Teman-temannya Berguguran, KPU: Kami Sedih Ilustrasi: Petugas KPPS (Antara / Widodo S Jusuf)

Merahputih.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengucapkan turut berduka cita atas banyaknya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur saat bertugas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019.

Berdasarkan data yang dihimpun KPU RI pada Minggu (21/4) kemarin malam sebanyak 54 petugas KPPS meninggal dunia dan 32 orang dikabarkan mengalami sakit di sejumlah daerah Indonesia.

"Kami Sedih sekali melihat Teman-teman kami berguguran. Mereka pahlawan pemilu Indonesia 2019," ujar Komisioner KPU, Viryan Aziz saat dikonfirmasi, Senin (22/4).

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mengenakan pakaian adat tradisional di Tempat Pemilihan Suara (TPS) 025 di perumahan Cornelia Residence, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten, Rabu, (17/4/2019)

Menurut dia, data korban masih kemungkinan akan berubah. Sebab, lanjut dia, pihaknya baru saja menerima laporan kembali pada Senin (22/4) pagi ini.

"Sangat mungkin masih bertambah. Karena sekarang rekap suara dikecamatan sedang berlangsung, KPPS, PPS dan PPK terus merekap suara," tutur dia.

Viryan pun berharap ada layanan kesehatan gratis dari Kementerian Kesehatan RI dan Pemerintah Daerah di setiap kecamatan untuk memberi layanan kesehatan bagi petugas penyelenggara pemilu.

"Baik KPPS, PPS, PPK, dan pengawas TPS, PPL dan Panwascam hingga para saksi dari peserta pemilu," tutur dia. (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH