Terdampak Berat PPKM Darurat, Ini Sejumlah Tuntutan PKL Malioboro Sepinya kawasan Malioboro. (Foto: MP/CCTV Kota Jogja)

MerahPutih.com - Sejumlah paguyuban PKL di wilayah Malioboro, Yogyakarta mendesak Pemerintah Provinsi DIY memberikan sejumlah bantuan kepada seluruh anggota mereka.

Hal itu karena PPKM Darurat membuat para PKL di wilayah Malioboro dalam kondisi kritis.

Ketua Paguyuban PKL Malioboro-Ahmad Yani (Pemalni) Slamet Santoso menjelaskan, pembatasan jam berjualan selama PPKM Darurat membuat sejumlah anggotanya kehilangan mata pencaharian.

Baca Juga:

Wisatawan Bisa Lapor Jogoboro Jika Temukan Harga Makanan Tak Wajar di Malioboro

"Ribuan pedagang kaki lima yang mencari nafkah di kawasan Malioboro, hari ini dalam kondisi sekarat. Penghasilan macet total, sehingga beban dampak ekonomi akibat COVID-19 yang selama ini sudah berat, terasa bertambah berat ratusan kali lipat," katanya.

Beberapa PKL mengaku kehabisan modal usaha dan kesulitan membayar tagihan serta utang usaha. Sebagian lainnya kesulitan memenuhi kebutuhan dasar keluarga.

"Gimana mau dapat uang, pengunjung ke Malioboro saja sepi banget. Mau jualan dilarang sana sini. Padahal kami hanya ingin mencari uang untuk makan sehari-hari," tegasnya.

Ketua Paguyuban Angkringan Malioboro (Padma) Yati mendesak agar Pemprov DIY segera dan secepatnya mengambil langkah-langkah luar biasa untuk menyelamatkan ribuan keluarga.

"Segenap pedagang kaki lima dan komunitas di kawasan Malioboro memahami sepenuhnya pentingnya kebijakan pemerintah menjaga kesehatan warga melalui penerapan PPKM. Akan tetapi, kebijakan tersebut semestinya dijalankan dengan mempertimbangkan dampak negatif yang serius bagi sendi-sendi kehidupan dan ekonomi pedagang kaki lima maupun seluruh komunitas di kawasan Malioboro," katanya.

Sepinya kawasan Malioboro. (Foto: MP/CCTV Kota Jogja)
Sepinya kawasan Malioboro. (Foto: MP/CCTV Kota Jogja)

Para paguyuban PKL juga mengeluarkan lima desakan kepada pemerintah DIY.

Pertama memberi bantuan sosial tunai untuk pedagang kaki lima di kawasan Malioboro.

Kedua memberikan toleransi kepada pedagang kaki lima di kawasan Malioboro agar diperkenankan kembali berdagang dengan menerapkan prokes yang optimal setelah tanggal 20 Juli.

Ketiga, setelah tanggal 20 Juli 2021, pemerintah DIY diminta membuka akses orang dan kendaraan ke Malioboro.

Baca Juga:

Jelang Lebaran, Pasar di Jantung Malioboro Yogyakarta Sepi Pembeli

Keempat memberi stimulan hibah modal usaha bergulir bagi pedagang kaki lima melalui paguyuban dan koperasi yang menaungi mereka.

"Terakhir kami berharap agar suara, aspirasi, dan rintihan seluruh pedagang kaki lima di kawasan Malioboro dapat diterima dan dipenuhi oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X," pungkasnya. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Gaet Wisatawan, Gibran Ingin Kawasan Gatsu dan Ngarsopuro Seperti Malioboro

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lupa Lapor Diri, Peserta PPDB Dipastikan Tidak Bisa Daftar Lagi
Indonesia
Lupa Lapor Diri, Peserta PPDB Dipastikan Tidak Bisa Daftar Lagi

Mereka yang sudah lapor diri untuk bisa bersabar mendapatkan informasi selanjutnya dari pihak sekolah melalui pesan singkat yang dikirim ke nomor telepon CPDB yang didaftarkan

Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid
Indonesia
Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid

Sementara, Kedatangannya untuk mengkonfirmasi kepada tim DVI Polri

BPOM Audit Pengembangan Vaksin COVID-19 Sinovac ke Tiongkok
Indonesia
BPOM Audit Pengembangan Vaksin COVID-19 Sinovac ke Tiongkok

BPOM akan melakukan visit audit proses pengembangan dan produksi vaksin corona di fasilitas Sinovac, Beijing, Tiongkok, awal November 2020.

Juliari Batubara Disebut Kerap Gunakan Pesawat Pribadi Saat Kunjungan Kerja
Indonesia
Juliari Batubara Disebut Kerap Gunakan Pesawat Pribadi Saat Kunjungan Kerja

"Untuk penggunaan pesawat pribadi yang saya ikuti ada empat kali, ke Medan, Luwuk, Semarang, dan Malang," kata Eko

Stafsus Ngaku Juliari Pernah Titipkan Amplop untuk Ketua DPC PDIP Kendal
Indonesia
Stafsus Ngaku Juliari Pernah Titipkan Amplop untuk Ketua DPC PDIP Kendal

Staf Khusus (Stafsus) mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara, Kukuh Ari Wibowo, mengaku dirinya pernah dititipkan amplop oleh Juliari untuk diberikan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan, Kendal, Akhmat Suyuti.

15 Provinsi Lakukan PPKM Mikro Sampai 5 Maret 2021
Indonesia
15 Provinsi Lakukan PPKM Mikro Sampai 5 Maret 2021

Lima daerah tambahan yang melalukan PPKM Mikro adalah Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Makna Angka 400 Jelang Pelantikan Biden dan Pandemi COVID-19
Dunia
Makna Angka 400 Jelang Pelantikan Biden dan Pandemi COVID-19

Upacara digelar untuk mengenang 400.000 warga AS yang telah kehilangan nyawanya akibat COVID-19.

Polisi Janji Tindak WN India yang Bandel Langgar Masa Karantina
Indonesia
Polisi Janji Tindak WN India yang Bandel Langgar Masa Karantina

Semua dilaporkan tanpa gejala, jadi itu harus diwaspadai

[Hoaks atau Fakta]: Minum Sambil  Berdiri Berdampak Pada Ginjal
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Minum Sambil Berdiri Berdampak Pada Ginjal

Hasil periksa fakta dengan narasi serupa juga sudah diunggah pada situs turnbackhoax.id

Dua Tersangka Korupsi Proyek Bakamla Segera Diadili
Indonesia
Dua Tersangka Korupsi Proyek Bakamla Segera Diadili

Seiring pelimpahan berkas ini, penahanan Leni dan Juli beralih dan menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Jakarta