Tepis Bagi-bagi Jabatan, Stafsus Maruf Amin Ditantang Buktikan Kinerjanya Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan keterangan pers di Istana Wapres Jakarta, Jumat (15/11/2019). (Fransiska Ninditya)

MerahPutih.com - Pengamat politik Wempy Hadir menilai para staf khusus Wapres Maruf Amin yang didomomiasi kalangan NU dan MUI harus membuktikan bahwa mereka tak sekedar pelengkap jabatan. Menurut Wempy, isu bagi-bagi jabatan akan terpatahkan jika mereka bekerja dengan baik.

"Saya kira pertanyaan semacam ini mesti ditepis oleh staffsus tersebut dengan kerja yang nyata. Artinya kehadiran mereka bukan karena jatah kekuasaan tapi karena memang mereka mempunyai kualitas untuk membantu presiden," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Rabu (27/11).

Baca Juga

Jokowi Beri Lampu Hijau 8 Stafsus Wapres Ma'ruf Amin

Wempy melanjutkan, sebanyak delapan Stafsus Maruf terbilang tidak terlalu banyak. Sebab, cakupan kerja wakil presiden sangat luas.

"Sehingga dia membutuhkan staffsus yang memang fokus pada bidangnya. Soal apakah efektif atau tidak tentu kita belum bisa memberikan penilaian saat ini," papar Wempy.

Wempy
Wempy Hadir

Direktur Indo Polling Network ini melihat yang yang dilakukan oleh Ma'ruf sebenarnya tidak bertentangan dengan apa yang sering dia sampaikan soal memangkas birokratisasi. Dia hendak mengkritik lambannya kerja pada kementrian, lembaga negara serta pemerintahan daerah.

Baca Juga

Stafsus Ma'ruf Amin Isinya Orang NU dan MUI, Pengamat: Bagi-Bagi Jabatan

"Jadi menurut saya, sepanjang staffsus bisa membantu meningkatkan performa presiden, maka kehadiran staffsus milenial tersebut mesti didukung oleh masyarakat," jelas dia.

Namun, Wempy tak menampik, komposisi stafsus tersebut telah mengundang diskursus di ruang publik.

"Ada yang mempertanyakan kapasitas dan kuantitasnya yang terlalu banyak. Namun tidak sedikit juga yang memberikan pujian karena rekam kerja tujuh staffsus tersebut yang beragam," tutup Wempy.

Baca Juga

Aminuddin Ma'ruf Baru Tahu Gajinya Sebagai Stafsus dari Wartawan

Nama-nama staf khusus wapres beserta bidangnya yakni:

1. Mohamad Nasir sebagai Staf Khusus bidang Reformasi Birokrasi.

2. Satya Arinanto sebagai Staf Khusus Wapres bidang Hukum.

3. Sukriansyah S Latief sebagai Staf Khusus bidang Infrastruktur dan Investasi.

4. Lukmanul Hakim sebagai Staf Khusus bidang Ekonomi dan Keuangan.

5. Muhammad Imam Aziz sebagai Staf Khusus bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah.

6. Robikin Emhas sebagai Staf Khusus bidang Politik dan Hubungan Antar-Lembaga.

7. Masykuri Abdillah sebagai Staf Khusus bidang Umum.

8. Masduki Baidlowi sebagai Staf Khusus bidang Komunikasi dan Informasi. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH