Taplai Jadi Motor Penggerak Motivasi dan Semangat Kebhinekaan Masyarakat Indonesia Ketua Umum FORTIBER (Forum Tionghoa Indonesia Bersatu) Anda Hakim (MP)

Merahputih.com - Alumni Lemhannas RI KRA 36 Tahun 2003, Dr. Anda Hakim mengatakan program Pendidikan 'Pemantapan Nilai-nilai Kebangsaan dan Pelatihan Kepemimpinan' atau Taplai yang diinisiasi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI merupakan terobosan baru yang sangat baik.

Karena, tujuan dari program pendidikan Taplai selama 7 hari ini menanamkan kesadaran akan arti penting Nilai-nilai Kebangsaan dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Yang mana, pisau analisisnya adalah menguasai IPOLEKSUSHANKAMNAS dalam membahas isu dalam program di Lemhannas," ujarnya, jumat (13/7).

Ketua Umum FORTIBER (Forum Tionghoa Indonesia Bersatu), ini pun berharap para peserta pendidikan Taplai ini dapat menjadi motor penggerak motivasi dan semangat kebhinnekaan bagi masyarakat Indonesia nantinya.

"Terlebih dengan situasi nasional saat ini, diharapkan para peserta mampu menjadi penggerak untuk memberikan motivasi dan semangat kebhinnekaan antar sesama masyarakat Indonesia, dan memupuk jiwa patriotisme kita semua sebagai Warga Negara Republik Indonesia," tuturnya.

Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Teddy Sugianto (MP)

Sementara itu, Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Teddy Sugianto berharap nantinya anggota INTI bisa menerapkan nilai kebangsaan dari pendidikan Taplai itu kepada masyarakat.

Selain anggota INTI, Teddy juga mengajak anggota dan pengurus Perkumpulan Tionghoa lain dan perusahaan maupun orang pribadi terutama generasi muda Tionghoa untuk ikut serta dalam pendidikan tersebut.

Karena, kata dia, program pendidikan Pemantapan nilai-nilai Kebangsaan ini dapat meningkatkan kesadaran nasionalisme dari para peserta.

"Karena selain dapat mengintegrasikan dengan lebih baik ke dalam masyarakat arus utama. Dengan mengikuti acara ini juga meningkatkan kesadaran akan konstruksi nasional serta koneksi pribadi antar individu. Ini adalah kesempatan yang sangat menguntungkan," tutupnya. (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH