Terdakwa Kasus 48 Kilogram Sabu di Aceh Dituntut Hukuman Mati Petugas Kejaksaan Negeri Aceh dan Lapas Kelas II/B Idi mengawal terdakwa Rusu ketika mengikuti sidang secara virtual di Lapas Kelas II/B Idi, Aceh Timur, Rabu (28/7). ANTARA/HO/Humas Kejaksaan Aceh Ti

MerahPutih.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Timur, Aceh, menuntut seorang terdakwa pemilik 48 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dengan hukuman mati.

Tuntutan tersebu dibacakan JPU Harry Arfhan dan M Iqbal Zakwan pada persidangan di Pengadilan Negeri Idi, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (28/7).

Baca Juga

Tangkap Pengedar Narkoba, Polisi Temukan Belasan Tabung Oksigen yang Ditimbun

"Menuntut terdakwa Rusu alias Maeli bin Yakob dengan pidana mati," kata JPU Harry dikutip Antara.

Sidang berlangsung secara virtual (telekonferensi). Sidang dengan majelis hakim diketuai Apriyanti didampingi Khalid dan Reza Bastira Siregar masing-masing sebagai hakim anggota.

JPU Harry Arfhan menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara sah meyakinkan melanggar Pasal 114 Ayat (2) jo Pasal 132 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain itu, terdakwa terbukti bersalah secara sah meyakinkan melanggar Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata api tanpa izin.

Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ilustrasi penegakan hukum (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Menurut JPU, terdakwa Rusu alias Maeli bin Yakob dituntut pasal berlapis karena selain memiliki dan menyimpan sabu-sabu, juga memiliki senjata api tanpa izin.

Selain menuntut pidana mati, JPU menuntut barang bukti berupa mobil, dua unit telepon genggam, sepucuk senjata api genggam laras pendek beserta lima butir amunisi, dan tiga goni narkoba jenis sabu-sabu seberat 48 kilogram disita untuk negara.

Usai mendengarkan tuntutan JPU, terdakwa melalui penasihat hukumnya menyatakan akan mengajukan nota pembelaan. Majelis hakim melanjutkan persidangan pekan dengan dengan agenda mendengarkan nota pembelaan terdakwa. (*)

Baca Juga

Masyarakat Stres karena COVID-19, Penyalahgunaan Narkoba Meningkat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Koalisi Golkar, PAN dan PPP, Demokrat: Ada Kemungkinan Bergabung
Indonesia
Koalisi Golkar, PAN dan PPP, Demokrat: Ada Kemungkinan Bergabung

Partai Demokrat menghargai dan menghormati kesepahaman yang terbangun antara Partai Golkar, PPP dan PAN. Apalagi, ketiga partai tersebut juga mempunyai pengalaman pernah berkoalisi dengan Demokrat pada dua periode Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

DPR Setujui 4 Calon Hakim Agung
Indonesia
DPR Setujui 4 Calon Hakim Agung

DPR menyetujui dua calon hakim agung (CHA) dan dua calon hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mahkamah Agung (MA).

Ketua DPD Sebut Wadah Ketatanegaraan Indonesia Sudah Berubah
Indonesia
Ketua DPD Sebut Wadah Ketatanegaraan Indonesia Sudah Berubah

Demokrasi di Indonesia dinilai telah bergeser semangatnya. Demokrasi yang semula 'Dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Untuk Rakyat’, telah bergeser menjadi, ‘Dari Rakyat, Oleh Parpol dan Presiden, Untuk Kekuasaan’.

Kecelakaan Bus Tewaskan Belasan Orang, Pengemudi Diduga Konsumsi Sabu
Indonesia
Kecelakaan Bus Tewaskan Belasan Orang, Pengemudi Diduga Konsumsi Sabu

Kasus kecelakaan maut yang melibatkan bus di Tol Surabaya-Mojokerto (Tol Sumo) terus diusut polisi.

SBMPTN 2022 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini!
Indonesia
SBMPTN 2022 Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini!

Proses pendaftaran SBMPTN dimulai hari ini 23 Maret hingga 15 April 2022 mendatang.

Wamenkumham Jelaskan Alasan belum Serahkan Draf RKUHP ke DPR
Indonesia
Wamenkumham Jelaskan Alasan belum Serahkan Draf RKUHP ke DPR

Draf Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) belum diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Terbukti Bersalah Lakukan Wanprestasi, PB Perbasasi Dihukum Rp 5,7 Miliar
Indonesia
Terbukti Bersalah Lakukan Wanprestasi, PB Perbasasi Dihukum Rp 5,7 Miliar

Pengadilan Tinggi Jakarta mengabulkan banding pelatih asal Australia, Zenon Winters terkait gugatan soal tunjangan. PT Jakarta menghukum Pengurus Besar Perserikatan Organisasi Bisbol dan Sofbol Seluruh Indonesia (PB Perbasasi) membayar Rp 5,7 miliar karena ingkar janji.

Jawab Keresahan Jokowi, Mabes Polri Pastikan Bakal 'Bersihkan' Mafia Tanah
Indonesia
Jawab Keresahan Jokowi, Mabes Polri Pastikan Bakal 'Bersihkan' Mafia Tanah

Jokowi menekankan komitmen pemerintah dalam memberantas mafia tanah

Korupsi Kampus IPDN, KPK Tahan Petinggi PT Adhi Karya
Indonesia
Korupsi Kampus IPDN, KPK Tahan Petinggi PT Adhi Karya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Kepala Divisi Konstruksi VI PT Adhi Karya Persero Dono Purwoko, Rabu (10/11).

Laba Bank DKI Tumbuh 25,27 Persen Sepanjang 2021
Indonesia
Laba Bank DKI Tumbuh 25,27 Persen Sepanjang 2021

Bank DKI mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 727,36 miliar, tumbuh 25,27 persen dari laba per Desember 2020 sebesar Rp 580,64 miliar.