Teknologi
Ungkap si Pembohong dengan Teknologi Pelacak Gerakan Otot Mengenal teknologi pelacak kebohongan (Foto: x-trodes)

BANYAK orang yang melakukan berbagai kebohongan dalam berbagai hal. Terlebih sulit untuk mendeteksi dan mengetahui apakah seseorang berbohong atau tidak.

Namun, kini ada sebuah alat pelacakan kebohongan seseorang. Tim peneliti Israel mengklaim mereka telah menemukan sesuatu yang sangat tak terduga sebelumnya.

Baca Juga:

Menggunakan Ponsel Aman Sambil Berjalan dengan Teknologi 'Mata Ketiga'

Dengan menggunakan stiker yang dicetak pada permukaan lembut, mengandung elektroda yang memantau serta mengukur aktivitas otot dan saraf, mereka bisa mendeteksi kebohongan.

Sebuah tim peneliti yang dipimpin Prof Dino Levy dari Universitas Tel Aviv menemukan beberapa orang tanpa sadar mengaktifkan otot di pipi dan alis mereka ketika mereka berbohong.

Sebelumnya, tidak ada sensor yang bisa mengukur kontraksi otot halus, tapi temuan Prof Yeal Haneiun yang inovatif dan dijual perusahaan Israel X-trodes ini terbukti cukup sensitif.

Teknologi Pelacak Gerakan Otot, Bisa Ungkap Si 'Pembohong'(Foto: pixabay/tauvod)

Pada pengujian alat tersebut menunjukan, bahwa tingkat keberhasilannya 73 persen dari identifikasi kehobongan. Angka tersebut lebih baik dari pada teknologi yang sudah ada sebelumnya.

"Banyak penelitian menunjukkan bahwa hampir tidak mungkin bagi kita untuk mengetahui kapan seseorang berbohong kepada kita. Bahkan para ahli, seperti interogator polisi, hanya melakukan sedikit lebih baik daripada kita," kata Prof. Levy seperti yang dikutip dari laman odditycentral.

Lebih lanjut, Prof Levy menuturkan, bahwa detektor kehobongan yang ada sangat tidak bisa diandalkan, sehingga hasilnya tak bisa diterima sebagai bukti di pengadilan. Hal itu lantaran hampir semua orang bisa mempelajari cara mengontrol denyut nadi mereka, dan menipu mesin.

Hal tersebut bisa berakibat adanya kebutuhan besar untuk teknologi pengidentifikasi penipuan yang lebih akurat.

Otot-otot wajah akan berkerut ketika kamu berbohong. Nantinya, tim Prof Levy menempelkan stiker baru ke bagian pipi dan alias, kemudian membuat mereka duduk berhadapan seraya mengucapkan rangkaian kata, beberapa benar dan beberapa salah.

Adapun salah satu dari mereka tentu memiliki headphone, dan harus mengulangi kata-kata yang diucapkan pada mereka, meski terkadang mereka harus berbohong.

Baca Juga:

Deretan Teknologi Anti Banjir di Sejumlah Negara

Kemudian, orang yang duduk di sisi lain, memiliki tugas yang sulit untuk mengetahui kapan mereka dibohongi. Pada titik tertentu, mereka berganti peran.

Para peserta penelitian, mengalami kesulitan untuk mendeteksi kebohongan pasangan mereka, setidaknya dengan signifikansi statistik. Pada alat tersebut, sinyal listrik disampaikan oleh elektroda yang menempel pada wajah, sementara di sisi lain, berhasil menangkap kebohongan pada tingkat 73 persen, lebih baik dari teknologi yang ada sebelumnya.

Pada penelitian tersebut, Prof Levy menjelaskan, bahwa pihaknya memiliki keuntungan apa yang didengar peserta lewat headset.

Karena itu juga, kamu bisa mengetauhi mereka berhobong atau tidak. "Jadi dengan menggunakan teknik pembelajara mesin canggih, kami melatih program kami untuk mengidentifikasi kebohongan dengan sinyal [elektromiografi] EMG yang berasal dari elektroda.

Saat ini tim peneliti untuk menghilangkan elektroda dan melatih algoritma AI untuk mendeteksi kontraksi otot halus, dengan yang menganalisis rekaman kamera resolusi tinggi.

Setelah tingkat deteksi kebohongan cukup, teknologi bisa digunakan dalam interogasi polisi, di bandara, hingga interview kerja online. (Ryn)

Baca Juga:

Tren Teknologi Jaringan Perlu Diantisipasi di 2021

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BLACKPINK Masuk Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Industri Musik
ShowBiz
BLACKPINK Masuk Daftar Perempuan Paling Berpengaruh di Industri Musik

Menjadi satu-satunya perwakilan dari Korea Selatan, bahkan Asia, empat musisi tersebut buktikan eksistensinya di dunia musik.

Fariz RM dan Adri Kumara Rilis Mini Album Kolaborasi
ShowBiz
Fariz RM dan Adri Kumara Rilis Mini Album Kolaborasi

Musisi senior Fariz RM, dikabarkan berkolaborasi dengan Adri Kumara.

Milky Chance Rilis Mixtape Pemanasan Jelang Tur Amerika
ShowBiz
Milky Chance Rilis Mixtape Pemanasan Jelang Tur Amerika

Mixtape bertajuk Trip Tape ini berisi lagu-lagu yang awalnya ditampilkan sebagai soundtrack seri Milky Chance’s Road Tripping Road.

Di Balik Gaya Busana Michelle Obama saat Pelantikan Biden-Harris
ShowBiz
Di Balik Gaya Busana Michelle Obama saat Pelantikan Biden-Harris

Aspek terpenting dari penampilan Michelle ialah dirinya sendiri.

Indonesia Siap Gelar Ratusan Kompetisi Balap di 2021
Hiburan & Gaya Hidup
Indonesia Siap Gelar Ratusan Kompetisi Balap di 2021

Meliputi 50 kejuaraan balap motor dan 56 kejuaraan balap mobil tingkat nasional serta 2 putaran MXGP.

Menilik Kolaborasi 'The King's Man' dengan Rumah Mode Asal Indonesia
ShowBiz
Menilik Kolaborasi 'The King's Man' dengan Rumah Mode Asal Indonesia

Film Hollywood kerja sama dengan rumah desainer Indonesia.

Mei, BTS bakal Rilis Album Baru
ShowBiz
Mei, BTS bakal Rilis Album Baru

Detail album terbaru akan diumumkan setelah tanggal dikonfirmasi.

Ini 3 Cara Membersihkan Sedotan Reusable Agar Tetap Higienis
Fun
Ini 3 Cara Membersihkan Sedotan Reusable Agar Tetap Higienis

Perhatikan bahan sedotan telebih dahulu

Rekomedasi 5 Ponsel 5G Terbaik Saat Ini
Fun
Rekomedasi 5 Ponsel 5G Terbaik Saat Ini

Ponsel-ponsel ini cocok dengan teknologi 5G.

Mengenal Queen Bee Syndrome dan Cara Mencegahnya
Fun
Mengenal Queen Bee Syndrome dan Cara Mencegahnya

Bisa jadi kamu adalah seorang queen bee.