Temui KSAD Andika Perkasa, Kapolri Listyo Tekankan Soliditas dengan TNI Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (2/2) sore. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (2/2) sore.

Listyo mengunjungi Andika dalam rangka melanjutkan kunjungan kehormatan ke beberapa lembaga negara usai resmi dilantik sebagai Kapolri baru.

Selepas melakukan pertemuan, Sigit dan Andika sepakat untuk saling menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Baca Juga:

Sambangi Ketua MUI, Kapolri Listyo Ajak Ulama Jaga Stabilitas Keamanan

Mereka juga sepakat mempererat sinergitas serta soliditas antara TNI-Polri.

"Menjaga kedaulatan, menjaga stabilitas kamtibmas itu tugas pokok dari TNI-Polri," tuturnya di Mabessad, Jakarta Pusat, Selasa (2/2).

Adapun dalam meningkatkan sinegritas, Listyo berencana memperbanyak kegiatan yang sifatnya kolaboratif. Sigit pun yakin jika hal itu terlaksana, maka hubungan TNI dengan Polri kian semakin solid.

  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (2/2) sore. (Foto: MP/Kanugrahan)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (2/2) sore. (Foto: MP/Kanugrahan)

Jadi soliditas dan sinergitas tentunya harus dibangun dengan memperbanyak kegiatan yang bersifat integrasi.

"Alhamdulillah, saya yakin dengan kegiatan seperti itu maka pada saat melaksanakan tugas di lapangan tentunya TNI-Polri akan semakin solid," tuturnya.

Baca Juga:

PKS Anggap Listyo Sigit Bisa Petakan Situasi Sosiologis Masyarakat Indonesia

Ia menyampaikan, jika TNi-Polri solid, maka akan banyak dampak positif yang didapat.

Mulai dari masyarakat yang merasa nyaman, hingga ekonomi yang diharapkan adil dan makmur dapat tercapai.

Kalau TNI-Polri solid, maka masyarakat akan merasa aman dan pada saat merasa aman tentunya pertumbuhan ekonomi.

"Menuju masyarakat adil dan makmur yang diharapkan kita semua itu dapat terwujud," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

Kasus Abu Janda Jadi Ujian Pertama Kapolri Jenderal Listyo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tangerang Siapkan Langkah Khusus Cegah Warga Mudik
Indonesia
Tangerang Siapkan Langkah Khusus Cegah Warga Mudik

Pemerintah Kabupaten Tangerang menyiapkan langkah khusus untuk menghalau masyarakatnya yang ingin mudik ke kampung halaman.

DPR Minta Densus 88 dan TNI Dikerahkan ke Sigi Sulteng
Indonesia
DPR Minta Densus 88 dan TNI Dikerahkan ke Sigi Sulteng

Peristiwa di Sigi tersebut merupakan kejadian teror yang mengerikan sehingga negara harus segera bertindak tegas.

Homestay Warga di Kawasan Pariwisata Strategis Nasional
Indonesia
Homestay Warga di Kawasan Pariwisata Strategis Nasional

Kementerian Pariwisata telah menetapkan konsep homestay dengan memadukan antara penginapan dengan biaya terjangkau dan pengalaman budaya lokal yang otentik.

Kejagung Diminta Berkoordinasi dengan Polisi Periksa Jaksa Pinangki
Indonesia
Kejagung Diminta Berkoordinasi dengan Polisi Periksa Jaksa Pinangki

Foto Piangki bersama Djoko Tjandra dan pengacaranya, Anita Kolopaking bahkan tersebar di media sosial

Adik Jaksa Pinangki Terseret Kasus Sang Kakak
Indonesia
Adik Jaksa Pinangki Terseret Kasus Sang Kakak

Ini merupakan pemeriksaan kedua

Wismoyo Arismunandar Dikebumikan di Pemakaman Keluarga Soeharto Astana Giribangun
Indonesia
Wismoyo Arismunandar Dikebumikan di Pemakaman Keluarga Soeharto Astana Giribangun

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) Wismoyo Arismunandar wafat dalam usia 80 tahun.

Mulai Besok, KAI Daop 6 Sediakan Layanan Rapid Test untuk Penumpang
Indonesia
Mulai Besok, KAI Daop 6 Sediakan Layanan Rapid Test untuk Penumpang

Pelaksanaan rapid test direncanakan mulai Rabu (29/7) di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun Solo Balapan.

Ketegangan dan Ancaman Keamanan Jelang Pelantikan Biden
Dunia
Ketegangan dan Ancaman Keamanan Jelang Pelantikan Biden

Pakar sejarah kepresidenan dari Universitas Virginia, Barbara Perry mengemukakan, Biden mungkin menghadapi kombinasi tahun 1861 dan 1933.

Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Seorang Perempuan
Indonesia
Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Seorang Perempuan

Pernyataan itu berdasarkan penglihatannya pada potongan tubuh berupa lengan tangan dan jari yang didapati tidak jauh dari tempatnya berada.

Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?
Indonesia
Gerindra DKI: Indikatornya Apa Jakarta Disebut Amburadul?

"Menurut saya tidak benar. Karena pernyataan amburadul tidak sesuai dengan fakta. Indikatornya apa Jakarta disebut amburadul?," ujar Syarif