Tentang Pidato Grace Natalie, Masinton: PSI Cheerleader Aja Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie saat ditanyai wartawan merahputih.com di Menteng, Jakarta, Sabtu (23/5). (Foto: MerahPutih/Achmad)

MerahPutih.com - Politikus PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu meyakini solidaritas Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin tak terganggu dengan manuver Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie.

Menurut anggota Komisi III DPR ini, Koalisi Indonesia Kerja (KIK) tidak menganggap serius keberadaan PSI. Bahkan, dia menyebut PSI hanya sebagai tim sorak di dalam koalisi.

Mainton Pasaribu. (MP/Ponco Sulaksono)
Mainton Pasaribu. (MP/Ponco Sulaksono)

"Enggak (mengganggu soliditas TKN Jokowi-Amin;Red). Enggak pernah kami anggap. Jadi, enggak ganggu apa-apa. Ya (kami anggap PSI;Red) cheerleader aja," kata Masinton saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (14/3).

Bekas aktivis Reformasi 98 ini mengimbau masyarakat tidak meragukan nasionalisme partai politik lama, termasuk PDIP. Ia memastikan partai besutan Megawati Soekanoputri berkomitmen memperjuangkan pluralisme dan Bhineka Tunggal Ika.

"Kami (PDIP) itu kan, sudah diuji waktu dan sejarah," tandas Masinton.

Sebelumnya, Ketua Umum PSI, Grace Natalie melontarkan 'serangan' bertubi-tubi ke parpol nasionalis, bahkan yang sama-sama pro-Jokowi saat berpidato politik di Medan International Convention Center, Senin (11/3).

Kala itu, Grace menyindir partai-partai nasionalis yang tidak melakukan pembelaan terhadap korban persekusi, intoleransi dan meloloskan perda berbau SARA.

"PSI hadir tatkala negeri ini terancam intoleransi akut, uang pajak dicuri secara sistematis, orang tidak menjalankan ibadah dengan tenang. Negeri di mana orang seenaknya bisa menyebarkan fitnah SARA," kata Grace.

"Ke mana kalian hei partai nasionalis saat ibu Melyana divonis 18 bulan penjara. Kenapa hanya Sekjen PSI dan saya sebagai Ketua Partai yang hanya menjenguk beliau di penjara?," jelas Grace. (Pon)

Baca Juga: Soal Manuver Ketua Umum PSI, PDIP: Odong-Odong Jangan Ajari Kita Berlari

Kredit : ponco


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH