi saat jemaat di dalam gereja baru saja selesai melaksanakan Misa Minggu Palma.

Tercatat 20 korban luka termasuk petugas gereja dan jemaat. Puluhan korban menderita luka berat, sedang dan, ringan.

Tak hanya itu, polisi menangkap terduga teroris di Condet, Jakarta Timur dan Kabupaten Bekasi dan ditemukan atribut Front Pembela Islam (FPI).

Baca Juga:

Pengacara Rizieq Tidak Kenal Teroris di Condet yang Miliki Atribut FPI

Pengacara M Rizieq Shihab (MRS), Aziz Yanuar angkat bicara terkait hal itu.

"Atribut FPI bisa dibeli di mana-mana. Atribut FPI bisa dibeli di mana-mana," ujar eks wakil sekretaris umum FPI yang juga sebagai pengacara MRS, Aziz Yanuar.

Aziz belum mengetahui apakah terduga teroris yang ditangkap polisi kemarin merupakan anggota FPI atau bukan. Aziz hanya mengatakan FPI sudah bubar.

"Saya enggak tahu, belum dicek. FPI sudah bubar. FPI sudah bubar," tandasnya. (Knu)

Baca Juga:

Densus 88 Temukan Buku FPI saat Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi dan Jaktim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Besok Lima Atlet DKI yang Terpapar COVID-19 di PON Papua Dipulangkan ke Jakarta
Indonesia
Besok Lima Atlet DKI yang Terpapar COVID-19 di PON Papua Dipulangkan ke Jakarta

Karena kebanyakan PCR positif ditemukan pada proses pulang

Wali Kota Jakpus Minta Orang Tua Terlibat Proses PTM Terbatas
Indonesia
Wali Kota Jakpus Minta Orang Tua Terlibat Proses PTM Terbatas

Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Dhany Sukma mengatakan, ke depannya kegiatan PTM ini diperlukan kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.

 Minyak Goreng di Toko Kosong, Pemerintah Ingatkan Pengusaha
Indonesia
Minyak Goreng di Toko Kosong, Pemerintah Ingatkan Pengusaha

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP) rata-rata harga minyak kelapa sawit (CPO) dunia hingga Januari 2022, mencapai Rp 13.240/liter.

Pemerintah Bersiap Menghadapi 'Balas Dendam' Pemudik 2022
Indonesia
Pemerintah Bersiap Menghadapi 'Balas Dendam' Pemudik 2022

Lebih lanjut, Muhadjir menuturkan arus mudik lebaran tahun ini diperkirakan akan sangat besar. Sekitar 80 juta orang pemudik diprediksi akan "balas dendam" pulang ke kampung halamannya.

Taliban Segera Kuasai Afghanistan, Presiden Ashraf Pergi Ke Tajikistan
Dunia
Taliban Segera Kuasai Afghanistan, Presiden Ashraf Pergi Ke Tajikistan

Runtuhnya pertahanan pemerintah Afghanistan mengejutkan para diplomat karena pekan lalu intelijen AS memprediksi Kabul akan jatuh dalam waktu tiga bulan.

Pinjaman Online Resahkan Warga, Penegak Hukum Diminta Tegas
Indonesia
Pinjaman Online Resahkan Warga, Penegak Hukum Diminta Tegas

"Penegakan hukum mutlak dilakukan agar terdapat efek jera bagi pelaku pelanggar aturan," sebut Tholabi.

Campur Tangan Kemenpan RB Bikin Polri Temukan Posisi Pas Buat Novel Baswedan Cs
Indonesia
Campur Tangan Kemenpan RB Bikin Polri Temukan Posisi Pas Buat Novel Baswedan Cs

Rusdi memastikan tidak ada kendala dalam perekrutan Novel Baswedan dan kawan-kawan

Konstruksi Stasiun MRT Dimulai, JPO Halte TransJakarta Glodok Dibongkar
Indonesia
Konstruksi Stasiun MRT Dimulai, JPO Halte TransJakarta Glodok Dibongkar

MRT akan melakukan pekerjaan proteksi tanah, pekerjaan 'guide wall' dan "D-Wall", serta pekerjaan struktur Stasiun Glodok

DPR Desak Pemerintah Segera Bentuk Pengadilan Khusus Pilkada
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Segera Bentuk Pengadilan Khusus Pilkada

Selama ini penyelesaian perselisihan pilkada dilakukan di Mahkamah Konstitusi (MK) sehingga jika badan peradilan khusus tersebut dibentuk maka MK tidak lagi menangani sengketa pilkada.

Satpol PP Jaksel: Kafe Holywings Berulang Kali Langgar Prokes di Masa Pandemi
Indonesia
Satpol PP Jaksel: Kafe Holywings Berulang Kali Langgar Prokes di Masa Pandemi

"Udah kedua kali lebih," Kasat Pol PP Jakarta Selatan, Ujang Hermawan saat dikonfirmasi awak media di Jakarta, Selasa (6/9).