Tanpa Koordinasi, Acara Bagi-bagi Sembako Bisa Berujung Petaka Pembagian paket sembako Kementerian Sosial di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, Rabu (8/4/2020). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

MerahPutih.com - Polisi meminta warga yang hendak memberi bantuan pada pengemudi ojek online (ojol) di wilayah hukumnya bisa lebih dulu berkoordinasi. Hal ini untuk meminimalisir adanya kegiatan yang berujung pada kerumunan massa.

Sebab, jika sudah berkerumun, bukan tak mungkin penyebaran corona bakal terjadi di tempat itu.

Baca Juga:

Komisi I DPR Sesalkan Bentrok Antara Oknum TNI dan Polri di Papua

"Sebaiknya kalau mau, koordinasi dengan kepolisian maupun teman-teman dari Kodam Jaya untuk bisa membantu menyalurkan karena kita punya SOP yang ada," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Senin (13/4).

Yusri mengaku, pihaknya akan memberikan imbauan pada masyarakat yang tetap membagikan bantuan secara sendiri karena telah mengumpulkan massa.

Petugas menyerahkan bantuan bahan pokok kepada salah seorang warga terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona (COVID-19) di Pospol Waduk Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (13/4/2020). (ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)
Petugas menyerahkan bantuan bahan pokok kepada salah seorang warga terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona (COVID-19) di Pospol Waduk Pluit Timur, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (13/4/2020). (ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya)

Ia berharap, masyarakat bisa memaklumi hal ini agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Sudah banyak dari orang-orang punya lebih banyak minta bantuan ke kita. Polisi sama, membuat hal yang sama, ada yang menyalurkan lewat sini, ada yang minta pengamanan dari kita karena kita gunakan SOP (standar operasional prosedur) yang ada dengan cara door to door, tidak mengumpulkan massa," kata dia.

Polri telah berkoordinasi dengan pimpinan masyarakat hingga ke tingkat RT. Semua ini dilakukan guna memudahkan pembagian bantuan tanpa mengumpulkan massa.

Maka dari itu, polisi berharap kegiatan pembagian bantuan tidak lagi mengumpulkan massa dalam jumlah banyak ke depannya.

Baca Juga:

Menteri Yasonna: Napi Asimilasi Berulah Lagi Diancam Pidana Baru

Sebab tak bisa dipungkiri ada SOP yang harus diikuti oleh masyarakat agar terhindar dari penularan virus corona atau COVID-19.

"Harapan kami pengiriman barang-barang bantuan ini kalau bisa dengan door to door, tidak melibatkan masyarakat banyak karena phsycal distancing yang kita kedepankan di sini," kata Yusri. (Knu)

Baca Juga:

Dua Warga Dinyatakan Positif COVID-19, Bupati Sragen Tetapkan KLB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta

Pemprov DKI Jakarta memberikan denda sebesar Rp50 juta akibat melanggar protokol kesehatan dalam acara pernikahan anaknya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (14/11).

PKS: Kurang Kesadaran Warga Penyebab Kasus Corona Jakarta Terus Meningkat
Indonesia
PKS: Kurang Kesadaran Warga Penyebab Kasus Corona Jakarta Terus Meningkat

Abai terhada protokol kesehatan menjadi penyebab kasus virus corona di ibu kota meningkat.

Update Corona DKI Kamis (18/6): 9.385 Positif, 4.574 Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Kamis (18/6): 9.385 Positif, 4.574 Sembuh

"Dari jumlah tersebut, 4.574 orang dinyatakan telah sembuh, sedangkan 594 orang meninggal dunia," kata Dwi

Ditunggu Penilaian Badan POM Pada Vaksin COVID-19 Bandung
Indonesia
Ditunggu Penilaian Badan POM Pada Vaksin COVID-19 Bandung

Pada Januari 2021 sudah ada relawan yang selesai pemantauan setelah menjalani penyuntikan vaksin sebanyak 2 kali. Baik antibodi maupun keamanan vaksin akan muncul pada penyuntikan relawan angkatan pertama

Mobil Mewah Jaksa Pinangki Diduga Hasil Suap Djoko Tjandra
Indonesia
Mobil Mewah Jaksa Pinangki Diduga Hasil Suap Djoko Tjandra

Mobil itu dibeli di tahun 2020 sehingga ada dugaan bahwa mobil itu dibeli dari hasil kejahatannya.

KPK Tetapkan Pejabat Pemkab Labuhan Batu Utara tersangka Suap DAK
Indonesia
KPK Tetapkan Pejabat Pemkab Labuhan Batu Utara tersangka Suap DAK

KPK menetapkan Agusman Sinaga selaku Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Pemkab Labuhan Batu Utara sebagai tersangka.

Jangan Salah, Virus COVID-19 Bisa Menempel di Gawai Selama 5 Hari Lho
Indonesia
Jangan Salah, Virus COVID-19 Bisa Menempel di Gawai Selama 5 Hari Lho

Vrus yang dapat menempel di gawai berasal dari bermacam-macam faktor

Jerman Laporkan Kematian Ketiga akibat Virus Corona, Iran Capai 354
Dunia
Jerman Laporkan Kematian Ketiga akibat Virus Corona, Iran Capai 354

Jerman pada Rabu (11/3) memastikan orang ketiga meninggal karena virus corona baru itu.

Pesisir Pulau Pramuka dan Panggang Dipenuhi Tumpahan Limbah Minyak
Indonesia
Pesisir Pulau Pramuka dan Panggang Dipenuhi Tumpahan Limbah Minyak

Pada Agustus 2020, ratusan kilogram tumpahan minyak mentah juga dikumpulkan dari pesisir pantai bagian selatan Pulau Pari.

Setelah Divaksin COVID-19, Ariel Noah Diminta Selfie dengan Petugas Medis
Indonesia
Setelah Divaksin COVID-19, Ariel Noah Diminta Selfie dengan Petugas Medis

RSKIA Kota Bandung menjadi pusat perhatian ketika Ariel Noah menjadi orang yang masuk kloter pertama vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat.