Tekan Penularan Corona, Pemprov DKI Minta Pimpinan Perusahaan Pekerjakan Pegawainya dari Rumah Kantor Dinas Kebersihan DKI Jakarta saat dibersihkan dengan disinfektan. (Foto: Instagram@dinkesdki)

MerahPutih.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansah mengimbau kepada para pimpinan perusahaan di ibu kota agar mengambil langkah pencegahan penularan COVID-19 dengan memberlakukan kebijakan bekerja dari rumah.

Mengingat hingga kini, pasien terinfeksi corona yang meninggal mencapai 19 orang dengan jumlah terbesar berada di DKI, yakni 12 orang. Dan ada 227 pasien yang positif corona tersebar di Indonesia.

Baca Juga:

Begini Nasib 71 Staf Medis Asal Depok yang Sempat Kontak dengan Pasien 01 dan 02

Lebih lanjut, terdapat tiga kategori langkah pencegahan yang bisa dilakukan. Pertama, perusahaan untuk sementara waktu dapat menghentikan seluruh kegiatan usahanya.

"Kedua, perusahaan untuk sementara waktu dapat mengurangi sebagian kegiatan usahanya (sebagian karyawan waktu dan fasilitas operasional). Ketiga, perusahaan yang tidak dapat menghentikan kegiatan usahanya karena bidang usahanya berhubungan dengan pelayanan kesehatan, kebutuhan bahan bahan pokok, dan BBM," kata Andri Yansah di Jakarta Rabu (18/3).

Kantor Dinas Kebersihan DKI Jakarta saat dibersihkan dengan disinfektan. (Foto: Instagram@dinkesdki)
Kantor Dinas Kebersihan DKI Jakarta saat dibersihkan dengan disinfektan. (Foto: Instagram@dinkesdki)

Andri menyampaikan, ada sejumlah perusahaan dan instansi di DKI yang telah menerapkan kebijakan kerja dari rumah atau work from home.

Menurut dia, kebijakan itu sesuai dengan surat edaran yang diterbitkan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta Nomor 14/SE/2020 tentang Himbauan Bekerja di Rumah.

Aturan ini juga menindaklanjuti Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi COVID-19.

Baca Juga:

Begini Cara Kerja Thermo Gun, Si Tembakan Pengukur Suhu

Adapun ada sejumlah perusahaan dan instansi yang sudah menerapkan kebijakan kerja dari rumah sebagai berikut:

1. KemenPAN-RB

2. Kemenhan

3. Kemenkominfo

4. Kementerian BUMN

5. Bank Indonesia

6. Unilever

7. Kantor Pusat Gojek

8. Kantor Grab Indonesia

9. Mensa Group

10. Hotel Oasis Amir

11. Tokopedia

12. Kumparan

13. Idenya Flux

14. Indosat

15. Ruangguru Headquarters

16. GoFIT

17. PwC Indonesia

18. OY Indonesia

19. Style Theory

20. WikiDPR.org

21. OLRANGE (Digital Agency)

22. RHRC Production dan Autonetcare

23. Vancom

24. Paper.Id (PT Pakar Digital Global)

25. Edelman Indonesia

26. Orami

27. ENI Indonesia

28. Hukumonline

29. PT Roche

30. PT Bayer

31. PT Astellas Pharma Indonesia

32. PT Astra (kantor pusat)

33. PT Tata Motors Distribusi Indonesia

34. PT Pasaraya

35. PT Lion Superindo

36. PT Johnson & Johnson Indonesia

37. PT BMW Indonesia (Jakarta)

38. PT HM Sampoerna Tbk

39. PT Bank DBS Indonesia

40. PT Qiscus Tekno Indonesia

41. Coca Cola Indonesia

42. Danone Indonesia.

Andri menegaskan, Pemprov DKI melalui Dinas Kesehatan (Diskes) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik untuk membantu penanganan penyebaran virus mematikan yang berasal dari Wuhan Tiongkok itu. (Asp)

Baca Juga:

11 Orang Sembuh, Pemerintah Targetkan April Pandemi Corona Dapat Dikendalikan


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH