Terdampak Corona, Nasib Penyelenggaraan Haji Jadi Terkatung-katung Menteri Agama Fachrul Razi usai menghadiri rapat kerja DPR-Kemenag di gedung parlemen, Jakarta, Kamis (7/11). (ANTARA/Anom Prihantoro)

MerahPutih.Com - Kementerian Agama mengundur deadline pengumuman kepastian penyelenggaraan haji 1441H/2020M.

Pengumuman yang awalnya akan disampaikan pada 20 Mei 2020, diundur sampai awal Juni 2020.

Baca Juga:

WHO Belum Temukan Vaksin Corona, Pemerintah Hanya Ingatkan Warga Waspada

Menag Fachrul Razi mengatakan, keputusan untuk mengundur jadwal pengumuman setelah mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo.

Menurut Fachrul, ada sejumlah alasan. Pertama, arahan Presiden Joko Widodo agar batas penyampaian pengumuman diundur dengan harapan ada perkembangan baik di Indonesia dan Arab Saudi.

Sejumlah jemaah haji terpaksa harus menunggu sampai Covid-19 berlalu
Sejumlah calon jemaah calon haji mendengarkan bimbingan dari panitia penyelenggara ibadah haji saat tiba di Asrama Haji (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

"Semoga ada perkembangan baik terkait penanganan Covid-19, baik di Indonesia maupun Arab Saudi," kata Fachrul Razi di Jakarta, Rabu (20/5).

Alasan kedua, lanjut Fachrul, saat ini tampak ada geliat persiapan haji yang dilakukan pemerintah Arab Saudi.

Hal itu antara lain terlihat dari pemasangan tenda-tenda di Arafah oleh Muassasah Asia Tenggara.

"Sejak 17 Mei lalu, tenda di Arafah sudah mulai terpasang," tutur dia.

Alasan ketiga, saat ini di Indonesia masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga 29 Mei 2020. Semua pihak diharapkan bisa berkonsentrasi dalam mengefektifkan PSBB ini agar Covid-19 bisa segera tertangani.

"Semoga PSBB ini efektif dan Covid-19 segera teratasi," ujarnya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar menambahkan, pihaknya juga telah mendapat informasi dari Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebril bahwa Kerajaan Arab Saudi diharapkan akan menyampaikan pengumuman resmi terkait penyelenggaraan haji 1441H pada akhir Ramadan.

"Saya juga sudah bersurat ke Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI agar bisa ikut mengkomunikasikan masalah kepastian haji tahun ini melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta," ujarnya.

Nizar memastikan, apapun keputusan terkait haji 2020, Kemenag siap menjalankannya. Sebab, Kemenag sudah menyiapkan mitigasi atas kemungkinan skenario penyelenggaraan haji tahun ini, apakah haji batal atau tetap dilaksanakan.

“Mitigasinya sudah kami siapkan sehingga apapun keputusannya nanti, kami siap melaksanakan,” kata Nizar.

Bersamaan penyiapan mitigasi, persiapan penyelenggaran ibadah haji 1441H juga terus dilakukan.

Baca Juga:

Belum Satupun Negara di Dunia yang Mampu Temukan Vaksin Corona

Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahap II masih dibuka dan akan berakhir hari ini. Persiapan layanan di Arab Saudi juga sudah dilakukan, meski prosesnya belum sampai pada kontrak pengadaan karena adanya surat Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi Nomor 410711030 tanggal 11 Rajab 1441H/6 Maret 2020.

Surat tersebut menjelaskan tentang permohonan untuk menunggu dalam penyelesaian kewajiban baru hingga jelasnya masalah Covid-19.

“Jadi persiapan di Saudi sudah dilakukan namun hingga saat ini Kementerian Agama belum melakukan penandatanganan kontrak maupun pembayaran uang muka atas pelayanan jemaah haji di Arab Saudi,” pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Mahfud MD Jawab Kritik MUI Soal Beda Penindakan Selama PSBB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dugaan Perampokan ke Editor Metro TV Terpatahkan
Indonesia
Dugaan Perampokan ke Editor Metro TV Terpatahkan

Dugaan bahwa Yodi menjadi korban perampokan telah terpatahkan

Gegara Djoko 'Joker' Tjandra, Anak Buah Anies Bakal Digugat
Indonesia
Gegara Djoko 'Joker' Tjandra, Anak Buah Anies Bakal Digugat

Bersamaan aduan terhadap Dirjen Imigrasi atas lolosnya Joko S Tjandra keluar-masuk Indonesia

Aktivitas Gibran Meningkat di Pilwakot Solo, Polresta Surakarta Perketat Pengamanan
Indonesia
Aktivitas Gibran Meningkat di Pilwakot Solo, Polresta Surakarta Perketat Pengamanan

Pengamanan dilakukan pada personel KPU dan pasangan cawali dan cawawali yang disahkan menjadi peserta Pilwakot Solo 2020.

Erick Thohir Diprediksi Jadi Menteri Paling Bersinar dan Berprestasi di Kabinet
Indonesia
Erick Thohir Diprediksi Jadi Menteri Paling Bersinar dan Berprestasi di Kabinet

Masyarakat atau publik memiliki harapan dan ekspektasi besar kepada Menteri BUMN tersebut

Aspri Eks Menpora Miftahul Ulum Divonis 4 Tahun Penjara
Indonesia
Aspri Eks Menpora Miftahul Ulum Divonis 4 Tahun Penjara

Majelis hakim menyatakan, terdakwa Ulum terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menerima suap Rp 11.500.000.000 bersama-sama dengan Imam Nahrawi.

Pemerintah Harus Tunda Kenaikan Tarif Tol Cipularang
Indonesia
Polri dan Kejagung Diminta Libatkan KPK Gelar Perkara Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki
Indonesia
Polri dan Kejagung Diminta Libatkan KPK Gelar Perkara Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki

Hal itu sebagai bentuk supervisi KPK terhadap penanganan kasus tersebut.

Kantor ESDM Dijarah saat Demo UU Cipta Kerja, Pelaku Bawa Kayu dan Batu
Indonesia
Kantor ESDM Dijarah saat Demo UU Cipta Kerja, Pelaku Bawa Kayu dan Batu

Mabes Polri menyebut kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dijarah perusuh demo penolakan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja Kamis lalu.

Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Siang Ini
Indonesia
Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan Siang Ini

Hujan diperkirakan turun di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.

 Pemprov DKI Bakal Sulit Hadapi Warga Mudik Lokal Saat Lebaran
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Sulit Hadapi Warga Mudik Lokal Saat Lebaran

"Dia tahu dan mengerti Covid-19, tapi itu karena kebutuhan sehari-hari. Ini sama silaturahmi juga kebutuhan," ucapnya.