Tempatkan KSAD dan Wakapolri di Penangan COVID-19, Istana Terinspirasi Negara Lain Kasad Jenderal Andika Perkasa (kiri) bersama Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, di Mabes AD, Jakarta, Sabtu (15/8/2020). (HO-Dok TNI AD)

MerahPutih.com - Istana Negara mengklaim penunjukkan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono sebagai wakil ketua pelaksana Komite Kebijakan untuk Percepatan Penanganan COVID-19 hal yang wajar.

Juru Bicara Presiden Bidang Hukum Dini Purwono mengatakan, negara lain juga melibatkan aparat keamanan dalam penanganan COVID-19.

Baca Juga:

Mahfud Jelaskan Pertimbangan Pemerintah Tunjuk KSAD Pimpin Komite Penanganan COVID

"Di mana aparat keamanan ditempatkan pada posisi strategis untuk mempercepat langkah penanganan COVID-19. Amerika, Inggris, Myanmar, Australia, Tiongkok, dan Sri Lanka, Malaysia, Singapura, dan sejumlah negara lain mengambil langkah yang sama," katanya dalam keterangan persnya kepada wartwan, Minggu (16/8).

Ia menambahkan, keterlibatan TNI dan Polri dalam komite tidak akan mengurusi soal ekonomi dan penegakan hukum, tapi fokus menegakkan disiplin masyarakat dalam menaati protokol kesehatan dengan lebih intens, luas, dan masif.

"Selain itu, membantu hal teknis yang sulit jika hanya dilakukan birokrat, contohnya distribusi bansos serta mendukung upaya penanggulangan COVID-19 di bidang kesehatan dan kemanusiaan," ujar Dini Purwono.

Menurut Dini, keterlibatan aparat keamanan dalam penanganan juga terjadi di banyak negara, di mana aparat keamanan ditempatkan pada posisi strategis untuk mempercepat langkah penanganan COVID-19.

Mengacu pada UU TNI, TNI menyelenggarakan tugas pokok Operasi Militer Selain Perang, termasuk membantu pemerintah dalam mengatasi akibat bencana alam. Sedangkan dalam UU Polri, tugas pokok Polri untuk melindungi keselamatan jiwa raga, harta benda, masyarakat, dan lingkungan hidup dari gangguan ketertiban dan/atau bencana termasuk memberikan bantuan dan pertolongan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

"Secara hukum, keterlibatan TNI dan Polri tidak menyalahi aturan," tegas Dini Purwono.

Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa. ANTARA/tniad.mild.id
Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Andika Perkasa. ANTARA/tniad.mild.id

Aksi kedua jenderal tersebut dalam penanganan COVID-19 sudah mulai terlihat.

Wakil Ketua Pelaksana I Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Jenderal Andika Perkasa melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait guna melakukan sosialisasi Hasil Uji Klinis Fase 3 membandingkan efikasi dan keamanan kombinasi baru obat dengan obat standar pada pasien COVID-19 yang dirawat di rumah sakit tanpa ventilator.

Jenderal Andika menjelaskan, obat untuk pasien COVID-19 ini adalah kombinasi obat yang dikembangkan berdasarkan kinerja gabungan Universitas Airlangga, TNI AD dan BIN.

"Pencapaian hingga pada titik ditemukannya kombinasi obat yang baru ini telah berproses panjang sejak Bulan Maret 2020, serta sudah melalui tahapan uji klinis sebagaimana dipersyaratkan," jelas Andika.

Ia mengatakan, harapan terhadap penemuan ini adalah mempercepat penyembuhan pasien COVID-19, memutus mata rantai penularan dan penyebaran COVID-19.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono menambahkan, kombinasi obat ini juga diharapkan mampu menghemat biaya perawatan, mendorong ekonomi bergulir kembali, serta yang utama menurunkan kepanikan dan kecemasan masyarakat.

"Sehingga muncul optimiste dan kepercayaan masyarakat bahwa bangsa Indonesia bangkit dan berproses pulih dari COVID-19," pungkas Gatot.

