TKN Tantang BPN Paparkan Data di Pleno KPU Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Arya Sinulingga. (ANTARA/Riza Harahap/tss)

Merahputih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merespons klaim kecurangan pemilihan umum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Juru bicara TKN Arya Sinulingga meminta ada pemaparan data di Komisi Pemilihan Umum.

"Saya tantang 02 di pleno KPU, kalau enggak berani mereka pengecut," kata Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis, (16/5).

BACA JUGA: Bawaslu Nyatakan KPU Langgar Prosedur, Situng Diminta Perbaiki Cara Kerjanya

Menurutnya, pleno tingkat nasional yang digelar KPU 20 hingga 22 Mei itu merupakan waktu yang tepat untuk membuktikan. Jika ada dugaan kecurangan dan BPN punya data, Arya mempersilakan mereka untuk membeberkan itu di pleno.

Arya menyebut pihaknya tak akan keberatan melayani pencocokan data di kantor KPU. TKN bakal menyiapkan seluruh komponen yang diperlukan. "Kalau kamu berani adu data, kamu bawa itu ke KPU," ujar dia.

Membedah data TKN dan BPN di KPU, dikatakan sangat pas untuk memerinci data terkait form C1 pemilu. Sebab ketika ada data yang meleset, langsung bisa dikonfirmasi dengan data milik KPU.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN), Arya Sinulingga

Arya juga menyebut pembuktian data di KPU sebagai solusi terbaik mengatasi polemik terkait dugaan kecurangan. Sebab kedua pihak akan membuka data mereka di hadapan penyelenggara pemilu.

Artinya, dari proses itu bisa langsung diambil kesimpulan terkait pemilihan presiden. "Kalau mereka bisa buktikan ke KPU data mereka benar, enggak perlu sampai ke Mahkamah Konstitusi (MK)," tandas dia.

Narasi tentang dugaan kecurangan pemilihan presiden terus digaungkan kubu penantang. Puncaknya, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyatakan penolakan hasil Pemilu 2019.

Hal tersebut didasari penilaian sepihak Prabowo terkair banyak kecurangan dalam pesta demokrasi lima tahun sekali ini. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH