Tarif TransJakarta Diusulkan Naik, Kadishub DKI: Kami Cek Ombak

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 04 April 2023
Tarif TransJakarta Diusulkan Naik, Kadishub DKI: Kami Cek Ombak
Ilustrasi - Salah satu armada TransJakarta melintas di Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (25/12/2021). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

MerahPutih.com - Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan adanya kenaikan tarif Transportasi Jakarta (TransJakarta). Sebab, sejak 2007, tarif TransJakarta tidak pernah naik.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan usulan tersebut ada setelah dilakukan jejak pendapat di Instagram Dishub DKI.

Baca Juga

TransJakarta Operasikan 9 Halte BRT Terdampak LRT Jabodetabek

Dari survei itu, Dishub DKI dapat melihat aspirasi atau menyimpulkan rencana kenaikan tarif dari masyarakat.

"Terkait survei kenaikan tarif, bahwa ini sebenarnya lebih kepada cek ombak," kata Syafrin di Jakarta, Selasa (4/4).

Syafrin tegaskan, kenaikan tarif hanya berupa usulan, sejauh ini Dishub DKI menampung apa yang disuarakan masyarakat terkait tarif TransJakarta.

"Karena kami menerima surat usulan dari dtkj terkait usulan penyesuaian tarif untuk mengimbangi adanya kenaikan tarif di layanan KLR," ucapnya.

Tujuan dari survei ini sebagai bahan evaluasi dari Pemerintah DKI Jakarta. Namun demikian pada 2007 tarif transportasi DKI tersebut sebesar Rp 3.500 sampai sekarang ini.

Baca Juga

Sederet Aturan Buka Puasa di Bus TransJakarta selama Ramadan 1444 Hijriah

Jajaran Pj Heru Budi Hartono ini menuturkan, banyak pihak yang juga memberi masukan pada tarif TransJakarta. Semua saran bakal dicermati dan jadi bahan pertimbangan Dishub DKI dalam menentukan keputusan nantinya.

"Dan ada masukan dari pak ketua apa tidak sebaiknya gratis saja dengan berbagai analisis yang ada. tentu ini menjadi masukan dan akan diperkaya dengan cek ombak tadi," tuturnya.

Diketahui, melalui laman resmi akun Instagramnya, Dishub DKI memberikan pertanyaan dengan beberapa opsi pilihan jawaban.

Pertanyaan pertama yakni soal apakah masyarakat setuju jika tarif Mikrotrans pukul 05.00 WIB-07.00 WIB naik menjadi Rp 1.000 atau Rp 2.000.

Kemudian, apakah masyarakat setuju jika tarif bus Transjakarta BRT dan non-BRT serta Transjabodetabek naik menjadi Rp 4.000 sepanjang hari atau Rp 5.000 sepanjang hari atau Rp 4.000 pukul 05.00 WIB-19.00 WIB atau Rp 5.000 pukul 19.00 WIB-22.00 WIB. (Asp)

Baca Juga

Makan dan Minum di TransJakarta Saat Buka Puasa Hanya Boleh 10 Menit

#TransJakarta #Dishub DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Bagikan