Temuan Sementara Polisi dari Kasus Penimbunan Beras Bansos di Depok Warga menunjukkan penemuan beras diduga bansos Presiden di Kawasan Kampung Serab, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat (31/7/2022). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya mengecek lokasi beras bantuan sosial (bansos) yang dikubur di Depok, Jawa Barat.

Sejumlah orang telah dimintai keterangan terkait temuan beras yang diduga ditimbun sejak November 2021 itu.

"Sudah ada beberapa orang (dimintai keterangan)," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis kepada wartawan, di lokasi, Rabu (3/8).

Baca Juga:

Polda Metro Cari Unsur Pidana di Balik Penimbunan Beras Bansos di Depok

Auliansyah belum menyebutkan siapa saja pihak yang telah diperiksa.

Auliansyah mengatakan, ada 3,4 ton beras yang terpendam di lokasi tersebut.

"Hasil sementara (berat beras) yang kami dapat dari keterangan JNE," kata dia.

Auliansyah belum bisa memastikan apakah ada barang lain selain beras yang terpendam di lahan tersebut.

Pihaknya tengah memintai keterangan ahli guna memastikan hal tersebut.

"Kami juga akan meminta ahli supaya tidak ada permasalahan yang timbul di kemudian hari. Apakah itu hanya beras, atau ada yang lain, saya belum bisa jawab sekarang," ucap dia.

Baca Juga:

Polri Ungkap JNE yang Menimbun Beras Banpres Sejak November 2021

Dia akan menyampaikan hasilnya nanti.

"Tapi yang terjadi hari ini, saya belum bisa memberi keterangan. Jadi saya minta waktu, mungkin nanti akan kita update," ungkap mantan Kapolrestabes Semarang ini.

Polisi juga belum bisa memastikan apakah beras yang dipendam itu karena rusak atau tidak.

"Nanti mungkin update hasil penyelidikan akan kami sampaikan," kata dia.

Peristiwa itu berawal dari kecurigaan seorang warga bernama RS yang mengaku sebagai ahli waris pemilik lahan tersebut.

RS mengaku mendapat laporan dari salah satu rekannya yang bekerja di JNE.

Berangkat dari rasa penasaran tersebut, RS kemudian melakukan penelusuran informasi itu dengan menggali sebagian lahan.

Menurut pengakuan RS, sembako Banpres yang dipendam itu jumlahnya bukan satu, namun patut diduga satu kontainer. (Knu)

Baca Juga:

DPR Minta Penjelasan Kemensos Perkara Temuan Beras Terkubur di Depok

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, PSI Minta Pemprov Perbanyak Uji Emisi Gratis
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia, PSI Minta Pemprov Perbanyak Uji Emisi Gratis

Anggota DPRD DKI menyayangkan permasalahan yang terulang kembali.

Bekas Pejabat Pajak Akui Terima Duit Rp 2,5 Miliar dari PT Jhonlin Baratama
Indonesia
Bekas Pejabat Pajak Akui Terima Duit Rp 2,5 Miliar dari PT Jhonlin Baratama

Bekas pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan Wawan Ridwan mengakui menerima uang suap dari PT Jhonlin Baratama.

Jamaah Umroh Indonesia Wajib Vaksin Booster, Kemenkes Diminta Siapkan Teknisnya
Indonesia
Jamaah Umroh Indonesia Wajib Vaksin Booster, Kemenkes Diminta Siapkan Teknisnya

Kerajaan Saudi juga menggunakan aplikasi, yang diberi nama Tawakalna

UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, DPR: Beri Waktu Kami Membuat Kajian
Indonesia
UU Cipta Kerja Inkonstitusional Bersyarat, DPR: Beri Waktu Kami Membuat Kajian

DPR menghormati putusan MK yang bersifat final dan mengikat.

Penghapusan Antigen dan PCR sebagai Syarat Perjalanan Tunggu SE Satgas COVID-19
Indonesia
Penghapusan Antigen dan PCR sebagai Syarat Perjalanan Tunggu SE Satgas COVID-19

Ia menjelaskan hingga saat ini syarat perjalanan dalam negeri dan internasional, Kemenhub selalu merujuk pada Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19.

Akhiri Tradisi Negara Netral, Swedia dan Finlandia Segera Gabung NATO
Dunia
Akhiri Tradisi Negara Netral, Swedia dan Finlandia Segera Gabung NATO

NATO didirikan pada 1949 untuk mempertahankan diri dari ancaman Soviet. Invasi Rusia pada 24 Februari 2022 memberi organisasi itu dorongan baru untuk bersatu.

Dewan Pers Minta MK Tolak Judicial Review UU 40/1999 Tentang Pers
Indonesia
Dewan Pers Minta MK Tolak Judicial Review UU 40/1999 Tentang Pers

Para pemohon tidak memiliki kerugian atas hak konstitusional berdasarkan UUD NRI Tahun 1945.

Kasus Harian COVID-19 di Jawa Barat Bertambah 409
Indonesia
Kasus Harian COVID-19 di Jawa Barat Bertambah 409

Sejak varian Omicron dinyatakan masuk Jawa Barat, jumlah kasus harian COVID-19 bertambah cukup signifikan.

Pemilihan Calon Pimpinan KPK di DPR Digelar Tertutup
Indonesia
Pemilihan Calon Pimpinan KPK di DPR Digelar Tertutup

Komisi III DPR RI akan menggelar fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan kepada I Nyoman Wara dan Johanis Tanak, Rabu (28/9).

KPU Belum Bersikap atas Pemberhentian Suharso Monarfa dari Ketum PPP
Indonesia
KPU Belum Bersikap atas Pemberhentian Suharso Monarfa dari Ketum PPP

Mahkamah Partai PPP menyepakati usulan 3 pimpinan Majelis DPP PPP untuk memberhentikan Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum DPP PPP Masa Bakti 2020-2025.