Tarawih Pasti tidak Ada, Istiqlal Masih Tunggu Arahan untuk Salat Idul Fitri Kegiatan iktikaf di Masjid Istiqlal sebelum ada pelarangan kegiatan ibadah jamaah karena wabah virus corona. (Merahputih.com/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Masjid Istiqlal Jakarta masih menunggu keputusan pemerintah dan para Ulama Indonesia terkait pelaksanaan salat Idul Fitri 1441 Hijriah.

"Kita menunggu sampai ada pengumuman berikutnya dari Ulama dan Umara. Kalau engga ada perkembangan ya Iedul Fitri itu kan sunnat yang wajib itu memelihara kesehatan," kata Imam Besar Masjid Istiqlal Nasrudin Umar di Jakarta, Selasa (21/4).

Nasrudin menjelaskan untuk pelaksanaan ibadah salat terawih berjamaah bakal ditiadakan. Alasannya, karena area sekitar masjid belum selesai renovasi dan masih pandemi corona.

Baca Juga:

Menag Keluarkan Edaran Tawarih di Rumah dan Salat Id Berjamaah Ditiadakan

Menurut Nasrudin, Masjid juga mentaati ketentuan yang berasal dari pemerintah dalam hal ini melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk mengadakan salat Tarawih di rumah.

"Imbauan pemerintah dan MUI lebih baik salat Tarawih dilakukan sendiri lebih tenang, lebih khusyuk di rumah bersama keluarga," tegas Nasrudin.

imam besar istiqlal
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar (kanan). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pd)

Sebelumnya, Kepala Protokol Humas Masjid Istiqlal Abu Hurairah mengatakan, Masjid Istiqlal tidak akan melaksanakan ibadah salat terawih berjamaah selama bulan suci ramadhan 1441 Hijriah akibat corona. Adapun Masjid terbesar se Asia Tenggara itu sudah memutuskan untuk meniadakan 17 program yang biasa dilaksanakan selama Ramadhan.

Baca Juga:

Pastikan Tak ada Tarawih dan Bukber, Gerbang Istiqlal Tutup Selama Ramadan

"Jadi untuk shalat tarawih, buka bersama, iktikaf, tausiah itu semua dibatalkan ya, sudah resmi kemarin kami rapat, sudah enggak ada," tutur Abu.

Untuk mengantisipasi kedatangan umat muslim, lanjut Abu, pihaknya sudah melakukan penutupan gebang masuk dan memasang tulisan imbauan di kawasan masjid. Tahap awal penutupan dilakukan hingga Minggu (19/4) kemarin dan kemungkinan diperpanjang hingga 24 April.

"Sudah ada imbauan, sudah ditutup, banner-banner gede juga sudah dipasang," tutup Abu. (Asp)

Baca Juga:

Masjid Istiqlal Bakal Antarkan Makanan Berbuka dan Tausiah Online

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kepala Daerah yang Kena OTT KPK Bupati Kutai Timur Bersama Istri
Indonesia
Kepala Daerah yang Kena OTT KPK Bupati Kutai Timur Bersama Istri

Dia diamankan bersama sang istri di sebuah hotel di Jakarta.

Halau Simpatisan Rizieq, Polisi: Pisahkan Laki-Laki dan Perempuan
Indonesia
Halau Simpatisan Rizieq, Polisi: Pisahkan Laki-Laki dan Perempuan

Petugas keamanan gabungan dari unsur TNI-Polri membuat barikade

KPK Cekal Istri Edhy Prabowo ke Luar Negeri
Indonesia
KPK Cekal Istri Edhy Prabowo ke Luar Negeri

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencekal Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Gerindra, Iis Rosita Dewi, untuk bepergian ke luar negeri.

Anies Tiadakan Aturan Ganjil Genap di Pasar
Indonesia
Anies Tiadakan Aturan Ganjil Genap di Pasar

"Ganjil genap ditiadakan, tapi jumlah orang masuk pasar akan dikendalikan," tutupnya.

Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap, Pentolan KAMI Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Berkas Perkara Dinyatakan Lengkap, Pentolan KAMI Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Berkas perkara pentolan Koalisi Aksi Masyarakat Indonesia (KAMI) dinyatakan lengkap alias P21.

Komisi III Minta Kajian Revisi UU ITE Segera Diserahkan ke DPR
Indonesia
Komisi III Minta Kajian Revisi UU ITE Segera Diserahkan ke DPR

Pembahasan revisi UU ITE harus berdasarkan kesepakatan tidak hanya pemerintah

Kosgoro 1957 Deklarasikan Airlangga Capres 2024
Indonesia
Kosgoro 1957 Deklarasikan Airlangga Capres 2024

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta Kosgoro 1957, kembali menghidupkan dan memberdayakan koperasi untuk membantu perekonomian warga.

4 Anak Penyidik KPK Novel Baswedan Positif COVID-19
Indonesia
4 Anak Penyidik KPK Novel Baswedan Positif COVID-19

"Iya, empat anak saya positif juga, dan satu (anak) negatif," kata Novel

Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Sekda DKI Saefullah Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Sekda Saefullah menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit (RS) Gatoto Subroto, Jakarta Pusat pada Rabu sekitar pukul 13.05 WIB.