Starter Pack Mahasiswa Tangguh yang Kuliah Sambil Kerja Pekerja x Mahasiswa Starter Pack. (Foto Ist)

"KEJARLAH ilmu setinggi-tingginya", mungkin jadi peribahasa kuncian banyak orang untuk meneruskan pendidikan meski usia tak lagi muda, dan sudah bekerja. Selagi ada waktu dan kemampuan, tidak ada salahnya mengembangkan diri dengan cara melanjutkan studi di perguruan tinggi.

Kuliah sambil bekerja tidak mudah. Masalah terbesar sudah pasti membagi waktu. Jika jadwal di kedua tempat berubah mendadak tentu akan jadi bencana. Tak heran bila orang bekerja sambil kuliah selalu ingin memastikan semua jadwal terkonfirmasi pasti. Kalau berubah pun lebih baik tidak mendadak.

Ada gambaran unik mahasiswa sambil bekerja. Selain tangguh karena harus membagi fokus di dua tempat dalam kala bersamaan, juga harus mengorbankan momen-momen terbaik di kampus nan tak bisa diraih karena harus buru-buru pergi ke tempat kerja.

Ia tak bisa lama-lama nongkrong di kampus. Padahal kenangan terbaik di kampus, enggak cuma buku, tapi pesta dan cinta kalau kata Soe Hok Gie.

Masing-masing mahasiswa nyambi kerja memang punya alasan masing-masing, seperti ingin kejar tayang, menghemat waktu, atau paling banyak berkait masalah finansial. Di kampus, Mahasiswa X Pekerja tampil ikonik dengan segala polahnya. Bagaimana starter pack para Mahasiwa x Pekerja paling relate banget!

Baca juga:

'First Timer' ke Bali Starter Pack - MerahPutih

1. Buku tebal dan alat tulis di bagasi

Buku-buku kuliah selalu siap di kendaraan. (Foto MP)
Buku-buku kuliah selalu siap di kendaraan. (Foto Ist)

Biasanya, jam kelas kuliah sore sering mepet dengan jam pulang kantor. Alhasil, kamu harus membawa buku-buku tebal di bagasi mobil/motor untuk berjaga-jaga. Buku cetak digunakan di perkuliahan pun berbeda dengan ketika kuliah S-1. Biasanya, buku tebalnya sampai 3-4 cm. Tiap mata kuliah pun menggunakan buku lebih dari satu dengan tebal segitu. Biasanya, para pekerja sekaligus mahasiswa ini juga memiliki alat tulis lengkap di kendaraan mereka mulai dari pulpen, penggaris, tip-ex, sampai buku tulis. Semuanya harus compact.

2. Wireless earphone / headset

Earphone agar bisa meeting atau kelas online di mana saja. (Foto The NY Times)
Earphone agar bisa meeting atau kelas online di mana saja. (Foto The NY Times)

Di tengah pandemi, sebagian besar perkuliahan masih diadakan secara online. Maka dari itu, biasanya mereka pasti sudah menyiapkan wireless earphone untuk meeting atau kelas online baik melalui Zoom, Microsoft Teams, atau Google Meets.

Bahkan, acap mengikuti kelas daring sambil perjalanan pulang. Biasanya, dosen pun memahami situasi mahasiswa juga sambil bekerja dan memaklumi meeting tanpa harus on camera. Meski begitu, biasanya kami tetap harus fokus mendengarkan melalui earphone secara fokus dan seksama.

Baca juga:

Starter Pack Acek-Acek Ngopi di Kopi Johny

3. Kuota berlimpah

Tethering ponsel sering menjadi jalan ninja jika tidak ada Wi-Fi. (Foto Macworld)
Tethering ponsel sering menjadi jalan ninja jika tidak ada Wi-Fi. (Foto Macworld)

Selain kelas, biasanya tugas kuliah berlimpah tidak cukup untuk dikerjakan ketika pulang kerja saja. Di sela-sela makan siang atau ketika lagi nganggur di kantor, terkadang mereka juga nugas di mana pun dan kapan pun menggunakan laptop kesayangan.

Tidak semua tempat menyediakan koneksi internet, sedangkan paper 10,000 kata harus dikumpul dua hari lagi masih belum tuntas. Alhasil, harus ada bantuan personal hotspot dari ponsel pintarmu untuk mendukung riset dan bacaan lainnya agar tugas bisa terselesaikan dengan baik.

4. Tas besar hadiah beli laptop

Tas ransel bonusan beli laptop biasanya muat banyak, kokoh, dan tahan lama. (Foto czortox)
Tas ransel bonusan beli laptop biasanya muat banyak, kokoh, dan tahan lama. (Foto czortox)

Tidak hanya koneksi internet, ada juga hardware harus selalu dibawa, seperti charger laptop, charger handphone, mouse, mouse pad, dan sebagainya. Demi menampung segala macam barang tersebut, tas ransel besar diperoleh dari membeli laptop pun sering menjadi pilihan.

