Tentara Pakistan Tembak 5 Warga India di Perbatasan Warga India di New Delhi memprotes tindakan main tembak tentara Pakistan di kawasan perbatasan (ANTARA FOTO/REUTERS/Adnan Abidi)

MerahPutih.Com - Ketegangan antara Pakistan dan India kembali terjadi. Kali ini pemicunya berasal dari kawasan perbatasan. Lima orang warga India ditembak tentara Pakistan karena diduga melintasi batas negara tanpa izin.

Sebanyak lima orang dari sebuah keluarga India tewas sementara dua lainnya terluka oleh tembakan tentara Pakistan pada Minggu di kawasan "Line of Control", yang merupakan perbatasan antara kedua negara, demikian keterangan sejumlah tentara dan kepolisian.

Pakistan dan India selama ini terus-menerus saling melepas tembakan meski ada gencatan senjata yang disepakati oleh kedua negara berkekuatan nuklir tersebut 15 tahun lalu.

Sembilan orang juga terluka di kawasan Kashmir di perbatasan Pakistan karena tembakan dari India pada Sabtu tengah malam, kata sejumlah otoritas Pakistan pada Minggu (18/3).

Ketegangan terus meningkat sejak terjadinya sebuah serangan terhadap tentara India di perbatasan Kashmir pada bulan lalu, di mana enam orang tentara tewas.

Sebagaimana dilansir Antara dari Reuters, India menuding Pakistan berada di balik serangan tersebut dan menegaskan akan melakukan aksi pembalasan.

Dua negara yang terletak di kawasan Asia Selatan itu telah dua kali berperang sejak merdeka tahun 1947 untuk memperebutkan wilayah Kashmir. India dan Pakistan sama-sama mengklaim kedaulatan penuh atas kawasan tersebut.

Sementara itu juru bicara Kementerian Pertahanan India, Letnan Kolonel Devender Anand pada Minggu mengatakan bahwa tentara Pakistan telah mulai menghujani tembakan pada 7:45 pagi hari waktu setempat.

"Mereka secara spesifik menyasar wilayah pemukiman sipil. Tentara militer kami membalas dengan cepat dan secara efektif membungkam pihak Pakistan," kata dia.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Kepolisian India di Kashmir, S P Vaid mengatakan bahwa lima orang tewas di desa Devta Dhar saat tembakan dari Pakistan mengenai sebuah rumah milik keluarga Choudary Mohammad Ramzan.

Ramzan (45) bersama istrinya, Malka Bi (45), dan tiga anaknya -- Muhammad Rehman (19), Muhammad Rizwan (18(, dan Muhammad Razaq (8) -- semuanya tewas, kata Vaid.

Dua orang putri Ramzan -- Nooren Akhtar (14) dan Marin Akhtar (7) -- menderita luka serius oleh insiden yang sama dan sudah diterbangkan menuju sebuah rumah sakit di Jammu, kata Vaid.(*)


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH