Temuan Mayat Perempuan Dibakar di Mobil, Pelaku Nekat karena Ditagih Utang Rp100 juta Pelaku pembunuhan Eko Praseto (30) ditangkap Polda Jawa Tengah, di Mapolres Sukoharjo, Jumat (23/10). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Kasus temuan mayat perempuan bernama Yulia P (42) yang terbakar di dalam mobil, Selasa (20/10), pukul 22.30 WIB dipastikan korban pembunuhan berencana. Hal itu diperkut dengan temuan barang bukti di lokasi kejadian serta keterangan saksi.

Pelaku pembunuhan adalah Eko Praseto (30), warga Desa Ngesong RT 01/02 Dusun Puhgogor, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Tersangka ditangkap pada Rabu (22/10) dini hari.

Pelaku nekat membunuh korban karena ditagih utang senilai Rp100 juta. Lokasi kejadian berada di Dukuh Cendana, Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kecamatan Sukoharjo, Jawa Tengah.

Baca Juga:

Kapolres Sukoharjo: Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil Korban Pembunuhan

"Kasus ini teruangkap saat polisi mengecek ponsel anak pelaku (Eko), mendapati chatting antara pelaku dan korban akan bertemu bersama mengecek kandang hasil bisnis ayam pada Selasa kemarin sore," ujar Kapola Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dalam konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Jumat (23/10).

Luthfi menjelaskan, saat di lokasi kejadian pelaku sudah menyiapkan linggis dan lakban untuk mengabisi korban. Setelah selesai mengecek kandang ayam, korban hendak naik mobil untuk pulang tiba-tiba dihantam dengan linggis sebanyak dua kali dari belakang.

"Pelaku merasa kesal ditagih utang senilai Rp100 juta. Total utang pelaku pada korban Rp145 juta. Alasan mengabisi pelaku supaya utangnya lunas," kata dia.

 Kapola Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan berencana di Mapolres Sukoharjo, Jumat (23/10). (MP/Ismail)
Kapola Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan berencana di Mapolres Sukoharjo, Jumat (23/10). (MP/Ismail)

Pelaku dalam kondisi sekarat, kata dia, sempat disiksa pelaku untuk minta PIN ATM. Korban pun memberikan PIN ATM. Setelah itu, pelaku pada Selasa malam membakar korban di dalam mobil.

"Pelaku kami tangkap di rumahnya. Lokasi kejadian berada 500 meter dari rumah pelaku. Di lokasi pembunuhan, kami menemukan bercak darah dan bekas seretan korban," papar dia.

Baca Juga:

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil

Mantan Kapolresta Surakarta ini mengatakan, setelah mendapatkan PIN, uang senilai Rp15 juta diambil pelaku melalui transaksi e-bangking. Uang didompet korban Rp8 juta juga diambil. Barang bukti diamankan berupa Xenia AD 5126 EA, Yamaha Mio AD 2203 WT, Yamah Byson AD 4399 QO, STNK, linggis, lakban, uang tunai Rp8 juta, dua kartu ATM, dan lainnya.

"Pelaku kami jerat pasal 340 tentang pembunuhan berencana. Pasal 365 tentang perampokan atau pencurian dengan kekerasan dengan acamana seumur hidup dan atau mati. Dan pasal 187 tentang pembakaran," tutup dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Polisi Olah TKP Penemuan Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anies Terapkan PSBB Total, Gerindra: Sangat Dilematis
Indonesia
Anies Terapkan PSBB Total, Gerindra: Sangat Dilematis

Perekonomian Jakarta akan terus anjlok dengan penerapan pembatasan aktivitas dalam PSBB total.

Aksi Polantas Bripka Sigit Gendong Penumpang TransJakarta Diganjar Penghargaan
Indonesia
Aksi Polantas Bripka Sigit Gendong Penumpang TransJakarta Diganjar Penghargaan

Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai mengatakan pemberian penghargaan tersebut terkait dengan tugas dan fungsi Ombudsman sebagai lembaga negara pengawasan publik.

Karier Moncer Saefullah, Sekda DKI Terlama Dampingi 4 Gubernur
Indonesia
Karier Moncer Saefullah, Sekda DKI Terlama Dampingi 4 Gubernur

Sekda Saefullah merupakan orang yang baik dan masyarakt yang mengenalnya pasti akan merasakan kehilangan.

Tim Pengawas DPR Pelototi Pemerintah agar Tak Lambat Tanggulangi COVID-19
Indonesia
Tim Pengawas DPR Pelototi Pemerintah agar Tak Lambat Tanggulangi COVID-19

Tim Pengawas COVID-19 akan fokus pada pengawasan terhadap tugas pemerintah dalam menyiapkan masyarakat agar tangguh menghadapi virus corona.

Pilkada Serentak Digelar Desember, Hak Suara Penderita COVID-19 Terancam?
Indonesia
Pilkada Serentak Digelar Desember, Hak Suara Penderita COVID-19 Terancam?

Afif menambahkan, pemutakhiran daftar pemilih (DPT) adalah tahapan yang perlu menjadi perhatian khusus dalam situasi saat ini.

Klaster Secapa COVID TNI-AD Terus Berkurang
Indonesia
Klaster Secapa COVID TNI-AD Terus Berkurang

Berkurangnya pasien positif tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR) pada swab test lanjutan yang memperlihatkan bahwa mereka negatif.

Maafkan Penghinanya, Risma: Proses Hukum Tetap Berjalan
Indonesia
Maafkan Penghinanya, Risma: Proses Hukum Tetap Berjalan

Risma juga menyebut, bahwa dirinya merasa terhina jika disamakan dengan seekor kodok betina.

PN Jaksel Pupuskan Upaya PK Djoko Tjandra
Indonesia
PN Jaksel Pupuskan Upaya PK Djoko Tjandra

PN Jaksel pun tidak meneruskan berkas permohonan PK tersebut ke Mahkamah Agung (MA).

Nurut MUI, Rizieq Khawatir Masjid Jadi 'Kambing Hitam' Lokasi Penyebaran Corona
Indonesia
 Masyarakat Tidak Disiplin, Agustus Kehidupan Belum Bisa Berjalan Normal
Indonesia
Masyarakat Tidak Disiplin, Agustus Kehidupan Belum Bisa Berjalan Normal

“Kepatuhan, disiplin, komitmen yang kuat, dan harus dilakukan oleh kita semua,” tegas Yurianto.