Terdesak di Suriah, Belasan WNI Terduga ISIS Kabur ke Afghanistan Kepala BNPT Komjen Pol. Suhardi Alius. (Foto Dok BNPT)

MerahPutih.Com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Suhardi Alius menduga ada 11 WNI yang bergerak menuju Afghanistan.

Awalnya, kata Suhardi, 11 orang itu diketahui menetap di kamp-kamp Suriah, namun mereka memutuskan untuk pindah menuju Afghanistan.

Baca Juga:

BNPT: Pernah Deradikalisasi 18 Eks ISIS Saja Perlu Tiga Tahun

Meski demikian, BNPT tak dapat memastikan langsung keberadaan 11 WNI itu karena tiap kamp pengungsian berada di bawah naungan otoritas Suriah yang minim informasi terkait WNI.

"Bahkan kami informasikan di sini, teman-teman sekalian, sudah ada dapat informasi dari intelijen, juga sudah ada WNI sudah bergeser ke Afghanistan. Sekitar 11 orang bergeser ke Afghanistan. Tapi kita monitor terus, itu kita dapatkan dari sharing informasi intelijen," ucap Suhardi kepada wartawan, Jumat (7/2).

BNPT sebut ada belasan WNI simpatisan ISIS yang pindah ke Afghanistan
Kepala BNPT Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius dalam sebuah seminar di Solo (Foto: Dok BNPT)

Namun minimnya informasi itu disiasati BNPT dengan menjalin kerja sama dan lembaga internasional seperti ICRC, yang memiliki akses masuk ke Kamp Al Hol dan Al Roj.

"Yang punya akses itu hanya organisasi tertentu, badan intelijen Middle East, Timur Tengah. Tapi saya sampaikan, tolong masuk dong ICRC, kami minta juga supaya dapat itu (informasi soal WNI)," kata dia.

Suhardi menyebut 600 orang yang mengaku WNI eks ISIS berada di tiga kamp. Ketiga kamp tersebut tersebar di tiga otoritas yang saat ini masih berkonflik dan BNPT tak dapat masuk untuk memverifikasi pengakuan tersebut.

"Ada tiga kamp itu Al-Hol, Al-Ruj, dan Ainisa, tiga kamp. Jangan salah, di sana tiga otoritas kekuasaan, ada SDF (Syrian Democratic Forces), ada pemerintah Suriah, ada pemerintahan Kurdistan," kata dia.

"Jadi itu sekian banyak otoritasnya, kita nggak bisa masuk, kita minta bantuan teman-teman, termasuk kemarin saya minta bantuan intelijen. Kemarin saya baru (meneken) MoU dengan intelijen Abu Dhabi, dari Uni Emirat Arab, tolong dicek dong, gitu," ujar Suhardi.

Baca Juga:

Pengamat Politik Usulkan Eks Kombatan ISIS Dikarantina Seperti Suspect Virus Corona

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan akan membentuk tim gabungan bila wacana pemulangan WNI mantan anggota ISIS benar dilakukan.

"Ya, kita pasti akan bentuk tim," kata Fachrul di kantor Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng Barat, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (6/2).(Knu)

Baca Juga:

PKS Ingatkan Pemulangan 600 Eks ISIS ke Indonesia Sesuai Amanat UUD 1945


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH