Terduga Teroris Merauke Satu Jaringan dengan Pelaku Penyerangan Katedral Makassar Ilustrasi, terduga teroris (Foto dok ANTARA)

MerahPutih.com - Polri menyebut belasan terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang ditangkap di Merauke, Papua, memiliki hubungan dengan beberapa terduga teroris di wilayah lain.

Salah satunya dengan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, penangkapan terduga teroris di Merauke itu merupakan pengembangan dari penangkapan terduga teroris di Makassar.

Baca Juga:

Terduga Teroris di Merauke Diduga Hendak Rekrut Warga untuk Berbuat Teror

"Jadi Makassar, Balikpapan, dan Merauke itu ada saling keterkaitan," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/6).

"Tidak hanya itu, di antara mereka sudah saling kenal... Mereka pernah bertemu," ucap dia.

Dia mengatakan, terungkapnya kelompok teroris di Merauke ini salah satunya disebabkan aktivitas penegakan hukum di Makassar yang kian intensif.

Hal itu menyusul aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Maret lalu.

Aksi itu dilakukan oleh sepasang suami istri, L dan YSF, yang merupakan bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang mengikuti kelompok kajian "Villa Mutiara" Makassar.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Rusdi Hartono, memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Humas Kepolisian Indonesia, Jakarta, Senin (7/6/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Kepolisian Indonesia, Brigadir Jenderal Polisi Rusdi Hartono, memberikan keterangan kepada awak media di Gedung Humas Kepolisian Indonesia, Jakarta, Senin (7/6/2021). ANTARA/Laily Rahmawaty

Rusdi menjelaskan, beberapa di antara para terduga teroris itu kemudian melarikan diri ke daerah lain, termasuk Merauke.

"Secara otomatis saja, ketika aktivitas penegakan hukum oleh Densus 88 sedemikian tinggi, tentu mereka akan mencoba keluar dari aktivitas itu. Akhirnya di antara mereka ada yang keluar dari Makassar, menuju Merauke," kata dia.

Baca Juga:

Berbaiat ke ISIS, JAD Merauke Rencanakan Serang Gereja Hingga Kantor Polisi

Pada akhir Mei lalu, tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap 11 terduga teroris di Kabupaten Merauke.

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, kesebelas terduga teroris itu telah menyiapkan aksi bom bunuh diri.

Dua di antara mereka sudah disiapkan menjadi "pengantin" atau pelaku bom bunuh diri.

"Karena sudah disiapkan jadi 'pengantin' makanya kami lakukan penangkapan," kata Fakhiri di Jayapura, Selasa (1/6). (Knu)

Baca Juga:

Densus Tangkap Sejumlah Terduga Teroris di Merauke

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Helikopter Jatuh di Cimanggis, Sempat Berputar-putar Tiga Kali
Indonesia
Helikopter Jatuh di Cimanggis, Sempat Berputar-putar Tiga Kali

Helikopter latih mengalami kecelakaan dan jatuh ke Rawa Jemblug, Cibubur, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Hentikan Penerimaan CPNS Guru, Pemerintah Dinilai Zalim
Indonesia
Hentikan Penerimaan CPNS Guru, Pemerintah Dinilai Zalim

Guru tak hanya dituntut dari kemampuan mengajar tetapi juga menjadi teladan

Kubu Denny Indrayana Sebut Putusan DKPP soal Bawaslu Kalsel Aneh
Indonesia
Kubu Denny Indrayana Sebut Putusan DKPP soal Bawaslu Kalsel Aneh

"Sesuatu yang tentu sangat aneh, ada apa dengan DKPP," jelasnya

Peringati HUT ke-75 RI, Politisi PDIP: Ekonomi Kita Sebagian Besar Masih Dikuasai Segelintir Elit
Indonesia
Peringati HUT ke-75 RI, Politisi PDIP: Ekonomi Kita Sebagian Besar Masih Dikuasai Segelintir Elit

Juga, pentingnya perhatian dan dukungan pemerintah dalam pendidikan pesantren

Penghulu Pernikahan Anak Rizieq Dicopot dari Jabatannya Sebagai Kepala KUA Tanah Abang
Indonesia
Penghulu Pernikahan Anak Rizieq Dicopot dari Jabatannya Sebagai Kepala KUA Tanah Abang

Ini demi menghindari penularan COVID-19 dalam melakukan pelayanan

Ada Dua Jenis Vaksin COVID-19 yang Digunakan di Indonesia
Indonesia
Ada Dua Jenis Vaksin COVID-19 yang Digunakan di Indonesia

Keputusannya pada Desember mendatang, berhasil atau tidak

Mau Bikin Kacau, Seratus Penyusup Demo di Gedung DPR Ditangkap
Indonesia
Mau Bikin Kacau, Seratus Penyusup Demo di Gedung DPR Ditangkap

"Itu orang-orang yang kena razia, mau bikin kacau," katanya

Cuaca Jakarta Diprakirakan Mayoritas Cerah Berawan
Indonesia
Cuaca Jakarta Diprakirakan Mayoritas Cerah Berawan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, cuaca di DKI Jakarta mayoritas cerah berawan, Selasa (11/5).

Mahasiswa ITS Bangun V-Eco Sebagai Solusi Pariwisata Era Pandemi
Indonesia
Mahasiswa ITS Bangun V-Eco Sebagai Solusi Pariwisata Era Pandemi

V-Eco sendiri, menurut Ulil, dirancang dalam bentuk website yang memiliki video virtual dengan fokusan.

KPK Periksa Penyidik dari Kepolisian yang Diduga Peras Wali Kota Tanjungbalai
Indonesia