Tensi Meningkat, Indonesia Khawatirkan Stabilitas Kawasan Ilustrasi Laut China Selatan. (Foto: google map)

MerahPutih.com - Indonesia khawatir meningkatnya tensi dan rivalitas dari negara-negara besar, terutama gesekan antara dua negara besar, Amerika Serikat dan Tiongkok, yang saling menancapka pengaruhnya di kawasan, salah satunya terkait isu Kawasan Laut China Selatan.

Menlu RI Retno Marsudi dalam pertemuan para menteri luar negeri Asia Timur (EAS) ke-10 menegaskan, situasi tersebut, akan berdampak pada perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan.

"Yang lebih mengkhawatirkan, negara lain sering terjebak di tengah dan dipaksa untuk memilih," kata Retno.

Baca Juga:

DPR Minta Kemenlu Pantau Keselamatan WNI di Lebanon

Indonesia meminta EAS harus dapat menjadi kekuatan positif bagi perdamaian dan stabilitas kawasan. Dalam hal ini, prinsip-prinsip Zona Perdamaian, Kebebasan dan Netralitas (ZOPFAN) yang disepakati oleh negara-negara ASEAN serta Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama (TAC) harus diperhatikan.

Indonesia menyerukan pentingnya semua pihak menghormati hukum internasional dan tidak menggunakan kekerasan, serta menyelesaikan masalah secara damai.

"Indonesia menekankan rivalitas tidak akan menguntungkan siapapun. Indonesia justru mendorong agar energi kita difokuskan untuk meningkatkan kerja sama, termasuk melalui ASEAN Outlook on the Indo-Pacific," ujar Retno.

Menlu Retno
Menlu Retno. (Foto: Kemenlu).

Selain itu, EAS diharapkan menjadi wadah untuk dialog strategis guna memahami kepentingan dan perhatian pihak lain, dan kemudian bekerjasama untuk mencari penyelesaian masalah.

Mengenai peningkatan militerisasi di Laut China Selatan, Indonesia menekankan kembali mengenai pentingnya penghormatan terhadap hukum internasional termasuk Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS) 1982.

"Ini menjadi penting dan ditekankan terus oleh Indonesia, jika kita ingin melihat Laut China Selatan sebagai laut yang damai dan stabil," tutur Retno.

Baca Juga:

Erick Gandeng Kemenlu Perkuat Bisnis BUMN di Luar Negeri

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada 2020 Diundur hingga Pandemi COVID-19 Berakhir
Indonesia
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada 2020 Diundur hingga Pandemi COVID-19 Berakhir

“Perlu diambil kebijakan dan langkah-langkah luar biasa, termasuk perlunya penundaan tahapan Pilkada Serentak 2020,” kata Yasonna

 Menteri Tjahjo Perpanjang WFH Untuk ASN Hingga 13 Mei
Indonesia
Menteri Tjahjo Perpanjang WFH Untuk ASN Hingga 13 Mei

"Dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan instansi pemerintah sebagaimana telah diubah dengan SE Menpan-RB 34/2020, diperpanjang sampai dengan 13 Mei 2020

Dianggap Ubah Fungsi RTH, PDIP Minta Jakpro Bongkar Bangunan Kuliner di Pluit
Indonesia
Dianggap Ubah Fungsi RTH, PDIP Minta Jakpro Bongkar Bangunan Kuliner di Pluit

Gembong pun memberikan waktu selambat-lambatnya pembokaran pada Jakpro pada akhir bulan Juni 2020 ini.

Kejagung Diduga Terlibat Atas Tuntutan Ringan Peneror Novel Baswedan
Indonesia
Kejagung Diduga Terlibat Atas Tuntutan Ringan Peneror Novel Baswedan

Kejagung diduga terlibat dalam tuntutan ringan terhadap Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, kedua terdakwa penyiraman air keras.

Serikat Mahasiswa Muslim Khawatir 'Tiongkok Phobia' Ancam Keberagaman Bangsa
Indonesia
Serikat Mahasiswa Muslim Khawatir 'Tiongkok Phobia' Ancam Keberagaman Bangsa

Antisipasi dan bertahan agar tidak terjangkit coronavirus sangatlah wajar dan harus dilakukan

BNPB: 8 Wilayah Berpotensi Terdampak Banjir
Indonesia
BNPB: 8 Wilayah Berpotensi Terdampak Banjir

Kondisi itu berlaku pada 25 Desember 2019 pukul 07.00 WIB hingga 26 Desember 2019 pukul 07.00 WIB.

Polri-TNI Gelar Operasi Besar-besaran saat PSBB Total, Jaksa Siapkan Sanksi Pidana
Indonesia
Polri-TNI Gelar Operasi Besar-besaran saat PSBB Total, Jaksa Siapkan Sanksi Pidana

Operasi Yutisi ini nantinya akan dilakukan bersama pemda, PMI, kejaksaan dan juga kehakiman. Operasi ini dimulai saat Pergub No 88 Tahun 2020 mulai berlaku.

Komisi A Minta Anies Buka Kontrak Ajang Formula E ke Publik
Indonesia
Komisi A Minta Anies Buka Kontrak Ajang Formula E ke Publik

Total dana yang sudah dibayarkan itu sebesar Rp200 miliar.

Dicari! Ratusan Relawan Buat Teman Ngobrol Pasien COVID-19
Indonesia
Dicari! Ratusan Relawan Buat Teman Ngobrol Pasien COVID-19

Relawan Jakarta Maju Bersama juga sudah berkerja sama dengan beberapa dokter

DPRD DKI Dukung Pemerintah Lakukan Tes Corona Drive-Thru
Indonesia
DPRD DKI Dukung Pemerintah Lakukan Tes Corona Drive-Thru

"Saya juga sampaikan kepada tokoh-tokoh PAN di tingkat nasional, semoga bisa disampaikan pada pemerintah. Kami bersyukur pemerintah memperlihatkan progres yang menenangkan," jelasnya.