Terduga Teroris di Jatim Sumbangkan Sebagian Gaji Untuk Kegiatan Jemaah Islamiyah Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Polri mengungkapkan 12 teroris yang ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Jawa Timur mengumpulkan dana untuk kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono menyebut, 12 teroris yang ditangkap di Jatim itu menyumbangkan sebagian dari gaji mereka sebagai iuran untuk JI.

Baca Juga

Belasan Terduga Teroris di Jatim Diduga Kelompok Jemaah Islamiyah

"Disumbangkan kepada organisasi sebanyak 5 persen dari pendapatan mereka," ujar Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Senin (1/3).

Rusdi menyebut dana yang dikumpulkan itu untuk menjaga eksistensi JI. Pasalnya, JI juga membutuhkan uang untuk menjalankan roda organisasi.

"Ini salah satu dana yang digunakan oleh JI untuk tetap menjaga eksistensi daripada organisasi," tandasnya.

Ke-12 terduga teroris itu berinisial UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYF, RAS, dan MI. Delapan orang diamankan di Sidoarjo, dua di Surabaya, satu di Mojokerto, dan satu di Malang.

Rumah seorang terduga teroris di Jalan Medokan Sawah Nomor 121, Rungkut, Surabaya yang diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri. (ANTARA Jatim/Willy Irawan)
Rumah seorang terduga teroris di Jalan Medokan Sawah Nomor 121, Rungkut, Surabaya yang diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri. (ANTARA Jatim/Willy Irawan)

Rusdi menyebut 12 terduga teroris tersebut tergabung dalam kelompok Jamaah Islamiyah yang berafiliasi kepada Al-Qaeda. Mereka sudah melakukan berbagai aktivitas untuk melancarkan aksi amaliah, mulai dari merancang bunker hingga membuat bom rakitan.

"Tentunya mereka telah melakukan aktivitas-aktivitas berupa latihan bela diri dan mereka juga sudah merancang bunker yang akan digunakan untuk kegiatan pembuatan senjata maupun bom rakitan," tuturnya.

Salah satunya, menurut dia, adalah merancang bunker. "Jadi selain melakukan latihan bela diri, mereka juga merancang bunker untuk membuat senjata dan bom rakitan. Lalu, membuat tempat penyimpanan senjata dan menyiapkan tempat pelarian," ujar Rusdi.

Dari penangkapan itu, polisi menyita 50 butir peluru 9mm, 1 pistol rakitan, 4 bendera daulah berwarna hitam dan putih, 8 pisau, 2 samurai, 3 golok, 23 busur.

Lebih lanjut, Rusdi mengatakan, Tim Densus 88 meyakini ada keterkaitan antara 12 terduga teroris dengan kelompok Taufik Bulaga alias Upik Lawanga yang merupakan tokoh penting JI.

"Semua JI (Jamaah Islamiyah) tentunya mereka saling terkoneksi," ucap Rusdi. (Knu)

Baca Juga

Selain Rencanakan 'Amaliah', 12 Terduga Teroris di Jatim Sudah Siapkan Jalur Pelarian

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Paus Fransiskus Sebut Vaksin COVID-19 Tiket Masuk Surga
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Paus Fransiskus Sebut Vaksin COVID-19 Tiket Masuk Surga

Akun tersebut juga mencantumkan tautan artikel dari situs Cnmnewz[dot]com

Hari Kedua Penutupan, Manajemen Ancol Perbaiki Aturan Prokes Pencegahan COVID-19
Indonesia
Hari Kedua Penutupan, Manajemen Ancol Perbaiki Aturan Prokes Pencegahan COVID-19

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol menutup sementara kawasan wisata sejak 15-17 Mei 2021 dan dibuka kembali pada Selasa (18/5).

Sidak ke Bioskop Tunjungan Plaza, Walkot Surabaya Imbau Penonton Patuhi Prokes
Indonesia
Sidak ke Bioskop Tunjungan Plaza, Walkot Surabaya Imbau Penonton Patuhi Prokes

“Saya minta tolong betul ya mas, jika misalnya ada pengunjung yang melepas atau memelorot maskernya, tolong langsung ditegur, tolong dijaga prokesnya dengan baik,” kata Eri

KPK Jebloskan Imam Nahrawi ke Lapas Sukamiskin
Indonesia
KPK Jebloskan Imam Nahrawi ke Lapas Sukamiskin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung.

Partai Demokrat Sebut Konpres Kubu Moeldoko di Hambalang Bentuk Frustasi
Indonesia
Partai Demokrat Sebut Konpres Kubu Moeldoko di Hambalang Bentuk Frustasi

Partai Demokrat menyebut rencana konferensi pers kubu Moeldoko di Hambalang siang ini merupakan bentuk frustasi.

Polisi Bakal Tindak Peritel Mainkan Harga Tabung dan Gas Oksigen
Indonesia
Polisi Bakal Tindak Peritel Mainkan Harga Tabung dan Gas Oksigen

Saat ini pengecer dan toko alat kesehatan sedang kehabisan stok tabung oksigen lantaran oleh lonjakan pembelian tabung oksigen oleh perorangan.

Demokrat Ajak Parpol Lain Hapus Presidential Threshold Lewat Revisi UU Pemilu
Indonesia
Demokrat Ajak Parpol Lain Hapus Presidential Threshold Lewat Revisi UU Pemilu

"Terkait dengan pilpres, Demokrat mengusulkan setiap parpol yang lolos ke parlemen, memiliki hak untuk mengajukan calon presiden dan calon wakil presiden," kata Herzaky

Ketua DPD Dukung Pemberlakuan PPKM Mikro
Indonesia
Ketua DPD Dukung Pemberlakuan PPKM Mikro

LaNyalla juga menyoroti berkembangnya klaster perkantoran

PPKM Darurat Hari Pertama Dianggap Lancar, Tapi Kita Tidak Sedang Baik-baik Saja
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Koordinator Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq
Indonesia
Polisi Bakal Periksa Koordinator Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq

Massa Aksi 1812 di kawasan Istana Negara bisa dianggap melanggar aturan PSBB transisi hingga tindak pidana.