Taufik Gerindra Angkat Suara Namanya Disebut di Sidang Dugaan Korupsi Tanah Munjul Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik. (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi Gerindra, Mohamad Taufik angkat bicara namanya disebut terlibat dalam pembelian lahan Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Nama Taufik disebut dalam sidang kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Taufik mengaku sudah dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pembelian tanah Munjul,

"Saya sudah di-BAP. Saya enggak tahu sama sekali soal Munjul," kata Taufik saat dikonfirmasi, Kamis (3/2) malam.

Baca Juga

Kasus Tanah Munjul, KPK Dalami Keterlibatan Boy Sadikin dan Enam Legislator DKI

Ketua Penasehat Gerindra DKI Jakarta ini menegaskan tidak tahu menahu soal kasus lahan Munjul yang diperuntukan untuk program Rumah DP Nol Rupiah andalan Anies Baswedan.

"Ya mestinya di BAP saja lihat," ucapnya.

Nama Taufik disebut dalam persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Munjul, Jakarta Timur di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Kamis (3/2).

Hal tersebut tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) milik eks Direktur Utama PT Perumda Pembangunan Jaya, Yoory Corneles Pinontoan sebagai terdakwa yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang.

Jaksa Takdir Suhan awalnya sempat meminta Yoory mengingat terkait sejumlah pekerjaan dalam pengadaan tanah Munjul. Hingga akhirnya, Jaksa Takdir Suhan membacakan BAP nomor 75 milik Yoory saat masih penyidikan di KPK.

"Di BAP 75 dapat saya sampaikan bahwa saya tidak ingat apakah anggota DPRD DKI Fraksi Gerindra. Namun saya pernah diingatkan oleh Yadi. Bahwa pernah ditelepon oleh Taufik, di mana meminta kepada saya agar membantu Tommy Ardian (Direktur Utama PT Adonara Propertindo) dalam proses pembayaran tahap II terkait pengadaan tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur," Isi BAP milik Yoory yang dibacakan Jaksa KPK.

Baca Juga

Sidang Perdana Bekas Anak Buah Anies Terkait Korupsi Lahan Munjul

Tommy diketahui merupakan terdakwa dalam kasus pengadaan lahan Munjul.

Setelah membacakan, Jaksa Takdir mengkonfirmasi kepada terdakwa Yoory. Mendengar itu, Yoory mengaku saat itu hanya mendapatkan informasi dari Senior Manager PPSJ bernama Yadi terkait adanya permintaan Taufik.

"Itu yang menurut saya, saya mendapat informasi dari pak Yadi seperti itu," jawab Yoory.

Lebih lanjut, kata Yoory, seingatnya mengetahui tersebut dari Yadi, bahwa Taufik hanya bertugas memantau dalam pengerjaan proyek Sarana Jaya.

"Saya tidak mengingat itu ya. Tapi yang saya tahu beliau melakukan monitor terhadap kegiatan sarana jaya," imbuhnya.

Baca Juga

Kasus Tanah Munjul, Eks Bos Sarana Jaya Segera Diadili

Dalam dakwaan Jaksa KPK, Yoory didakwa telah merugikan keuangan negara mencapai Rp 152.565.440.000.00 terkait kasus korupsi pengadaan lahan di Munjul, Jakarta Timur.

Yoory didakwa korupsi bersama-sama Direktur PT Adonara Propertindo Tommy Ardian; Wakil Komisaris PT Adonara Propertindo Anja Runtuwene; Direktur PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Rudi Hartono Iskandar (RHI).

"Telah melakukan atau turut serta melakukan beberapa perbuatan yang ada hubungannya sedemikian rupa. Sehingga harus dipandang sebagai suatu perbuatan berlanjut, secara melawan hukum," ujar Jaksa KPK Takdir Suhan saat membacakan dakwaan. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Partai NasDem Nonaktifkan Zulfan Lindan
Indonesia
Partai NasDem Nonaktifkan Zulfan Lindan

"Menonaktifkan (Zulfan Lindan) dari kepengurusan DPP Partai NasDem," tulis surat NasDem yang diterima MerahPutih.com, Kamis (13/10).

Pemkot Bandung Bagikan Bumbu Dapur Buat Kurangi Beban Warga
Indonesia
Pemkot Bandung Bagikan Bumbu Dapur Buat Kurangi Beban Warga

Pada Oktober 2022 Kota Bandung mengalami inflasi sebesar 0,12 persen. Inflasi tertinggi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,31 persen.

PLTN Ukraina Terbakar Akibat Invasi, Rusia Klaim Radiasi Nuklir Masih Aman
Dunia
PLTN Ukraina Terbakar Akibat Invasi, Rusia Klaim Radiasi Nuklir Masih Aman

PLTN Zaporizhzhia pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa

Peningkatan Jumlah Penumpang Angkutan Umum saat Nataru 10,71 Persen
Indonesia
Peningkatan Jumlah Penumpang Angkutan Umum saat Nataru 10,71 Persen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menutup Posko Monitoring Penyelenggaraan Transportasi Periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 secara daring pada Selasa (4/1).

Gibran Pastikan Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Bencana Alam di Solo
Indonesia
Gibran Pastikan Perbaikan Rumah Rusak Terdampak Bencana Alam di Solo

Evakuasi rumah yang ambrol baru bisa dilakukan pada Senin pagi. Hal itu dilakukan karena tingginya air Sungai Bengawan Solo.

 Ratusan Bus Gratis Siaga Angkut Penonton MotoGP Mandalika
Indonesia
Ratusan Bus Gratis Siaga Angkut Penonton MotoGP Mandalika

Shuttle bus tersebut merupakan bantuan Kementerian Perhubungan, yang bersinergi untuk menyukseskan MotoGP Mandalika.

Ganjar dan Erick seperti Pasangan Soekarno-Hatta
Indonesia
Ganjar dan Erick seperti Pasangan Soekarno-Hatta

Ganjar Pranowo memiliki solidarity makers, memiliki basis massa besar, dan di akar rumput menjadi pemersatu.

Edy Mulyadi Seret Nama Prabowo Soal IKN, Gerindra: Biar Sejarah yang Membuktikan
Indonesia
Edy Mulyadi Seret Nama Prabowo Soal IKN, Gerindra: Biar Sejarah yang Membuktikan

Kita doakan saja mereka yang memfitnah dan menghina itu menyadari perbuatannya

Wagub DKI Kenang Kebersamaan dengan Haji Lulung
Indonesia
Wagub DKI Kenang Kebersamaan dengan Haji Lulung

Haji Lulung merupakan tokoh yang bersahaja dan bersahabat dengan banyak kelompok, juga berbagai kalangan.

Dinkes Solo Memvaksin Booster 2.000 Orang Per Hari Selama Ramadan
Indonesia
Dinkes Solo Memvaksin Booster 2.000 Orang Per Hari Selama Ramadan

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah terus menggenjot vaksinasi booster, termasuk bulan Ramadan.