Tenteng Celurit Cari Lawan Sambil Live di Instagram, Geng Motor Diringkus Polisi Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

MerahPutih.com - Aparat Kepolisian Polres Jakarta Barat menangkap dua pemuda yang menenteng senjata tajam celurit dengan live instagram untuk mencari lawan.

Aksi kedua remaja berinisial Dy (19) dan IN (22) sungguh meresahkan masyarakat. Pasalnya, aksinya yang dilakukan kedua remaja tersebut sungguh membahayakan.

Baca Juga

Pangdam Jaya Siap Tumpas Premanisme Berkedok Debt Collector Hingga Geng Motor

Sambil berkeliling menggunakan sepeda motor, kedua remaja tersebut membawa senjata tajam mencari lawan sambil Livestreaming melalui instagram, beruntung aksi konyol pemuda itu tidak sampai menimbulkan korban lantaran Team Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat keburu meringkusnya.

"Ada 2 pemuda berhasil diamankan berikut senjata tajam jenis Celurit," kata Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Agus Rizal, Minggu (13/6).

Agus menjelaskan kejadian tersebut bermula saat Tim 2 Pemburu Preman Polres Metro Jakarta Barat melakukan patroli kewilayahan untuk mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas

Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)
Ilustrasi. (MP/Alfi Rahmadhani)

Pada Minggu (13/6) pagi sekira pukul 05.00 WIB Setibanya di Jalan Tubagus Angke, Jelambar, Grogol Petamburan, Jakarta Barat menemukan beberapa pemuda yang diduga geng motor konvoi dengan membawa senjata tajam sambil melakukan live di instagram dengan tujuan untuk mencari lawan

Melihat hal tersebut kemudian tim melakukan pengejaran dan pembubaran dan berhasil mengamankan 2 orang remaja berikut senjata tajam jenis Celurit

"Untuk proses penyidikan lebih lanjut kemudian kedua remaja tersebut berikut senjata tajam dibawa ke mako polsek Tanjung Duren," ucap Agus.

Sementara, Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan bahwa benar pihaknya baru saja menerima adanya penyerahan kedua remaja berikut senjata tajam jenis Celurit

"Kedua remaja tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh penyidik," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga

Terpengaruh Miras, Dua Anggota Geng Motor Nekat Bacok Anggota Polsek Menteng

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dalih BUMN TWC Tetap Buka Candi Prambanan & Ratu Boko Saat Larangan Mudik
Indonesia
Dalih BUMN TWC Tetap Buka Candi Prambanan & Ratu Boko Saat Larangan Mudik

BUMN PT TWC yang mengelola Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko

Aktivitas Semakin Longgar, Warga Harus Tetap Patuhi Prokes
Indonesia
Aktivitas Semakin Longgar, Warga Harus Tetap Patuhi Prokes

Masyarakat belajar dari banyak negara bahwa pelonggaran aktivitas yang diikuti pelonggaran prokes justru menjadi bumerang dan berdampak terjadinya lonjakan kasus kembali.

Kasus Belum Selesai, Aduan Pencemaran Nama Baik Pada Korban Pelecehan di KPI Ditolak Polisi
Indonesia
Kasus Belum Selesai, Aduan Pencemaran Nama Baik Pada Korban Pelecehan di KPI Ditolak Polisi

Melalui pengacaranya, kedua terduga pelaku pelecehan seksual itu ingin membuat laporan pencemaran nama baik. Namun ditolak lantaran perkara masih dalam proses penyelidikan.

Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat
Indonesia
Kapolri Ajak Rabithah Alawiyah Sampaikan Pesan Harkamtibmas dengan Bahasa Umat

Sigit mengharapkan dukungan Rabithah Alawiyah, agar bisa menyampaikan pesan-pesan Harkamtibmas kepada umat dengan bahasa-bahasa umat atau dengan arti lain melalui dakwah dan ceramah.

Rapihkan Bukti, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kerumunan Petamburan
Indonesia
Rapihkan Bukti, Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kerumunan Petamburan

Rencananya penyidik bakal memeriksa Rizieq Shihab dan menantunya Hanif Al-Athos pada Senin (7/12) mendatang.

Di Surabaya, Denda Pelanggar Prokes Terkumpul Rp 3,7 Miliar
Indonesia
Di Surabaya, Denda Pelanggar Prokes Terkumpul Rp 3,7 Miliar

Ribuan pelanggar prokes tersebut, mayoritas dari mereka tak menggunakan masker. Lalu disusul warga yang beraktivitas yang memicu munculnya kerumunan.

Respons Kubu Juliari Soal Kesaksian Sopir Matheus Joko
Indonesia
Respons Kubu Juliari Soal Kesaksian Sopir Matheus Joko

Maqdir menjelaskan, keterangan saksi sampai sejauh ini dugaan uang suap tersebut hanya berputar atau sampai di Matheus Joko Santoso (MJS).

Fraksi Demokrat Tolak RUU BPIP Masuk Prolegnas 2021
Indonesia
Fraksi Demokrat Tolak RUU BPIP Masuk Prolegnas 2021

Fraksi Partai Demokrat menolak Rancangan Undang-Undang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila masuk dalam Prolegnas 2021.

WNA Pencari Suaka dapat Vaksin COVID-19, Anies: Virusnya Menular Pada Siapa Saja
Indonesia