Tasya Kamila Bersemangat Jajal Kemampuan Mengajar Tasya Kamila ingin menggunakan gelar akademisnya untuk dunia pendidikan. (foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

TASYA Kamila dikenal sebagai salah satu selebritas Tanah Air yang peduli dengan dunia pendidikan. Perempuan kelahiran 22 November 1992 tersebut bahkan menjadi representasi cerahnya dunia pendidikan.

Setelah meraih gelar S-1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Tasya menempuh pendidikan magister di Colombia University, Amerika Serikat. Di salah satu universitas terbaik di AS tersebut, Tasya meraih beasiswa untuk School of International and Public Affairs.

BACA JUGA: Pernah Ikut Olimpiade Sains Modal Vidi Aldiano Jadi Guru

Seusai kembali ke Tanah Air, Tasya ingin memanfaatkan gelar yang didapat untuk berkontribusi pada dunia pendidikan di Indonesia. "Sebagai generasi milennial, aku terpanggil untuk memeratakan kualitas pendidikan di Indonesia lewat mengajar," ujar Tasya saat ditemui di launching fitur Quipper, di Djakarta Theater.

tasya kamila
Ingin mengamalkan gelar akademis untuk dunia pendidikan Indonesia. (foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

Alih-alih mengajar secara konvensional di sekolah, Tasya memilih untuk memanfaatkan platform pembelajaran digital untuk mengajar. "Dari dulu memang aku pengin banget mengajar, tetapi belum ada waktu. Dengan adanya Quipper, walaupun waktu itu lagi hamil besar, aku masih ada waktu untuk mengajar," ucap Tasya.

Oleh tim Quipper, Tasya dipercaya untuk mengajar mata pelajaran geografi. Sebagai sosok yang cerdas, Tasya menguasai seluruh mata pelajaran IPS, sesuai dengan jurusannya saat IPS. Untuk itu, ia mengaku siap mengajar apa pun yang diminta. "Aku enggak punya pelajaran favorit. Jadi mengajar ap apun aku terbuka dan mau. Setelah diskusi dengan tim Quipper, katanya aku paling cocok sama geografi," bebernya lagi.

Kepeduliannya akan dunia pendidikan disertai dengan cita-citanya untuk mengajar membuat Tasya begitu menikmati seluruh proses yang harus dijalani. "Berhubung ini video-based, jadi prosesnya sesuai dengan hal yang familir dengan hidupku yaitu syuting," jelasnya.

tasya kamila
Mengajar mata pelajaran geografi. (foto: MP/Iftinavia Pradinantia)

Sebelum membuat video, Tasya berdiskusi dengan tim konten. Mereka membahas topik yang sesuai dengan tingkatan tertentu. Selanjutnya, mereka mulai proses syuting. Tasya harus membawakan materi tersebut sembari direkam. "Tim konten dan tim produksinya juga fun banget. Dalam sehari aku bisa merekam 10 materi," ungkapnya.

Selama menjalani proses syuting, Tasya mengaku tak mendapatkan tantangan tertentu. Satu-satunya tantangan yang harus disikapi olehnya yakni kembali membaca materi yang ia pelajari saat duduk di bangku sekolah. "Itu tantangan yang menyenangkan karena aku jadi belajar lagi," tukasnya.(avia)

BACA JUGA: Belajar Lebih Fun lewat Tampilan Segar Platform Belajar Daring

Kredit : iftinavia


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH