Temui TGB Zainul Majdi, Ketua BNPT Sebut Santri Rawan Terkena Paham Radikal Kepala BNPB Boy Rafli Amar (kanan) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) TGKH Muhammad Zainul Majdi. (Foto: MP/Istimewa)

MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar mendatangi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) Tuan Guru Kiai Haji (TGKH) Muhammad Zainul Majdi di Pancor, Kabupaten Lombok Timur (11/11).

Di hadapan pimpinan serta tenaga pendidik pesantren, Boy Rafli mengungkapkan bahwa paham radikal intoleran yang dapat mendorong terjadinya aksi terorisme dapat menyasar siapa saja.

"Santri dan santriwati pun rentan terpapar paham tersebut," jelas Boy dalam keteranganya.

Baca Juga:

Jalani Program Deradikalisasi, Eks Napi Terorisme Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner hingga Perkebunan

Berkaca dari fenomena aksi teror di tanah air yang melibatkan remaja pesantren, Boy Rafli ingin agar tiap unsur dalam tubuh lembaga pendidikan Islam ini lebih peka dan dapat mengantisipasi pergerakan kelompok radikal.

"Kelompok tersebut gencar menggunakan sosial media untuk melakukan propaganda, menggalang dukungan, hingga melakukan perekrutan," imbuh Boy

Di samping itu, kurikulum wawasan kebangsaan harus dikembangkan.

Hal ini sekaligus menjadi pengingat bahwa dalam sejarahnya santri pun turut mengawal kemerdekaan Indonesia.

Kepala BNPB Boy Rafli Amar (kanan) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) TGKH Muhammad Zainul Majdi. (Foto: MP/Istimewa)
Kepala BNPB Boy Rafli Amar (kanan) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) TGKH Muhammad Zainul Majdi. (Foto: MP/Istimewa)

Jenderal polisi berbintang tiga ini menitipkan agar santri dan santriwati tak hanya dididik untuk cinta agama tetapi juga cinta pada negara.

"Di samping mendapatkan ilmu agama, kami menitipkan agar mereka memiliki rasa kecintaan terhadap tanah air," ungkap Boy Rafli.

Ia meminta Zainul Majdi untuk menjadi mitra strategis BNPT dalam mereduksi paham radikal di wilayah. Pondok pesantren itu selamanya akan menjadi benteng Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga:

Isu Radikalisme Kembali Mencuat, BPIP sebut Ajaran Pancasila Mesti Dibumikan

TGKH Muhammad Zainul Majdi menyambut kerja sama yang dirajut.

Mantan Gubernur NTB ini mengatakan bahwa terorisme adalah musuh bersama sehingga menjadi tugas bersama untuk membentengi anak muda, termasuk santri dan santriwati, dari pemikiran yang mengarah pada radikal terorisme.

Pesantren pun siap menjadi garda terdepan untuk menjaga nilai kebangsaan.

"Kita punya kesepahaman yang sama dan ditegaskan bahwa pondok pesantren itu selalu menjadi garda terdepan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia ini, dan insyaallah benteng itu akan semakin lama semakin kuat," tutur TGKH Muhammad Zainul Majdi. (Knu)

Baca Juga:

Sejumlah Ormas dan Kelompok Masyarakat Deklarasi Lawan Paham Radikalisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Indra Sjafri Jadi Pelatih Juventus
Olahraga
[HOAKS atau FAKTA] Indra Sjafri Jadi Pelatih Juventus

Pelatih berusia 57 tahun tersebut menjelaskan memang pernah mengunjungi Turin dan berfoto di markas Juventus pada akhir 2018 silam.

Bawaslu Temukan Ratusan Akun Medsos Langgar Aturan Kampanye
Indonesia
Bawaslu Temukan Ratusan Akun Medsos Langgar Aturan Kampanye

Pada hari pertama masa tenang atau 6 Desember 2020, terdapat 76 akun resmi yang masih aktif di Pustaka Iklan Facebook

Rumah Eks Kakorlantas Irjen Djoko Susilo di Solo Resmi Jadi RUPBASAN
Indonesia
Rumah Eks Kakorlantas Irjen Djoko Susilo di Solo Resmi Jadi RUPBASAN

Djoko dalam sidang vonis terpidana harus membayar pengganti

  Pandemi Corona Dorong Warga Dunia Gemari Atletik
Indonesia
Pandemi Corona Dorong Warga Dunia Gemari Atletik

Warga dunia secara tidak langsung dipaksa berolahraga ringan seperti jalan santai hingga lari.

Malioboro Bebas Kendaraan Awal November, ini Rekayasa Lalu Lintas
Indonesia
Malioboro Bebas Kendaraan Awal November, ini Rekayasa Lalu Lintas

Kawasan Malioboro Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan bebas kendaraan bermotor selama dua minggu pada awal November 2020.

[HOAKS atau FAKTA ]: Satpol PP Makassar Gunakan Sepeda Brompton Harga Seratus Jutaan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Satpol PP Makassar Gunakan Sepeda Brompton Harga Seratus Jutaan

Unggahan menceritakan bahwa para anggota Satpol PP tersebut menggunakan sepeda buatan Inggris harga seratus juta.

[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Pusat tak Punya Uang hingga Berutang ke Pemprov DKI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Pemerintah Pusat tak Punya Uang hingga Berutang ke Pemprov DKI

Akun facebook tersebut mengklaim bahwa Pemerintah Pusat tidak mampu membayar hutang yang hanya 5 Triliun Rupiah kepada Pemprov DKI Jakarta

Ternyata Ini Kunci Sukses Penanganan COVID-19 di Selandia Baru
Indonesia
Ternyata Ini Kunci Sukses Penanganan COVID-19 di Selandia Baru

Masyarakat di sana sudah terbiasa dengan ujian-ujian.

Nurul Arifin Ungkap Pembahasan Pertemuan Airlangga dan SBY
Indonesia
Nurul Arifin Ungkap Pembahasan Pertemuan Airlangga dan SBY

SBY mengajak seluruh pihak bersama membangun kebersamaan untuk membangun negara.

Keluarga Jokowi Menangi 'Quick Count', Bentuk Komitmen Megawati Sebagai Ketum PDIP?
Indonesia
Keluarga Jokowi Menangi 'Quick Count', Bentuk Komitmen Megawati Sebagai Ketum PDIP?

Gibran dan Bobby tidak menunjukkan sedikitpun lemah semangat