Target Vaksinasi Pemprov DKI Tercapai Meski 5 Ribu Pendaftar Tak Lolos 'Screening' Ilustrasi (Foto: Unsplash/National Cancer Institute)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta mengklaim antusiasme masyarakat tinggi dalam mengikuti vaksinasi COVID-19, baik warga ber-KTP DKI Jakarta maupun warga bekerja/bersekolah yang berdomisili DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, ada sebanyak 107.651 orang yang datang ke lokasi vaksinasi pada Kamis (17/6) kemarin. Namun, sekitar 5.000 pendaftar harus menunda vaksinasi karena tidak lolos screening kesehatan.

Baca juga:

Jokowi Janji Vaksinasi Pekerja Publik Seluruh Wilayah Indonesia Setelah Jakarta

"Alhamdulillah, mulai kemarin angka ini sudah tercapai. Namun, tugas kita sekarang adalah mempertahankan angka itu secara konsisten dan bahkan terus meningkatkannya,” ungkap Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (18/6).

Masyarakat yang tidak lolos screening adalah mereka yang menderita sakit atau demam dengan suhu 37.5 C, sedang hamil, mengidap hipertensi dan tetap tinggi setelah pemeriksaan.

Orang mengidap penyakit jantung berat dan dalam keadaan sesak, memiliki alergi berat, mengidap autoimun, sedang mendapat pengobatan untuk gangguan pembekuan darah dan sedang mendapat pengobatan imunosupresan juga tidak lolos screening vaksinasi.

Tren Vaksinasi Perlu Diiringi Transparasi ke Masyarakat
Ilustrasi (Foto: Unsplash/Mufid Majnun)

Selain melakukan sosialiasi dan edukasi, Pemprov DKI melakukan beberapa pendekatan sebagai strategi percepatan dan meningkatkan minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi di ibu kota.

Pertama, Berbasis komunitas dengan pengerahan warga di tingkat RT/RW, pengerahan asosiasi informal dan sektor ekonomi tertentu, seperti asosiasi dan paguyuban. Lalu, percepatan di komunitas besar seperti rusun dan apartemen dan Pengelolaan kelompok khusus seperti kelompok disabilitas dan orang terlantar.

Baca juga:

Masyarakat Tionghoa Gelar Vaksinasi COVID-19 untuk Warga Bandung

Kedua, berbasis tempat kerja atau institusi pendidikan, perkantoran/perusahaan dan lembaga permasyarakatan. Ketiga, Berbasis tempat umum seperti tempat perbelanjaan dan pasar tradisional, bandara, terminal, dan stasiun serta tempat keramaian lainnya. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Korupsi Lahan DKI, KPK Tahan Bekas Bos Sarana Jaya Yoory Pinontoan
Indonesia
Korupsi Lahan DKI, KPK Tahan Bekas Bos Sarana Jaya Yoory Pinontoan

KPK resmi menetapkan bekas Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan sebagai tersangka korupsi.

Satgas COVID-19 Tindak Lanjuti Keluhan Pencairan Insentif Petugas Contact Tracer
Indonesia
Satgas COVID-19 Tindak Lanjuti Keluhan Pencairan Insentif Petugas Contact Tracer

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menindaklanjuti keluhan petugas contact tracer terhadap hak insentif sesuai kontrak kerja. Keterlambatan pengiriman insentif disebabkan beberapa faktor.

[HOAKS atau FAKTA]: Omicron Berarti Akhir Zaman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Omicron Berarti Akhir Zaman

Omicron terdiri dari kata o- dan ‘micron’, bukan “omega” dan “chronos” (waktu).

COVID-19 Mengganas, Kapolri Terbitkan Buku Panduan Kontijensi
Indonesia
COVID-19 Mengganas, Kapolri Terbitkan Buku Panduan Kontijensi

E-book tersebut menjelaskan hal-hal yang harus dipersiapkan dalam satu wilayah. Misalnya penentuan posko dan pengendalinya ketika kontinjensi terjadi.

Bantah Ambil Keuntungan Tes PCR dari GSI, Luhut Buka-bukaan Sumbangsihnya
Indonesia
Bantah Ambil Keuntungan Tes PCR dari GSI, Luhut Buka-bukaan Sumbangsihnya

“Pak Luhut tidak pernah mau membuka hal-hal yang sifatnya sumbangan seperti ini. Tapi silakan saja dicek."

Indonesia Pimpin G20, Pemerintah Tidak Toleransi Ancaman Yang Bakal Rusak Citra
Indonesia
Indonesia Pimpin G20, Pemerintah Tidak Toleransi Ancaman Yang Bakal Rusak Citra

Mahfud menegaskan, evaluasi terhadap situasi pandemi akan dilakukan dua bulan sebelum acara berlangsung. Tidak hanya itu, penyelenggara juga akan memastikan jumlah penduduk yang divaksin di Indonesia akan mencapai di atas 80 persen sebelum acara G20 berlangsung.

Anak dan Perempuan Tidak Dididik, G7 Siap Tahan Dana Milik Afghanistan
Dunia
Anak dan Perempuan Tidak Dididik, G7 Siap Tahan Dana Milik Afghanistan

Presiden Joe Biden berencana tetap mempertahankan tenggat waktu 31 Agustus bagi pasukan AS untuk meninggalkan Afghanistan, kata seorang pejabat pemerintah Selasa (24/8).

Bareskrim Bakal Ambil Barang Bukti Tewasnya Laskar FPI Temuan Komnas HAM
Indonesia
Bareskrim Bakal Ambil Barang Bukti Tewasnya Laskar FPI Temuan Komnas HAM

Penyidik Bareskrim membutuhkan barang bukti tersebut untuk bisa menindaklanjuti hasil investigasi Komnas HAM.

Kunjungi Kawasan Pertanian Karanganyar, Mentan Gaungkan Gerakan Padat Karya
Indonesia
Kunjungi Kawasan Pertanian Karanganyar, Mentan Gaungkan Gerakan Padat Karya

Kementerian Pertanian (Kementan) gencarkan Gerakan Padat Karya di kawasan integrated farming berbasis korporasi di Desa Kaling, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Aturan Baru Berwisata di Malioboro
Indonesia
Aturan Baru Berwisata di Malioboro

"Pengunjung yang masuk ke kawasan Malioboro akan otomatis tercatat dan nantinya akan mendapat pesan singkat melalui WhatsApp untuk mengingatkan bahwa waktu berkunjung mereka hampir habis," kata Ekwanto di Yogyakarta, Jumat (13/8)