Pada masa kuliah dan kerja tatap muka, biasanya para pekerja juga sudah memakai outfit rapi mulai dari kemeja, celana bahan, sepatu pantofel, atau rok selutut dan sepatu hak. Bagi pria, rambutnya sudah klimis dan disisir ke belakang, dan para perempuan juga sudah mencatok atau malah bawa catokan portable untuk catok di WC. Sedangkan, anak-anak hanya berkuliah biasanya memiliki outfit lebih santai dan jarang membawa tas besar.

5. Tas make-up

Make up pouch. (Foto Pinterest/mochithings.com)
Make up pouch. (Foto Pinterest/mochithings.com)

Bagi para perempuan kuliah sambil bekerja, mungkin riasan digunakan akan terlihat lebih dewasa dan berbeda dengan anak kampus lainnya biasanya hanya menggunakan riasan natural. Namun, jangan julid dulu! Biasanya, riasan lengkap tersebut memang sekalian untuk bekerja. Bagi beberapa pekerjaan, tampil dengan pakaian formal dan menggunakan riasan menjadi salah satu cara agar terlihat lebih segar dan profesional.

Ada juga tidak sempat menggunakan riasan di rumah, akhirnya membawa tas riasan mereka agar bisa touch up di mana saja dan kapan saja.

6. Kotak makan dan botol minum

Bawa bekal lebih irit dan praktis. (Foto- pixabay/tasteofhome)
Bawa bekal lebih irit dan praktis. (Foto- pixabay/tasteofhome)

Selain berisikan peralatan elektronik, tas ransel besar juga bisa diisi dengan bekal makanan dan botol minum. Selain ramah lingkungan dan praktis, hal tersebut merupakan salah satu cara untuk menghemat uang dan waktu. Sisa waktu istirahat jadi bisa digunakan untuk bekerja atau nugas.

Kecenderung sibuk, biasanya orang merangkap kerja dan kuliah terlihat individualis dan jarang bersosialisasi dengan teman-teman kuliah lainnya. Saat kerja kelompok pun harus mencari waktu tepat dan biasanya mereka cenderung memanfaatkan waktu dengan baik karena lebih sibuk.

Tidak hanya bagi teman kampus maupun kerja, biasanya si mahasiswa x pekerja ini juga sering dibilang sombong oleh teman-teman dekatnya karena paling jarang nongkrong. (SHN)

Baca juga:

Starter Pack Orang Indonesia Salah Kostum ke Pantai - MerahPutih

Penulis : annehs annehs
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Perlu Rumit untuk Memahami Blockchain
Fun
Tak Perlu Rumit untuk Memahami Blockchain

Pada dasarnya blockchain merupakan sebuah bank data yang terhubung dengan kriptografi.

Miss USA 2019 Cheslie Kryst Meninggal Dunia
ShowBiz
Miss USA 2019 Cheslie Kryst Meninggal Dunia

New York Police Department mengonfirmasi Kryst bunuh diri.

Mengapa Daging Kambing Sering Dikaitkan dengan Kolesterol?
Fun
Mengapa Daging Kambing Sering Dikaitkan dengan Kolesterol?

Daging kambing bisa meningkatkan kolesterol jika dikonsumsi berlebihan.

'Escape the Undertaker' Film Interaktif WWE untuk Menyambut Halloween
ShowBiz
'Escape the Undertaker' Film Interaktif WWE untuk Menyambut Halloween

Kolaborasi Netflix dan WWE ini menjadi salah satu judul film horor paling menarik dalam sejarah.

Musuh Lama akan Kembali di 'Spider-Man: No Way Home'
ShowBiz
Musuh Lama akan Kembali di 'Spider-Man: No Way Home'

Akan hadir beberapa karakter familiar di Spider-Man: No Way Home.

COE Indonesia 2021 Menguntungkan Petani Kopi
Fun
COE Indonesia 2021 Menguntungkan Petani Kopi

Cup of Excellence Indonesia 2021 mengangkat nama kopi Indonesia ke kancah internasional.

Suplemen Vitamin D dan Minyak Ikan dapat Kurangi Risiko Autoimun pada Lansia
Fun
Piala Citra Festival Film Indonesia Sempat Berubah-Ubah, Mengapa?
Indonesiaku
Piala Citra Festival Film Indonesia Sempat Berubah-Ubah, Mengapa?

Perubahan bentuk awal Piala Citra tahun 2014 dianggap sebagai simbol kembalinya penyelenggaraan FFI kepada semangat awal

Mengintip Manfaat Minuman 'Grass Jelly and Fresh Milk' untuk Kesehatan
Fun
Mengintip Manfaat Minuman 'Grass Jelly and Fresh Milk' untuk Kesehatan

Menu ini sering jadi andalan di gerai-gerai minuman.

Anak Muda Jangan Sampai Dikendalikan Media Sosial
Fun
Anak Muda Jangan Sampai Dikendalikan Media Sosial

Generasi muda menjadi yang paling banyak menggunakan media sosial.