Temulawak dapat Lawan Kanker? Temulawak dalam bentuk potongan maupun yang sudah ditumbuk (Foto: Temulawak.org)

Temulawak diketahui sebagai bahan obat tradisional asli Indonesia yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Bentuknya hampir serupa dengan kunyit, yaitu sejenis tanaman akar rimpang atau batang yang tumbuh di bawah tanah dan digunakan untuk membuat obat. Temulawak dapat hidup di daerah dengan ketinggian 5–750 meter di atas permukaan laut.

Biasanya, rempah bernama latin Curcuma xanthorhiza roxb ini diolah sebagai jamu untuk penambah nafsu makan. Namun selain itu, temulawak juga memiliki banyak manfaat lainnya seperti berikut.

1. Membantu menurunkan lemak darah

Temulawak menghasilkan fraksi kurkuminoid, ekstrak temulawak, yang membantu menurunkan kadar kolesterol total serta meningkatkan kadar kolesterol HDL. Zat kurkumin diduga juga berperan dalam menurunkan lemak darah. Tentu saja hal tersebut berdampak baik pada kesehatan jantung dan sistem kardiovaskuler dalam tubuh Anda.

2. Meredakan sakit perut saat menstruasi

Perempuan sering mengalami nyeri dan kram perut ketika menstruasi. Agar rasa sakit itu reda, mereka disarankan untuk minum jamu temulawak. Kandungan aktif kurkumin berfungsi sebagai agen anti-inflamasi yang mampu menenangkan kontraksi pada otot rahim dan usus. Zat tersebut juga menghambat produksi prostaglandin, hormon yang menyebabkan peradangan dan rasa nyeri.

3. Menjaga kesehatan hati

Temulawak sangat baik untuk menjaga ataupun memelihara kesehatan hati karena mengandung katagoga. Katagoga inilah yang membantu hati untuk melakukan tugasnya dengan baik sebagai penetral racun dan penghasil empedu. Katagoga juga dapat merangsang hati untuk mengeluarkan empedu, yang salah satunya berfungsi untuk mengemulsi lemak.

4. Mengatasi maag

Penyakit yang dialami banyak orang ini dapat diatasi dengan temulawak. Caranya, siapkan 1 rimpang temulawak, cuci bersih dan buang kulitnya. Iris tipis-tipis kemudian rebus menggunakan air sebanyak 5 gelas. Setelah mendidih, diamkan hingga tidak terlalu panas sebelum Anda menikmatinya. Minumlah secara rutin.

5. Mengatasi gangguan pencernaan

Beberapa masalah atau gangguan pencernaan seperti perut kembung, diare, dyspepsia, dan indigestion bisa diatasi dengan konsumsi temulawak secara berkala. Pada tahun 2006, Clinical Gastroenterology and Hepatology mengatakan bahwa beberapa pasiennya yang mengalami masalah pencernaan semakin membaik kondisinya sejak mereka mengonsumsi jamu temulawak secara teratur.

6. Melawan kanker

Sebuah studi, yang diterbitkan tahun 2001 dalam jurnal ilmiah "The Prostat," menemukan bahwa kurkumin secara signifikan dapat menghambat pertumbuhan kanker prostat. Zart tersebut juga berpotensi untuk mencegah perkembangan kanker hormon lainnya. Meskipun demikian, percobaan lanjutan terhadap manusia masih diperlukan, sebelum dokter dapat merekomendasikan temulawak untuk kanker.

University of Maryland Medical Center menjelaskan, tanaman herbal dapat bekerja menghentikan pertumbuhan pembuluh darah yang memasok pertumbuhan kanker. Efek pencegahan disinyalir berasal dari aktivitas antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.

7. Menyembuhkan bisul

Bagaimana cara menyembuhkan bisul dengan temulawak? Mudah saja. Temulawak, yang sudah dicuci bersih, dikupas dan direbus dengan 2 gelas air. Tambahkan sedikit gula aren. Rebus hingga airnya tersisa setengah, lalu angkat. Tambahkan seibu jari asam jawa. Tunggu agak dingin, kemudian disaring dan diminum.

8. Meredakan penyakit asma

Untuk asma, begini resepnya. Siapkan setengah rimpang temulawak, kemudian cuci bersih. Kupas dan iris temulawak tersebut, rebus dengan 5 gelas air, lalu campurkan gula aren secukupnya. Rebus hingga airnya tersisa setengah. Minuman herbal ini bisa Anda minum tiga kali sehari agar penyakit asma Anda bisa lebih reda.

Lihat juga informasi menarik lainnya mengenai kecantikan dan kesehatan di sini: Tips Merawat Rambut Untuk Perempuan Berhijab.



Selvi Purwanti