Temui Anak Buah Jokowi, Perwakilan Buruh Desak UU No 13 Tahun 2013 Direvisi Massa buruh yang berunjuk rasa di Istana Negara (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Kantor Staf Presiden menerima 10 orang perwakilan massa buruh yang melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara.

Mereka diterima Deputi Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Eko Sulistyo.

Baca Juga: Tak Dilibatkan Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan, Ribuan Buruh Geruduk Istana Negara

"Sedang diterima Kantor Staf Presiden. Mudah-mudahan disampaikan ke Presiden. Kalau tidak salah yang menerima itu namanya Eko Sulistyo Deputi IV. Saya juga bertemu beliau beberapa kali demo, tapi saya kritiklah tidak ada yang ditindaklanjuti," kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin SPS, Arif Minardi kepada wartawan di depan Gedung Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (21/8).

Arif mengatakan pertemuan perwakilan buruh dengan KSP membahas revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Polisi melakukan penjagaan di Istana Negara (MP/Kanugraha)

Menurutnya, sejumlah poin yang diwacanakan akan direvisi dalam UU tersebut tidak menyentuh persoalan kaum buruh.

"Iya (revisi UU No 13 Tahun 2003). Kita sampaikan kalau Anda ada masalah ada forumnya. Kalau bahasa pengadilan, pengadilan sebelum menyidangkan yang subtansi kan materil dulu. Ini prosedur formil saja belum beres langsung ke subtansi, ya pasti berantakan, kira-kira begitu," ujar Arif.

Massa buruh yang tergabung dari berbagai serikat pekerja berdemo di depan Istana Negara. Mereka menolak revisi Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Massa Buruh Geruduk Istana Minta Revisi UU Ketenagakerjaan Dibatalkan

Para buruh nampak membawa bendera merah-putih dan bendera SP LEM SPSI. Para buruh juga membawa spanduk yang isi menolak Revisi UU 13 Tahun 2003. Buruh menilai revisi tersebut merugikan dan menyengsarakan buruh.

Akibat aksi ini, Jalan Medan Merdeka Utara dan Barat ditutup sehingga membuat kemacetan parah. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH