Taufiqurrahman Resmi Laporkan Rian Ernest ke Polda Metro Jaya Wakil Ketua DPW PSI Jakarta, Rian Ernes. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Ketua Fraksi Demokrat-PAN DPRD DKI Jakarta, Taufiqurrahman resmi melaporkan Wakil Ketua DPW PSI DKI Rian Ernest ke Polda Metro Jaya.

Rian dipolisikan setelah menyebut adanya politik uang dalam pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno. Laporan itu tertuang dalam nomor laporan polisi LP/4341/VII/2019/PMJ/Dit. Reskrimum tanggal 18 Juli 2019.

Baca Juga: PKS Tantang PSI Buktikan Adanya Politik Uang di Pemilihan Wagub DKI

Pasal yang dilaporkan ialah tentang pencemaran nama baik, fitnah atau menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran yang masuk ke dalam Pasal 310 ayat (1) KUHP atau Pasal 311 ayat (1) KUHP atau Pasal 14 ayat (1,2) UU nomor 1 tahun 1945 tentang peraturan hukum pidana.

Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest (Foto: Antaranews)
Wakil Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Rian Ernest (Foto: Antaranews)

"Laporan saya diterima hari ini oleh Polda Metro Jaya dan ke depan sama-sama saya pribadi berdoa agar proses laporan ini berjalan lancar dan hukum benar-benar ditegakkan," kata Taufiq kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (18/7).

Ia menyebut, membawa sejumlah bukti berupa keterangan terlapor kepada media dan bukti berupa video. Pelapor dalam hal ini ialah Taufiq sendiri dan terlapor Rian Ernest.

"Misalkan keterangan pers, kemudian cuplikan video ada yang kita bawa barbuknya," imbuhnya.

Baca Juga: Isu Politik Uang Pemilihan Wagub DKI, Gerindra Siap Beking PSI dengan Syarat

Taufik menyesalkan pernyataan Rian Ernest tersebut. Ia pun menyarankan agar Rian Ernest untuk melaporkan kepada lembaga penegak hukum jika mengetahui adanya politik uang, tidak dengan menyebar isu di media.

"Ada mekanisme pelaporan korupsi bisa melaporkan ke KPK, kepolisian atau ke kejaksaan terserah. Ada yang disebut whistle blower dan sebagainya. Saya nggak perlu ajarin terlapor karena dia sama-sama seperti saya, kita sama-sama sarjana hukum dari UI," katanya.

Tidak hanya itu, Taufik menilai pernyataan Rian Ernest itu berpotensi menimbulkan fitnah. "Saya anggota DPRD DKI saya punya konsituen tahun 2014 saya dapat suara sebanyak 9.890 suara itu harus saya pertanggungjawabkan," paparnya.

Diketahui, PSI sebelumnya menilai proses pemilihan Wagub DKI 'rawan'. PSI mengaku mendengar kabar adanya dugaan politik uang dalam pemilihan wagub pengganti Sandiaga Uno itu. (Knu)

Baca Juga: Rian Ernest Ogah Sebut Sosok Pembisik Politik Uang di DPRD Terkait Wagub DKI


Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH