“Terang Di Gelap Cahaya”, Pendewasaan Groove dan Refleksi Urban Agrikulture

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
“Terang Di Gelap Cahaya”, Pendewasaan Groove dan Refleksi Urban Agrikulture

Agrikulture lepas single baru. (foto: dok/agrikulture)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Unit dance-punk senior asal Jakarta, Agrikulture, kembali menapaki fase terbaru perjalanan bermusik mereka lewat single anyar berjudul “Terang Di Gelap Cahaya”.

Lagu ini menegaskan konsistensi mereka dalam meracik groove enerjik, sentuhan ironi, serta refleksi kehidupan urban ke dalam komposisi yang bukan hanya mengajak tubuh bergerak, tetapi juga memantik perenungan.

Terinspirasi dari semangat dance-punk dan post-punk seperti Talking Heads hingga The Rapture, Agrikulture tetap menempatkan bassline dan ritme sebagai tulang punggung musik mereka. Namun, berangkat dari latar sebagai DJ, mereka tak terpaku pada satu formula baku.

Dalam “Terang Di Gelap Cahaya”, unsur funk, disco, dan new wave berpadu membentuk struktur musik yang repetitif namun sarat lapisan emosi yang halus dan tersembunyi.

"Lagu ini adalah pengingat tentang bertahan dan menemukan makna terang versi masing-masing, bahkan ketika cahaya terasa samar," ungkap Agrikulture.

Baca juga:

Agy Rilis Lagu ‘Lala Raya’, Video Musiknya Picu Kontroversi hingga Dihapus

Jika rilisan sebelumnya, "Cerah Hari Ini", memotret optimisme yang spontan, maka “Terang Di Gelap Cahaya” hadir dengan sudut pandang yang lebih dewasa. Lagu ini berangkat dari keresahan personal—sebuah refleksi tentang pencarian makna, ketenangan, rasa nyaman, hingga kebahagiaan, tanpa benar-benar mengetahui dari mana harus memulai.

Alih-alih meledak dalam teriakan, kegelisahan tersebut justru mengalun lembut lewat nada, menjadikan musik sebagai medium paling jujur ketika kata-kata tak lagi memadai.

Ada nuansa seperti pesan yang dihanyutkan ke ruang tak berbatas, menyerupai metafora message in a bottle ala The Police, sebuah harapan sederhana bahwa di luar sana, ada yang mendengarkan. Di tengah era digital, lagu pun memiliki peluang menjangkau berbagai penjuru, menyuarakan keresahan kecil yang mungkin tampak sepele, namun tetap layak untuk didengar.

Pada akhirnya, “Terang Di Gelap Cahaya” tak datang membawa solusi instan atau janji besar. Ia sekadar menyampaikan harapan yang sangat manusiawi: menemukan secercah terang di tengah ruang yang terasa gelap. (Far)

#Musik #Lagu #Agrikulture
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Lifestyle
Penyanyi Senior Ruth Sahanaya Hadirkan Merindu Setelah 8 Tahun Tidak Keluarkan Album Solo
Ruth mengeksplorasi berbagai pendekatan musikal, mulai dari sentuhan city pop dengan atmosfer lembut dan modern hingga ritme dansa bernuansa Latin yang terasa ringan dan mudah dinikmati.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penyanyi Senior Ruth Sahanaya Hadirkan Merindu Setelah 8 Tahun Tidak Keluarkan Album Solo
Bagikan