Tarif Parkir Naik Solusi Anies Kurangi Macet Jakarta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta di bawah Gubernur Anies Baswedan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI bakal menaikkan tarif parkir di Ibu Kota. Kebijakan itu diluncurkan guna menurunkan masalah kemacetan di Ibu Kota Jakarta.

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, saat ini pertambahan harga parkir itu masih digodok. Di satu sisi, rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait tarif parkir juga sedang diajukan.

Baca Juga

Pemprov DKI Diminta Kaji Betul Rencana Menaikan Tarif Parkir

"Tarif parkir yang tinggi, termasuk di dalamnya disinsentif bagi kendaraan tidak lulus emisi," ujar Syafrin di Jakarta, Selasa (4/2)

Syafrin mengungkapkan, bahwa kenaikan tarif juga akan berlaku bagi semua jenis kendaraan.

Ilustrasi tempat parkir
Ilustrasi tempat parkir

Kenaikan harga diberlakukan pada wilayah khusus. Saat ini, ada tiga kategori tarif parkir yaitu yaitu kawasan pengendalian parkir, jaringan jalan golongan A, jaringan jalan golongan B.

Kawasan pengendalian parkir akan dihilangkan. Namun jaringan jalan golongan A adalah parkir di jalan atau gedung di jaringan sistem angkutan umum massal.

Baca Juga

Naikkan Tarif Parkir, Cara Baru Pemprov DKI Urai Kemacetan

"Nantinya kenaikan tarif berlaku di luar area tersebut," tutup Syafrin. (Asp).

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BPIP Serukan Solidaritas Kemanusiaan Atasi COVID-19
Indonesia
BPIP Serukan Solidaritas Kemanusiaan Atasi COVID-19

Masyarat Indonesia adalah masyarakat yang memilki solidaritas tinggi

Usai Diperiksa KPK, Prasetyo Edi Ngaku Hanya Sebatas Sahkan Anggaran
Indonesia
Usai Diperiksa KPK, Prasetyo Edi Ngaku Hanya Sebatas Sahkan Anggaran

"Di pembahasan-pembahasan itu langsung sampai ke Banggar besar. Nah, di Banggar besar, saya serahkan ke eksekutif. Nah, eksekutif yang punya tanggung jawab," ungkap Prasetyo.

Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Miras
Indonesia
Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Miras

Polresta Surakarta, Jawa Tengah memusnahkan sebanyak 1.315 liter minuman keras berbagai jenis jelang Lebaran 1442 H. Minuman keras tersebut merupakan hasil operasi masyarakat (pekat) selama Januari-Mei.

Pengunjung Positif Narkoba, Diskotek New Monggo Mas Ditutup dan Izin Usaha Dicabut
Indonesia
Pengunjung Positif Narkoba, Diskotek New Monggo Mas Ditutup dan Izin Usaha Dicabut

"Ya Monggo Mas disegel permanen karena memang diketemukan adanya pemakaian narkoba disitu," ujar Kasatpol PP DKI, Arifin

LBH Sebut Perempuan Pengguna Aplikasi Pinjol Rentan Alami Kekerasan Gender
Indonesia
LBH Sebut Perempuan Pengguna Aplikasi Pinjol Rentan Alami Kekerasan Gender

Adapun bentuk-bentuk KBGS yang terkait dengan pinjaman online adalah menyasar korban perempuan dan memberi ancaman akan membunuh anak korban

Polisi Siapkan 333 Titik Penyekatan dari Lampung Hingga Bali
Indonesia
Polisi Siapkan 333 Titik Penyekatan dari Lampung Hingga Bali

Operasi Keselamatan ini berfokus pada sosialisasi larangan mudik kepada masyarakat guna memutus mata rantai penularan COVID-19 di Tanah Air

PNS Dilarang Ambil Cuti Tambahan Buat Lebaran
Indonesia
PNS Dilarang Ambil Cuti Tambahan Buat Lebaran

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 yang berisi penetapan cuti bersama pegawai aparatur sipil negara (ASN) untuk 2021 sebanyak dua hari.

Listrik Sering Padam, Bondowoso Terbitkan Aturan Main Layangan
Indonesia
Listrik Sering Padam, Bondowoso Terbitkan Aturan Main Layangan

Benang dari kawat tersebut juga membahayakan pengendara motor jika memainkan layangan di lokasi yang banyak warga mondar-mandir.

Luhut Instruksikan Oksigen Industri Dialihkan untuk Medis
Indonesia
Luhut Instruksikan Oksigen Industri Dialihkan untuk Medis

Pasalnya, ketersediaan oksigen menjadi masalah yang harus langsung segera ditangani di tengah melonjaknya kenaikan kasus COVID-19.

Anies Harap Tak Ada Warga Tutupi Kasus COVID-19
Indonesia
Anies Harap Tak Ada Warga Tutupi Kasus COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan tidak ada warga ibu kota yang menutup-nutupi jika terdapat kasus COVID-19 di lingkungannya.