Taufik Gerindra: Jangan Takut Sama Anies, Orang Enggak Punya Partai Mohamad Taufik (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik tak memungkiri jika elektabilitas Anies Baswedan bagus di mata masyarakat.

Meski begitu, sampai saat ini Anies tidak mempunyai partai. Sebab untuk bisa ikut kontestasi Pilpres, perlu kendaraan partai politik.

Baca Juga:

Komisi II Belum Terima Hasil Konsolidasi Kemendagri-KPU Soal Jadwal Pemilu

"Saya selalu mengatakan begini, jangan takut sama Anies. Keliru menurut saya kalau takut sama Anies," ucap M. Taufik di Jakarta, Sabtu (1/1).

Simulasi TPS. (Foto: Antara)
Simulasi TPS. (Foto: Antara)

Gerindra sendiri sudah mantap mendorong ketua umumnya, Prabowo Subiato di pemilihan presiden 2024. Taufik menegaskan jika partai Gerindra tidak gentar dengan Anies.

"Saya selalu bilang ngapain takut. Orang enggak punya partai. Tinggi elektabilitasnya betul, tapi untuk presiden itu harus diusung Parpol," cetusnya.

Baca Juga:

Jadwal Pemilu Berlarut-larut, Tendensi Kepentingan Pemerintah Dinilai Sangat Kuat

Taufik menganggap, akan sulit jika Anies maju tidak ada partai yang mengusungnya. Saat ini pun partai politik tengah menyaring kadernya yang bagus untuk bertarung dalam pemilihan presiden.

"Saya kira, Anies masuk juga dalam kategori calon pemimpin DKI. Presiden perlu kendaraan, kalau DKI dia aman," pungkasnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dituntut 6 Tahun Bui
Indonesia
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Dituntut 6 Tahun Bui

Jaksa KPK mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan

Empat Kriteria yang Harus Dimiliki Rais Aam PBNU Ala Ma'ruf Amin
Indonesia
Empat Kriteria yang Harus Dimiliki Rais Aam PBNU Ala Ma'ruf Amin

Rais Aam juga harus berkarakter organisatoris karena PBNU merupakan suatu organisasi

Operasi Patuh Jaya 2022 Digelar, Ini 8 Pelanggaran yang Diincar
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2022 Digelar, Ini 8 Pelanggaran yang Diincar

Delapan pelanggaran yang diincar dalam Operasi Patuh Jaya ialah melawan arus, knalpot bising, kendaraan memakai rotator tidak sesuai peruntukan khususnya pelat hitam, balap liar dan kebut-kebutan.

Groundbreaking 8 Januari, Mega Proyek Program Gibran Telan Rp 980 Miliar
Indonesia
Groundbreaking 8 Januari, Mega Proyek Program Gibran Telan Rp 980 Miliar

Pembangunan Single Elevated Rail, Jalur Ganda Solo-Semarang Fase 1 (Solo Balapan-Kadipiro) bakal dilaksanakan dalam waktu dekat seiring groundbreaking.

OTT Dodi Reza Alex Noerdin, KPK Amankan Uang Rp 1,77 Miliar
Indonesia
OTT Dodi Reza Alex Noerdin, KPK Amankan Uang Rp 1,77 Miliar

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan tim penindakan KPK mengamankan uang tersebut secara terpisah dari tangan Direktur PT Selaras Simpati Nusantara Suhandy sejumlah Rp 270 juta dan ajudan Dodi Reza, Mursyid, sebesar Rp 1,5 miliar.

Awas, 27 Wilayah Indonesia Dalam Ancaman Cuaca Ekstrem
Indonesia
Awas, 27 Wilayah Indonesia Dalam Ancaman Cuaca Ekstrem

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang berpotensi melanda 27 wilayah di tanah air.

Peruntukan Rusun PIK Pulogadung Harus Tepat Sasaran
Indonesia
Peruntukan Rusun PIK Pulogadung Harus Tepat Sasaran

"Karena seperti yang kita tahu rumah susun ini harusnya buat siapa, apalagi kalau harga sewanya Rp 550 ribu sampai Rp 750 ribu, ini sangat murah," kata Ida.

Pihak Paling Diuntungkan dari Pelaksanaan Formula E
Indonesia
Pihak Paling Diuntungkan dari Pelaksanaan Formula E

Sehingga penyelenggaraan Formula E tetap bisa berlangsung sesuai rencana pada 4 Juni 2022

Kendaraan Langgar Ganjil Genap saat Mudik Bakal Dikeluarkan dari Tol
Indonesia
Kendaraan Langgar Ganjil Genap saat Mudik Bakal Dikeluarkan dari Tol

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan pengamanan kelancaran arus mudik 2022. Salah satunya terkait dengan pemberlakuan ganjil genap (gage) di ruas tol saat mudik Lebaran termasuk sanksi bagi pelanggarnya.