Baca Juga:

KSAD Pimpin Komite Penanganan COVID, Tentara Disiplinkan Warga

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo meneken Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pembentukan Komite untuk Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan COVID-19 (PCPEN).

Berdasarkan perpres tersebut, Komite PCPEN memiliki tugas menyusun rekomendasi kebijakan strategis kepada Presiden demi mempercepat penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia serta pemulihan ekonomi.

Dalam susunan Komite PCPEN, diketuai Erick Thohir, Wakil Ketua Pelaksana Jenderal TNI Andika Prakasa ,Wakil Ketua Pelaksana II Komjen Gatot Eddy Pramono dan sebagai anggota ditunjuk Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Feri Wibisono, Deputi BPKP Salamat Simanullang, dan Dirjen Kominfo Ismail M.T., dan Deputi LKPP Sarah Sadiqa. (Knu)

Baca Juga:

Kasus Positif COVID-19 Nasional Bertambah 2.081 Jiwa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penjual Senjata ke Penyerang Mabes Polri Napiter Jalin Jantho
Indonesia
Penjual Senjata ke Penyerang Mabes Polri Napiter Jalin Jantho

ZA membeli airgun dari Muchsin Kamal secara daring

Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Jadi Relawan Uji Klinis, Ridwan Kamil Tidak Bakal Disuntik Vaksin COVID-19

Provinsi Jabar sendiri mendapat alokasi 97.080 dosis yang terbagi dalam dua tahap distribusi. Tahap I sebanyak 38.400 dosis. Sementara Tahap II sebanyak 58.680 dosis.

Polisi Siapkan 10 Iso Tank Antisipasi Kelangkaan Oksigen
Indonesia
Polisi Siapkan 10 Iso Tank Antisipasi Kelangkaan Oksigen

pada bulan Juli lalu, angka COVID-19 tinggi. Hingga berdampak kepada kenaikan BOR rumah sakit sampai dengan 90 persen.

Soal Posisi Wamenpan RB, Tjahjo Sebut Jokowi Tahu Urgensinya
Indonesia
Soal Posisi Wamenpan RB, Tjahjo Sebut Jokowi Tahu Urgensinya

Tjahjo Kumolo meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mempertimbangkan urgensi dalam membuat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 47 Tahun 2021.

DPRD dan Pemprov DKI Sepakati RPJMD 2020-2022
Indonesia
DPRD dan Pemprov DKI Sepakati RPJMD 2020-2022

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyepakati penyesuaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)

Jadi Mensos, Risma Fokus Perbaiki Data Bansos
Indonesia
Jadi Mensos, Risma Fokus Perbaiki Data Bansos

Tri Rismaharini (Risma) mengaku kaget dipilih menjadi Menteri Sosial (Mensos).

Menteri Nadiem Beberkan Soal Pandemi Kekerasan Seksual di Kampus
Indonesia
Menteri Nadiem Beberkan Soal Pandemi Kekerasan Seksual di Kampus

Mendikbudristek mengeluarkan data survei yang menyebutkan sebanyak 77 persen dosen menyatakan kekerasan seksual pernah terjadi di kampus.

Seluruh Wilayah DKI Diprediksi Cerah Berawan
Indonesia
Seluruh Wilayah DKI Diprediksi Cerah Berawan

Hanya wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan diperkirakan hujan ringan

Untuk Sementara, Sirkuit Formula E Jakarta Tetap di Monas
Indonesia
Untuk Sementara, Sirkuit Formula E Jakarta Tetap di Monas

Nanti ada panitia dengan penyelenggara dengan pihak Formula E yang mengerti tempat terbaik

Pimpinan KPK Sebut Pernyataan Arteria Dahlan Bertentangan dengan UU
Indonesia
Pimpinan KPK Sebut Pernyataan Arteria Dahlan Bertentangan dengan UU

Pernyataan Arteria Dahlan disebut bertentangan dengan Pasal 11 UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK.