Tarif Bus DAMRI akan Naik 20 Persen Ilustrasi: Bus DAMRI yang sedang terparkir. Bandarlampung, Senin, (5/8/2022). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

MerahPutih.com - Tarif bus antarkota antarprovinsi (AKAP) DAMRI cabang Lampung akan mengalami kenaikan. Hal ini merupakan imbas dari penaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Saat ini masih dilakukan pembaruan sistem tiket untuk menyesuaikan tarif bus AKAP," ucap GM DAMRI Cabang Lampung, Fredrick Sakona di Bandarlampung, Senin (5/9).

Baca Juga

Imbas Kebijakan Kenaikan Harga BBM, Tarif Angkot Bogor Naik Hampir 50 Persen

Menurut dia, kenaikan tarif sekitar 20 persen dari harga biasanya. Tarif baru itu akan direalisasikan ketika pembaruan sistem tiket selesai.

"Harga terbaru kami akan informasikan ke masyarakat setelah pembaruan sistem selesai," ujarnya dikutip Antara

Sementara itu, lanjut dia, untuk tarif bus perintis, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda).

"Tarif bus perintis terbaru belum diputuskan karena harus berkoordinasi dengan Dishub dan Organda," ujar dia.

Baca Juga

Harga Bahan Pokok di Medan Masih Normal setelah Tarif BBM Naik

Tarif lama bus DAMRI dari Lampung rute Rajabasa, Bandarlampung-Gambir, Jakarta Kelas Bisnis adalah Rp 210 ribu, kelas eksekutif Rp 265 ribu, sementara royal class Rp 300 ribu.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo pada Sabtu (3/9) secara resmi mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, Pertamax, dan Solar.

Harga Pertalite yang sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, Pertamax dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter, Begitu pula dengan solar subsidi dari Rp 5.150 per liter liter menjadi Rp 6.800 per liter. (*)

Baca Juga

Imbas BBM Naik, Harga Pertalite Eceran Melonjak Rp 20.000 per Botol

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Cegah Eks Bupati Tanah Bumbu ke Luar Negeri
Indonesia
KPK Cegah Eks Bupati Tanah Bumbu ke Luar Negeri

Kabar pencegahan ini dibenarkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

[HOAKS atau FAKTA]: Kepala BNPB Buka Lowongan untuk Cari Dokter Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kepala BNPB Buka Lowongan untuk Cari Dokter Pribadi

Beredar melalui aplikasi percakapan WhatsApp informasi seputar dibukanya lowongan dokter pribadi untuk kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

DPR Anggarkan Rp 1,5 Miliar untuk TV Ruang Kerja Anggota
Indonesia
DPR Anggarkan Rp 1,5 Miliar untuk TV Ruang Kerja Anggota

DPR RI kembali menjadi sorotan dengan pengadaan barang dan jasa yang dianggap berlebihan.

Operasi Damai Cartenz Utamakan Kesejahteraan ketimbang Penegakan Hukum
Indonesia
Operasi Damai Cartenz Utamakan Kesejahteraan ketimbang Penegakan Hukum

Polri lantas membentuk Operasi Damai Cartenz dengan target operasi pembinaan kepada orang asli Papua (OAP) dimulai 17 Januari 2022.

Kontras Tolak Tuntutan Hukuman Mati Heru Hidayat
Indonesia
Kontras Tolak Tuntutan Hukuman Mati Heru Hidayat

Terlebih jika tidak ada pemberlakuan regulasi yang lebih komprehensif

Polisi Dikerahkan Buat Patroli di Kampung-kampung
Indonesia
Polisi Dikerahkan Buat Patroli di Kampung-kampung

Fadil mengungkapkan, pada bulan Ramadan tahun ini, nyaris tidak ada kejadian ataupun tindak pidana yang menonjol.

Amandemen UUD Disebut Kecelakaan Konstitusi Dalam Ketatanegaraan
Indonesia
Amandemen UUD Disebut Kecelakaan Konstitusi Dalam Ketatanegaraan

LaNyalla menilai banyak masyarakat yang juga tidak menyadari bahwa perubahan itu telah membuat negara ini meninggalkan azaz kesejahteraan rakyat

Gelar Operasi Pasar, Pemkot Yogyakarta Sediakan 600 Liter Minyak Goreng
Indonesia
Gelar Operasi Pasar, Pemkot Yogyakarta Sediakan 600 Liter Minyak Goreng

Khusus untuk operasi pasar (OP) minyak goreng di Pasar Prawirotaman dan Kantor Kecamatan Wirobrajan, Pemkot masing-masing menyediakan sebanyak 600 liter minyak goreng yang dapat dibeli dengan harga Rp 14.000 per liter.

Kunjungi Pasar Tambahrejo, Puan Maharani Borong Nogosari dan Ikut Jualan Tempe
Indonesia
Kunjungi Pasar Tambahrejo, Puan Maharani Borong Nogosari dan Ikut Jualan Tempe

"Mbak Puan tadi membeli nogosari. Beliau tanya harga barang yang saya jual. Terus tanya sekarang dagangannya laris atau tidak. Ya saja jawab, sejak ada pandemi COVID, tidak terlalu ramai. Terima kasih Mbak Puan, sudah membeli dagangan saya," pungkasnya.

RUU PPP Yang Bakal Jadi Acuan Revisi UU Omnibus Law Dibawa ke Paripurna DPR
Indonesia
RUU PPP Yang Bakal Jadi Acuan Revisi UU Omnibus Law Dibawa ke Paripurna DPR

Tercatat delapan fraksi menyetujui dengan beberapa catatan dan Fraksi PKS menyatakan belum bisa menerima.