Temui JK, Ma'ruf Amin Belajar soal Pekerjaan Wapres Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wapres terpilih Ma’ruf Amin di Istana Wapres Jakarta, Jumat (4/10) (Fransiska Ninditya)

Merahputih.com - Wakil Presiden Terpilih, Ma'ruf Amin menyambangi kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla. Kunjungannya selain untuk sholat Jumat bersama, juga sebagai silaturahmi.

Usai salat Jumat, keduanya kembali ke dalam Istana Wakil Presiden. Ini merupakan pertemuan resmi ketiga di antara keduanya.

Baca Juga:

SBY Ajak Masyarakat Dukung Jokowi-Ma'ruf

Dua pertemuan sebelumnya dilakukan di Kantor Wakil Presiden, di Jalan Medan Merdeka Utara. Menurut Ma'ruf, dirinya diperkenalkan kepada staff Wapres yang kelak menjadi anak buahnya.

"Saya diundang Pak JK untuk berjumat disini, diperkenalkan stafnya semua, personil-personil di Wapres, deputi-deputi dan semua jajarannya, dan diajak makan siang. Dan ada beberapa masalah yang harus dilanjutkan. Take over dari beliau ke saya," kata Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Jumat (4/10).

Sementara, Jusuf Kalla mengatakan, dirinya membahas soal tugas Wapres, koordinasi soal bencana dan pembangunan nasional.

Calon Wakil Presiden (cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA
Wakil Presiden terpilih, KH Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA

"Masalah koordinasi-koordinasi bencana, Sulawesi Tengah, NTB, dan masalah-masalah lain yang sudah berjalan kemudian dilanjutkan. Masalah pembangunan Universitas Islam Internasional, itu juga dilanjutkan. Hubungan-hubungan dengan kementerian, bagaimana sistem yang berjalan,"jelas JK.

Ia sendiri tak menampik pembicaraan tadi juga membahas soal koordinasi dengan Presiden dan menteri. "Nanti Wapres terpilih akan memberikan saran, karena bekerja bersama dan juga terpilih bersama. Tentu sama dengan dulu, kita rapat bersama, memberikan saran, tapi akhirnya presiden yang memutuskan," ungkap JK.

Baca Juga:

Merujuk Gus Dur, Ma'ruf Amin Nilai Pendekatan Budaya Atasi Masalah Papua

Sementara, Ma'ruf mengaku tak memiliki persiapan khsusus jelang pelantikan 20 Oktober kelak. "Seperti biasa saja. Siap untuk dilantik begitu saja. Kan tidak ada persiapan, kecuali nanti dilantik, siap," tutup Ketua Majelis Ulama Indonesia non aktif ini. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH