Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo sekaligus kuasa hukum keluarga Ikhsan, Endro Sudarsono. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Terduga teroris Ikhsan Abdullah alias Muhamad Jihad Ikhsan (22) akhirnya meninggal dunia di RSUP dr Karyadi Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (11/7). Ikhsan dilabarkan meninggal dunia karena luka tembak saat ditangkap pada Jumat (10/7).

Sekretaris The Islamic Study and Action Center (ISAC) Solo sekaligus kuasa hukum keluarga Ikhsan, Endro Sudarsono, mengatakan kabar duka tersebut diterima keluarga pada Sabtu kemarin. Ia pun bersama keluarga almarhum langsung menuju ke Semarang untuk mengambil jenazahnya.

Baca Juga

Terdampak Corona, Penjualan Daging Sapi di Yogyakarta Masih Merosot Tajam

"Hari ini proses serah terima jenazah masih berlangsung. Setelah itu, langsung di makamkan di TPU Muslim, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah," kata Endro pada MerahPutih.com, Minggu (12/7).

Kabar duka tersebut, lanjut dia, pihak kepolisian tidak menjelaskan penyebab kematian. Hal itu yang membuat keluarga terkejut karena dalam proses penangkapan dikabarkan ada tembakan.

"Perlu penjelasan medis dari rumah sakit, apakah akibat penembakan atau sebab lain (tewasnya Ikhsan)," katanya.

Ilustrasi Densus 88 Antitetor Mabes Polri melakukan penggeledahan rumah terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)
Ilustrasi Densus 88 Antitetor Mabes Polri melakukan penggeledahan rumah terduga teroris di Solo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ia meminta kepolisian untuk memberikan keterangan yang transparan dan terbuka terkait kronologis, termasuk penyebab pasti kematian MJ. Termasuk, ia mempertanyakan apakah penangkapan itu sudah sesuai prosedur atau tidak dengan dibuktikan surat penangkapan.

"Sampai sekarang belum ada surat penangkapan yang diterima keluarga. Polisi dalam menangkap mestinya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Penembakan yang dilakukan polisi juga dipertanyakan apakah untuk melumpuhkan atau mematikan," katanya.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada dari pihak kepolisian yang mau memberikan penjelasan terkait tewasnya terduga teroris tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan seorang terduga teroris berinisial MJI (22) warga Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/7) pukul 13.30 WIB. Terduga teroris ditangkap saat naik sepeda di Jalan Lurik Ngruki, RT 05 / RW 17, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Informasi dihimpun Merahputih.com, penangkapan terduga teroris dilakukan usai salat Jumat. Terduga teroris dibuntuti anggota Densus 88 terlebih dulu dari wilayah Solo. Setelah masuk wilayah Sukoharjo, Densus 88 dengan naik sepeda motor memepet sepeda terduga teroris.

Baca Juga

Patuhi Aturan Mendagri, Dispendukcapil Solo Tidak Lagi Terbitkan Kartu Keluarga

Sebelum ditangkap, terduga teroris sempat turun dari sepeda dan berusaha melarikan diri. Namun, usaha tersebut gagal. Tiga anggota Densus 88 berhasil menangkapnya dan melumpuhkan pelaku dengan tembakan.

Setelah menangkap terduga teroris, Densus 88 langsung melakukan penggeledahan di rumah kontrakan terduga teroris di Ngruki, RT 01 /RW 16, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Begini Nasib Kru ANTV dan Dua Anggota Polri Korban Penyerangan Polsek Ciracas
Indonesia
Begini Nasib Kru ANTV dan Dua Anggota Polri Korban Penyerangan Polsek Ciracas

Sebelumnya, ketiga korban yang terdiri dua anggota Polri dan seorang kru Stasiun TV ANTV mendapatkan perawatan di RS Polri Kramat Jati.

Disalip Gibran, Purnomo: Rasa Kecewa Pasti Ada
Indonesia
Disalip Gibran, Purnomo: Rasa Kecewa Pasti Ada

tampilan baru saya tampa kumis dan jengot sebagai ungkapan syukur rekomendasi telah turun, meskipun bukan pada saya," tutup Purnomo.

PAN Minta APBN 2021 Harus Tepat Sasaran Gerakkan Perekonomian
Indonesia
PAN Minta APBN 2021 Harus Tepat Sasaran Gerakkan Perekonomian

Indonesia berada di persimpangan jalan yang kurang kondusif

Kuasa Hukum Minta RJ Lino Dibebaskan
Indonesia
Kuasa Hukum Minta RJ Lino Dibebaskan

Tim kuasa hukum Richard Joost (RJ) Lino meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk mengabulkan seluruh gugatan praperadilan.

Libur Panjang, Ganjil Genap Ditiadakan
Indonesia
Libur Panjang, Ganjil Genap Ditiadakan

penilangan terhadap pelanggar kebijakan ganjil-genap di DKI Jakarta sudah berlaku sejak 10 Agustus 2020. Waktunya pun diatur pada pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.

Fit and Proper Test Calon Kapolri, Fraksi PPP Soroti Predictive Policing
Indonesia
Fit and Proper Test Calon Kapolri, Fraksi PPP Soroti Predictive Policing

PPP mengapresiasi calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo yang memaparkan arah kebijakan Polri ke depan.

Cegah Klaster Natal, Umat Kristiani Diimbau Beribadah di Rumah
Indonesia
Cegah Klaster Natal, Umat Kristiani Diimbau Beribadah di Rumah

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengimbau umat Kristiani merayakan ibadah Natal 2020 di rumah.

Libur Natal dan Tahun Baru, Pergerakan Pesawat Capai 55 Ribu
Indonesia
Libur Natal dan Tahun Baru, Pergerakan Pesawat Capai 55 Ribu

Berdasarkan data yang dihimpun oleh AirNav Indonesia, puncak pergerakan pesawat udara untuk arus mudik terjadi pada tanggal 23 Desember 2020 lalu dengan melayani 3.848 pergerakan pesawat udara.

Profil Singkat 6 Calon Menteri Jokowi
Indonesia
Profil Singkat 6 Calon Menteri Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan merombak komposisi Kabinet Indonesia Maju. Bekas Wali Kota Solo itu disebut bakal melakukan reshuffle kabinet pada Rabu (23/12) besok.

Bantuan Sosial Buat Buruh Perlu Dievaluasi
Indonesia
Bantuan Sosial Buat Buruh Perlu Dievaluasi

Program Jaringan Pengaman Sosial (JPS) di Kementerian Ketenagakerjaan untuk meringankan beban masyarakat dan pekerja dinilain belum optimal.