Tender Stadion JIS Gaduh, Anies Lempar Tanggungjawab ke Jakpro Lahan stadion BMW. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memilih tak mau banyak komentar terkait anggota DPRD DK yang menyarankan pembangunan pembangunan Jakarta International Stadium atau dikenal juga Stadion BMW, Jakarta Utara ditunda dahulu.

Orang nomor satu di Jakarta itu pun menyerahkan sepenuhnya hal tersebut kepada panitia. Adapun pemabangunan JIS dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Baca Juga

JakPro Ngotot Stadion BMW Mulai Dibangun, Meski Lahan Masih Sengketa

"Panitia saja, kalau soal lelang panitia yang melihat semua ada ketentuannya," kata Anies di Perkampungan Betawi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Minggu (15/9).

Pembangunan JIS yang dijanjikan sebagai kandang tim sepak bola asal Jakarta Persija tengah berpolemik. lantaran proyek pembangunan stadion itu diduga bermasalah dengan proses tender yang dimenangkan oleh Konsorsium Wika Gedung, Jaya Konstruksi dan PT PP.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Salah satu kejanggalan pemenang tender ini sudah mulai bekerja sebelum proses tender. Kuat dugaan para pemenang tender ini ada main mata dengan PT Jakarta Propertindo yang dipercayakan sebagai pemegang proyek.

Atas dasar itu Ketua sementara DPRD DKI Jakarta, Pantas Nainggolan menyarankan agar PT Jakpro menunda pembangunan JIS.

Baca Juga

Sengketa Tanah Stadion BMW, PT BPH: Kesalahan Ada di BPN

Apalagi pihak yang kalah dalam tender ini adalah konsorsium atau kerjasama operasional (KSO) KSO PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT Nindya Karya, dan PT Indah Karya mengajukan keberatan yang tak sesuai caranya dengan yang ditentukan dokumen lelang dengan menyebut ada sederet kejanggalan terhadap hasil tender JIS.

"Sampai ada pendapat final dari kedua lembaga itu saya rasa proyek ini perlu ditunda," kata Pantas. (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH