Tas Ramah Lingkungan untuk Selamatkan Rusa Nara Rusa Nara, salah satu harta nasional Jepang. (Foto: unsplash/carlflor)

RUSA Nara adalah binatang ikonik Jepang bahkan dianggap sebagai harta nasional seperti layaknya panda di Tiongkok. Sayangnya, rusa-rusa ini sering mati akibat memakan sampah plastik.

Mengutip The Guardian, tahun lalu Jepang menemukan beberapa dari 1.300 rusa di taman pusat ibu kota kuno, Nara Park, mati setelah menelan kantong plastik dan pembungkus makanan. Bahkan ditemukan salah satu rusa dengan lebih dari 4 kilogram sampah di dalam perutnya.

Baca juga:

Nikmati Momen Rusa Bersantai Di Bawah Pohon Cherry Blossom

Ini semua akibat turis-turis yang datang dan memberi makan kepada para rusa, namun tidak membuang bungkusan cemilan pada tempatnya. Mereka mengabaikan peringatan agar memberi para rusa kerupuk tanpa kemasan plastik yang dijual di toko-toko lokal. Akhirnya para rusa mengira bungkusan tersebut bisa dimakan karena aromanya begitu kuat.

Banyak turis yang hadir dan mengabaikan instruksi di Nara Park. (Foto: unsplash/fahrulazmi)

Para warga lokal kesal dengan kejadian ini. BBC menulis bahwa sekelompok orang di Jepang menemukan solusi untuk mencegah hal ini agar tidak terjadi lagi.

Takashi Nakamura, seorang penduduk Nara yang menjalankan perusahaan kertas di kota mengatakan dia bersama dengan dua penduduk setempat, seorang grosir kosmetik dan seorang desainer bekerja sama untuk membuat tas ramah rusa.

Baca juga:

Taman di Jepang ini Menawarkan Pemandangan Jutaan Bunga Warna Biru

Mereka membuat kantong kertas terbuat dari karton susu daur ulang dan dedak beras, bahan yang sama digunakan dalam biskuit ramah rusa. Sekitar 3.500 tas telah dijual ke sekitar enam perusahaan lokal, termasuk biro pariwisata kota, bank lokal, dan apotek.

Takashi Nakamura dan rekan-rekannya ingin melindungi rusa Nara yang penting bagi Jepang. (Foto: unsplash/magict1911)

"Kami membuat kantong ini demi para rusa. Pariwisata di Nara didukung oleh rusa sehingga kami akan melindungi mereka dan mempromosikan kantong sebagai sebuah brand untuk ekonomi lokal," ucap Hidetoshi Matsukawa, salah satu orang yang ikut membuat dan mendistribusikan kantong ramah rusa kepada Kyodo News Agency.

Melansir situs lokal Jepang, Asahi Shimbun, kantong tersebut telah diuji oleh Japan Food Research Laboratories, yang menyatakan kantong itu aman untuk dikonsumsi. Setiap kantong berharga sekitar JPY100 atau sekitar Rp14 ribu. Sedangkan kantong plastik biasa biasanya berharga sekitar beberapa sen. (lev)

Baca juga:

Google Maps Berikan Pesona Mekarnya Sakura

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
5 Fasilitas Kelas Bisnis Ini Bikin Penerbangan Super Nyaman, Apa saja ya?
Travel
5 Fasilitas Kelas Bisnis Ini Bikin Penerbangan Super Nyaman, Apa saja ya?

Sepanjang penerbangan kamu akan merasakan kenyamanan yang luar biasa.

Tepat di Hari Musik Nasional, The Rain Rilis Single  'Today For Our Tomorrow'
ShowBiz
Tepat di Hari Musik Nasional, The Rain Rilis Single 'Today For Our Tomorrow'

Tepat di Hari Musik Nasional, The Rain Rilis 'Today for Our Tomorrow'

LEGO Meluncurkan Model Mobil Fast & Furious Milik Dominic Toretto
Fun
LEGO Meluncurkan Model Mobil Fast & Furious Milik Dominic Toretto

Seperti apa tampilan mobil Dom dalam bentuk LEGO?

Weird Genius hingga Raisa, ini nih Pemenang AMI Awards 2020
ShowBiz
Weird Genius hingga Raisa, ini nih Pemenang AMI Awards 2020

Lathi membawa kesuksesan tersendiri bagi Weird Genius.

Lanjut Syuting, Yuk Intip Foto Bocoran dari Film Avatar 2!
ShowBiz
Lanjut Syuting, Yuk Intip Foto Bocoran dari Film Avatar 2!

Bocoran foto-foto proses produksi untuk film Avatar 2

Beli Ponsel Sekaligus Berbagi di Tengah Pandemi
Fun
Beli Ponsel Sekaligus Berbagi di Tengah Pandemi

realme dan ACT berkolaborasi untuk berbagi di tengah pandemi.

Terima Penghargaan, BTS Kasih Bocoran Seputar Album Terbaru
ShowBiz
Terima Penghargaan, BTS Kasih Bocoran Seputar Album Terbaru

BTS mengumumkan akan merilis album baru dalam waktu dekat di 2020.

Misi Luar Angkasa Kecerdasan Buatan Pertama di Eropa
Fun
Misi Luar Angkasa Kecerdasan Buatan Pertama di Eropa

Phi-Sat-2 saat ini sedang dalam proses.

Ramai di Instagram, Apa itu Blackout Tuesday?
Fun
Perbedaan Antara Green Tourism, Ecotourism dan Sustainable Tourism
Fun
Perbedaan Antara Green Tourism, Ecotourism dan Sustainable Tourism

Sudah saatnya memilih akomodasi liburan ryang pro kelesatarian lingkungan