Teliti Terapi Pengencer Darah Pasien COVID-19, IDI Dapat Dukungan TNI-AD dan BIN Ilmuwan meneliti kandidat vaksin COVID-19 di Universitas Pittsburgh, Pittsburgh, Pennsylvania. (ANTARA FOTO/UPMC/Handout via REUTERS/wsj.)

Merahputih.com - Tim Peneliti Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang melakukan penelitian terapi pengencer darah pasien COVID-19 mendapat dukungan dari TNI AD bersama Universitas Airlangga dan Badan Intelijen Negara.

TNI AD dan BIN beserta dr Purwati dari Unair akan mengakomodasi segala kebutuhan yang diperlukan dalam penelitian terhadap pasien yang dirawat di Rumah Sakit TNI AD (RSAD) sebagai sampel penelitian.

"Kami, yang jelas punya 68 (unit RSAD) seluruh Indonesia, tapi mungkin fokus dulu di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Itu sudah banyak banget RS-nya," kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa dalam keterangannya, Rabu (9/9).

Baca Juga:

Kembali Dibuka, Bioskop di Tiongkok Raup Pendapatan Rp2 Triliun

Andika mengatakan tujuan dukungan penelitian itu adalah untuk menurunkan angka kematian pasien akibat COVID-19 sekaligus mempercepat penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia.

Sebab, jika penelitian terapi pengencer darah yang dilakukan IDI berhasil, akan dapat menurunkan angka kematian pasien akibat COVID-19 yang disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah, sehingga menghapuskan stigma COVID-19 menyebabkan kematian.

“Sudah banyak jurnal, terutama pasien yang sudah meninggal kemudian dilakukan autopsi, ternyata didapatkan kematiannya adanya sumbatan di pembuluh darah. Pembuluh darah di paru, di otak, dan organ lainnya. Namun persentase masuknya COVID-19 itu 80 persen ada di paru, 20 persen masuknya di organ lain, ginjal, hati, pembuluh darah di seluruh tubuh,” kata anggota IDI dan tim peneliti terapi tersebut dr Prasetyo Widhi Buwono.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers di Mabesad, Jakarta, Rabu (24/6). ANTARA/Syaiful Hakim

Prasetyo menambahkan, pembekuan darah disebabkan virus SARS-COV-2 akan menimbulkan reaksi pelepasan zat yang dapat merusak bagian dari pembuluh darah dan mempengaruhi bahan-bahan yang mengontrol normalnya pembekuan darah.

"Sehingga darah penderita COVID-19 cenderung menjadi lebih kental, lebih mudah membeku dan pembuluh darahnya jadi mudah tersumbat," kata dia.

Terapi obat pengencer darah itu akan diberikan kepada pasien dengan derajat ringan dengan memeriksa terlebih dahulu kadar kekentalan darah di dalam tubuh pasien atau pasien derajat sedang yang sudah terinfeksi paru-parunya.

Baca Juga:

Belgia Izinkan Suporter Nonton di Stadion Mulai 11 September

Terapi itu dilakukan untuk memudahkan pemberian obat COVID-19 untuk tersebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

“Pemberian terapi itu dilakukan dengan disuntikkan ke tubuh pasien, kemudian kita pantau selama dua hari, apakah ada perkembangan atau pemburukan. Diharapkan jika terapi ini berjalan, pasien akan memiliki antibodi,” ujar Prasetyo. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Minta Pemerintah Bikin Protokol Kesehatan Lebih Detail
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Bikin Protokol Kesehatan Lebih Detail

Kepatuhan masyarakat terhadap protokol yang dibuat dibangun secara ketat dan disiplin

Kadinkes DKI Akui Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Turun
Indonesia
Kadinkes DKI Akui Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Turun

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menjelaskan alasan jumlah kasus positif harian di ibu kota mengalami penurunan dan tidak tinggi seperti beberapa waktu lalu.

Wuhan Mulai Perlonggar Akses Keluar-Masuk
Dunia
Wuhan Mulai Perlonggar Akses Keluar-Masuk

Penduduk setempat hanya perlu menunjukkan kartu keterangan sehat melalui ponsel berikut dokumen pengesahan dari atasan mereka di kantor.

AHY Bilang Bapaknya Setuju KLB Demokrat Hoaks
Indonesia
AHY Bilang Bapaknya Setuju KLB Demokrat Hoaks

SBY mengirimkan dukungan tersebut melalui surat tanggal 5 Januari 2021

Polresta Surakarta tidak Berikan Izin Salat Idul Fitri di Lapangan dan Jalan Raya
Indonesia
Polresta Surakarta tidak Berikan Izin Salat Idul Fitri di Lapangan dan Jalan Raya

"MUI telah mengeluarkan tata cara pelaksanaan Salat Id di tengah pandemi. Kami meminta masyarakat Solo mengikuti panduan itu," kata dia.

Peringatan HPN 2021, Gibran Ajak Wartawan Solo Sebarkan Virus Optimisme
Indonesia
Peringatan HPN 2021, Gibran Ajak Wartawan Solo Sebarkan Virus Optimisme

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Solo diperingati secara sederhana di Monumen Pers, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/2).

Mantan Mensos Juliari Buka Suara Soal Keterlibatan Gibran di Kasus Suap Bansos
Indonesia
Mantan Mensos Juliari Buka Suara Soal Keterlibatan Gibran di Kasus Suap Bansos

Menurut Juliari, informasi keterlibatan Gibran dalam kasus tersebut tidak benar. Hal itu disampaikan Juliari usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan suap pengadaan bansos.

Pilkada Klaten, 40 Anggota KPPS Terpapar COVID-19
Indonesia
Pilkada Klaten, 40 Anggota KPPS Terpapar COVID-19

Sebanyak 40 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terapar COVID-19.

Diganggu Pelaku Kejahatan Selama COVID-19? Ini Sejumlah Hotline yang Disediakan Polda Metro
Indonesia
Diganggu Pelaku Kejahatan Selama COVID-19? Ini Sejumlah Hotline yang Disediakan Polda Metro

Warga diharapkan bisa berpartisipasi memberitahu polisi daerah mana saja yang rawan kejahatan.

Pilkada Saat Pandemi Dinilai Lebih Menyeramkan Ketimbang Isu Musiman Kebangkitan PKI
Indonesia
Pilkada Saat Pandemi Dinilai Lebih Menyeramkan Ketimbang Isu Musiman Kebangkitan PKI

Isu PKI yang kerap muncul setiap tahun hanya menjadi komoditas politik jualan momentum yang sudah basi