Terduga Teroris di Lampung Ternyata Kepala Sekolah dan Himpun Dana dari Kotak Amal Anggota Densus 88 Anti Teror saat melakukan penggeledahan di rumah salah seorang terduga teroris di Desa Bagelen, Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung, Senin (1/11). ANTARA/Ardiansyah

MerahPutih.com - Salah satu terduga teroris yang dibekuk Densus 88 Antiteror berinsial DRS, ternyata berprofesi sebagai kepala sekolah dasar negeri (SDN) di wilayah Lampung.

DRS ditangkap tim Densus 88, Jl Cendrawasih, Wonokriyo, Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Selasa (2/11) kemarin.

Baca Juga

Jumlah Warga Binaan Bandar Narkoba dan Teroris Naik Tajam Tahun Ini

"Pekerjaan PNS, sebagai Kepala Sekolah SDN Pesawaran," ujar Kepala Bagian Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar, Rabu (3/11).

Menurut Aswin, DRS pernah menjabat sebagai sekretaris Lembaga Amil Zakat (LAZ) Baitul Maal (BM) Abdurahman bin Auf (ABA) Lampung, kemudian ketua LAZ BM ABA Lampung periode 2018, 2019 dan 2020.

DRS merupakan anggota kelompok Jamaah Islamiyah yang sudah berbaiat ke amir Jamaah Islamiyah.

"Kemudian, mengetahui aliran dana LAZ BM ABA yang digunakan untuk menjalankan organisasi Jamaah Islamiyah," ungkapnya.

Menyoal apakah DRS juga menyebarkan paham radikalisme di sekolah, tim Densus 88 Antiteror masih mendalaminya.

Anggota Densus 88. ANTARA/HO
Anggota Densus 88. ANTARA/HO

Aswin mengungkap besaran dana yang dikumpulkan tersangka kasus dugaan terorisme di Lampung lewat Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA). Dana itu dikumpulkan dengan modus menyebar kotak amal.

"Setiap bulan rata-rata untuk BM ABA Lampung berhasil menghimpun dana sebesar 70 juta per bulan," ujar Aswin.

Aswin mengatakan yayasan tersebut menyebar lebih dari 2 ribu kotak amal di Lampung. Sebanyak 780 di antaranya disita Densus.

"Ini merupakan salah satu kantor BM ABA Lampung, ditemukan sebanyak 780 buah kotak amal yang sengaja disembunyikan oleh JI pasca tertangkapnya salah satu Ketua BM ABA, Fatria Sanjaya, tahun lalu di Jakarta," katanya.

"Selain kotak amal, berhasil disita dokumen-dokumen organisasi dan dokumen keuangan yang diperoleh dari penyebaran kotak amal," sambung Aswin.

Aswin mengatakan para tersangka tidak hanya menyembunyikan kotak amal itu di kantor LAZ BM ABA saja. Kotak amal juga tersimpan di rumah pengurus yayasan.

"Selain di kantor BM ABA Bandar Lampung yang sekarang sedang digeledah, sebagian kotak amal disimpan juga di kantor BM ABA Pesawaran dan di beberapa rumah pengurus BM ABA lainnya," tuturnya.

Seperti diketahui, Densus 88 menangkap tiga tersangka kasus dugaan terorisme jaringan Jamaah Islamiyah (JI) berinisial S (61), SU (59), dan DRS (47) di Lampung. Ketiganya disebut menjabat di LAZ BM ABA yang diduga mengumpulkan dana teroris JI. (Knu)

Baca Juga

Kepala BNPT Sebut Densus 88 Tetap Dibutuhkan dalam Penegakan Hukum Terorisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Tetapkan MAH Jadi Tersangka Bagian dari Kasus Hacker Bjorka
Indonesia
Polri Tetapkan MAH Jadi Tersangka Bagian dari Kasus Hacker Bjorka

Polisi menetapkan MAH usia 21 tahun, pemuda asal Madiun, Jawa Timur, sebagai tersangka. MAH diduga membantu hacker anonim Bjorka untuk membuat channel di Telegram.

Pemuda Indonesia Sangat Berpotensi Ciptakan Lapangan Pekerjaan
Indonesia
Pemuda Indonesia Sangat Berpotensi Ciptakan Lapangan Pekerjaan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengajak pemuda agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan di tengah pandemi COVID-19 yang masih melanda.

Gugatan Viani Limardi Ditolak, PSI Minta Pimpinan DPRD Segera Proses Pengajuan PAW
Indonesia
Gugatan Viani Limardi Ditolak, PSI Minta Pimpinan DPRD Segera Proses Pengajuan PAW

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menolak gugatan eks anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI Viani Limardi atas gugatannya Rp 1 triliun terhadap partai yang mebawanya ke dewan.

Tim SAR Hentikan Pencarian 17 Korban Kebakaran Kapal di NTT
Indonesia
Tim SAR Hentikan Pencarian 17 Korban Kebakaran Kapal di NTT

Data penumpang yang terverifikasi ikut menumpang Kapal Cepat Cantika Expres 77 mencapai 360 orang terdiri dari 323 selamat dan 20 meninggal serta 17 dinyatakan hilang.

[HOAKS atau FAKTA]: Makan Buah saat Perut Kosong Menyembuhkan Kanker
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Buah saat Perut Kosong Menyembuhkan Kanker

Penyakit kanker tidak akan muncul dan dapat sembuh jika setiap orang memulai kebiasaan memakan buah saat perut kosong.

Polisi Amankan Sopir Truk Maut Pertamina
Indonesia
Polisi Amankan Sopir Truk Maut Pertamina

Polisi terus mengusut kasus kecelakaan maut melibatkan truk Pertamina terjadi di Jl Alternatif Cibubur, Bekasi. Dalam peristiwa tragis ini, 11 orang dikabarkan tewas

Keselamatan Anak di Lokasi Gempa Harus Diprioritaskan
Indonesia
Keselamatan Anak di Lokasi Gempa Harus Diprioritaskan

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi meminta keselamatan anak-anak di lokasi bencana gempa bumi Cianjur agar diutamakan.

Wali Kota Bekasi Diciduk KPK Terkait Dugaan Suap Proyek dan Lelang Jabatan
Indonesia
Wali Kota Bekasi Diciduk KPK Terkait Dugaan Suap Proyek dan Lelang Jabatan

"Informasi yang kami peroleh, tangkap tangan ini terkait dugaan korupsi penerimaan janji atau hadiah pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (6/1).

3 Warga Sipil Meninggal Ditembak Kelompok Bersenjata di Nduga Papua
Indonesia
3 Warga Sipil Meninggal Ditembak Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

Tiga warga sipil, Sabtu (16/7), dilaporkan meninggal setelah kelompok bersenjata di Papua menembaki warga sipil di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua.

Hari Pertama Masuk Kantor, Pemkot Depok Perintahkan ASN Lakukan Tes Antigen
Indonesia
Hari Pertama Masuk Kantor, Pemkot Depok Perintahkan ASN Lakukan Tes Antigen

Jika ditemukan ASN maupun non-ASN yang belum melaksanakan tes usap antigen, kepala perangkat daerah (PD) mereka yang bertanggung jawab mutlak dengan segala risikonya.