Tax Amnesty Jilid 2, Prima: Negara Seolah Mau Berunding Sama Maling Ilustrasi (Foto: Unsplash/Sharon McCutcheon)

MerahPutih.com - Tax Amnesty sejatinya adalah pengampunan terhadap kriminal pajak. Orang kaya yang harusnya membayar pajak sesuai dengan aturan, tapi oleh Tax Amnesty diberi kelonggaran. Padahal sifat pungutan pajak itu memaksa, tak ada toleransi.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Alif Kamal, menanggapi wacana pemerintah untuk kembali melaksanakan Tax Amnesty jilid II.

Baca juga:

Luangkan Waktu untuk Beristirahat Biar Tetap Waras

“Sangat disayangkan negara mau memberi lagi pengampunan pajak jilid II. Logikanya negara seolah mau berunding sama maling,” kata Alif Kamal dalam keterangannya, Sabtu (22/5).

Sebelumnya Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengatakan Presiden Jokowi akan melaksanakan Tax Amnesty Jilid II yang akan dimasukan dalam revisi UU Ketentuan Umum Perpajakan (KUP) & Tata Cara Perpajakan. Dalam revisi itu ada poin soal pengampunan pajak atau Tax Amnesty.

Pandemi Bikin Irit, Saldo Rekening Pun Enggak Rumit
Ilustrasi (Foto: Allef Vinicius)

Menurut Alif Kamal, rencana pemerintah ini sungguh mencederai rasa keadilan masyarakat bawah. Apalagi, di saat yang sama, pemerintah memberlakukan aturan pungutan pajak terkait transaksi antar bank.

"Kita ngecek saldo kita di bank lain dikenakan biaya Rp 2.500 & tarik tunai dipajakin Rp. 5000. Prinsip keadilan oleh pemerintah ke rakyatnya ini mana kalau aturannya seperti ini," ujar Alif Kamal.

Baca juga:

Sekut Nongkrong di Masa Pandemi, Waraskah?

Alif Kamal menduga rencana yang akan dilakukan oleh pemerintah tersebut untuk menutupi kas negara yang sekarang kosong melompong.

“Sudahlah, mending pemerintah ini jujur aja kalau kas negara sudah habis dan tidak bisa berbuat banyak. Mending jujur aja sama rakyatnya, bahwa kami sudah tidak mampu menjalankan pemerintahan,” tutup dia. (Pon)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Yakin Pembangunan Sirkuit Formula E Rampung Tepat Waktu
Indonesia
Wagub DKI Yakin Pembangunan Sirkuit Formula E Rampung Tepat Waktu

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menyakini lintasan Formula E yang akan dibangun di Ancol akan selesai tepat waktu.

Kelola Blok Rokan, Pertamina Diminta Bentuk Manajemen Andal
Indonesia
Kelola Blok Rokan, Pertamina Diminta Bentuk Manajemen Andal

Karena itu, Mulyanto berharap aksi korporasi ini diikuti dengan pembentukan manajemen yang andal. Apalagi Dirut PHR ini bukan orang dalam Pertamina.

DPR Desak Pemerintah Jelaskan soal FIR dengan Singapura
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Jelaskan soal FIR dengan Singapura

Anggota Komisi 1 DPR RI dari Fraksi PKS, Sukamta mendesak pemerintah untuk bersikap transparan menjelaskan detail isi kesepakatan yang telah ditandatangani.

Target Penerimaan Pajak Yang Tinggi Bisa Gerus Daya Beli Warga
Indonesia
Target Penerimaan Pajak Yang Tinggi Bisa Gerus Daya Beli Warga

Target penerimaan perpajakan tahun 2022 yang tumbuh 4,3 persen dibandingkan target dalam APBN 2021 relatif moderat dan tidak mustahil untuk dicapai

Kapal Perang AS Transit di Selat Taiwan Setelah Tiongkok Latihan Militer
Dunia
Kapal Perang AS Transit di Selat Taiwan Setelah Tiongkok Latihan Militer

Pergerakan AS tersebut tak lama setelah Tiongkok melakukan latihan perang di dekat pulau itu.

Tujuh Fraksi Resmi Laporkan Ketua DPRD ke BK
Indonesia
Tujuh Fraksi Resmi Laporkan Ketua DPRD ke BK

Tujuh Fraksi bersama 4 Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta resmi melaporkan pimpinan Prasetyo Edi Marsudi ke Badan Kehormatan (BK).

BOR RS COVID-19 Jakarta Capai 56 Persen, Wagub DKI: Jangan Remehkan COVID-19
Indonesia
BOR RS COVID-19 Jakarta Capai 56 Persen, Wagub DKI: Jangan Remehkan COVID-19

Saat ini, BOR di rumah sakit rujukan COVID-19 sudah menyentuh 56 persen. Dari 4.361 yang tersedia, telah digunakan sebanyak 2.426 kasur.

Jokowi Jelaskan Pentingnya Memiliki Sertifikat Tanah
Indonesia
Jokowi Jelaskan Pentingnya Memiliki Sertifikat Tanah

Di Sumut ini banyak sekali yang namanya sengketa di sekitar Medan

Sebelum PON, Kasus COVID-19 di Papua Harus Turun
Indonesia
Sebelum PON, Kasus COVID-19 di Papua Harus Turun

Untuk capaian vaksinasi, per 2 September 2021, penyuntikan dosis pertama di Papua sebesar 18,03 persen (masih di bawah capaian nasional 31,32 persen).

Indonesia Kembali Kedatangan Jutaan Dosis Vaksin Pfizer Hibah Amerika
Indonesia
Indonesia Kembali Kedatangan Jutaan Dosis Vaksin Pfizer Hibah Amerika

Indonesia kembali kedatangan jutaan dosis vaksin jadi COVID-19 buatan Pfizer.