Berikut 4 Cara Mudah Cek Pajak Kendaraan Anda Ilustrasi pajak. (Istimewa)

Merahputih.com - Cek pajak kendaraan di era modern seperti sekarang ini bisa dilakukan dengan berbagai cara. Untuk mengetahui pajak kendaraan tidak perlu lagi dengan melihat STNK. Lalu seperti apa cara mengeceknya?

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang kian pesat memungkinkan siapa saja membuat inovasi baru supaya hidup menjadi semakin praktis dan mudah. Hal ini lantas dimanfaatkan pemerintah dalam urusan perpajakan.

Saat ini, siapapun bisa dengan mudah mengetahui informasi mengenai kewajiban pajak kendaraan secara online. Data serta informasi mengenai pajak kendaraan makin mudah diketahui lewat website, sms, ataupun aplikasi.

Petugas Satlantas Polres Blitar Kota melayani warga membayar pajak kendaraan bermotor di Blitar, Jawa Timur, Kamis (29/3). (ANTARA FOTO/Irfan Anshori)

Apa Itu Pajak Kendaraan Bermotor?


Pajak kendaraan bermotor atau yang sering disingkat dengan PKB adalah pajak yang dikenakan pada setiap pemiliki kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan darat. Untuk besarannya sendiri umumnya ditentukan oleh dua faktor. Faktor nilai dan bobot potensi pencemaran dan juga kerusakan jalan yang secara relatif ditimbulkan berasal dari penggunaan kendaraan bermotor itu sendiri.

Umumnya, cek pajak kendaraan bermotor hanya dilakukan dengan melihat STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Dalam STNK tersebut sudah dicantumkan besaran dari PKB kendaraan bermotor yang Anda miliki.

Jika memiliki kendaraan pribadi lebih dari satu dan kepemilikan tersebut masih satu nama, maka PKB dari masing-masing kendaraan pasti akan berbeda.

Ini terjadi karena adanya PKB progresif. Perhitungan besaran PKB yang harus dibayar berdasarkan dari urutan kepemilikan kendaraan tersebut, misalnya saja seperti kendaraan pertama, kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya.

Cara Paling Mudah Cek Pajak Kendaraan


Dulu, cara cek PKB paling mudah dan praktis adalah dengan melihat langsung STNK. Namun di era modern seperti ini cek PKB juga bisa dilakukan secara online tanpa mengharuskan lagi melihat STNK terlebih dahulu.

Metode semacam ini sangat berguna terutama bagi yang jarang sekali menggunakan kendaraan pribadi. Dengan meninggalkan mobil maupun motor di rumah, secara otomatis STNK juga seringkali ditinggal di rumah juga.

Lalu apa jadinya jika sampai lupa melakukan cek STNK hingga telat bayar pajak? Sudah pasti akan kena denda. Selain itu, metode cek PKB secara online seperti ini juga sangat berguna terutama bagi yang ingin membeli kendaraan bekas.

Saat ditawari mobil atau sepeda motor lalu sudah melihat nomor polisinya, maka segeralah cek pajaknya dengan cara online seperti ini. Ketika dikolom konfirmasi tiba-tiba tak sesuai dengan mobil atau sepeda motor yang ditawarkan, maka kendaraan wajib dicurigai. Begitu pun dengan penjualnya.

Petugas gabungan Satlantas Polres Bogor, Samsat Kabupaten Bogor dan Polisi Militer melakukan penertiban pajak kendaraan bermotor di Simpang Sentul, Bogor. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)

Berikut adalah empat cara cek PKB yang bisa dipilih:
1. Melalui Situs Samsat PKB

Dengan berkunjung ke situs ini hanya butuh memasukkan nomor polisi lalu tinggal klik proses. Maka informasinya secara otomatis akan langsung muncul. Selain itu, pada situs ini juga akan dijelaskan apakah kendaraan tersebut terkena pajak progresif ataupun tidak.

Selain itu, akan ada informasi mengenai berapa jumlah dana yang harus dipersiapkan ketika ingin memperpanjang STNK selanjutnya. Setiap wilayah memiliki situs yang berbeda-beda.

2. Menggunakan Aplikasi Cek Ranmor
Aplikasi ini bisa dengan mudah di dapatkan di Google Play Store. Setelah menginstall aplikasi ini pada HP Android, login terlebih dahulu dengan menggunakan akun Google.

Jangan lupa, masukkan juga nomor KTP dan nomor polisi dari mobil ataupun kendaraan yang ingin dicek. Setelah semuanya berhasil, apalikasi ini akan langsung menampilkan data kendaraan persis seperti halnya tampilan yang ada pada situs Samsat. Tapi ketika tidak memasukkan nomor KTP maka jangan harap info mengenai Pajak Kendaraan Bermotor akan keluar.

Tapi untuk wilayah Jawa Timur tidak bisa menggunakan aplikasi ini. Maka dari itu, install saja E-SMART Samsat Jatim. Selain itu, jika domisili di Jawa Barat, sebaiknya segera install Samsat Mobile Prov.Sumbar.

Bapenda Jawa Barat mencatat sebanyak 125 kendaraan mobil dinas Pemerintah Kabupaten Bekasi menunggak pembayaran pajak kendaraan bermotor. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

3. Dengan Cara SMS
Untuk melakukan pengecekan pajak kendaraan wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY, bisa dengan mudah dilakukan melalui SMS. Tapi untuk wilayah lain, umumnya cara SMS ini kurang efektif dikarenakan sering error.

Untuk wilayah Jawa Barat, sudah pasti plat kendaraannya adalah B, D, E, F, T, dan Z. Lalu bagaimana cara mengeceknya? Caranya tinggal mengirim SMS ke Dispenda Jabar dengan nomor 0811 211 9211.

Lalu seperti apa format SMS-nya? Caranya ketik Info<spasi>kode plat kendaraan Jawa Barat/nomor polisi/kode seri plat kendaraan<spasi>warna plat kendaraan. Misalnya saja seperti ini: Info D 4903 TT merah.

Sedangkan untuk wilayah Jawa Tengah, tidak perlu mencantumkan warna kendaraan. Jadi cukup mengetik JATENG<spasi>nomor pelat kendaraan. Misalnya saja seperti ini: JATENG H1635DD.

Lalu bagaimana untuk DIY, untuk wilayah Yogyakarta, Anda juga tidak perlu mencantumkan warna kendaraannya juga. Jadi hampir sama dengan Jawa Tengah. Untuk format SMS-nya adalah DIY<spasi>nomor pelat kendaraan. Misalnya saja seperti ini: DIY AB3581SA.

4. Cek di Provinsi Tanpa Menggunakan Layanan e-Samsat
Ketika wilayah tempat Anda ingin membeli kendaraan berada di luar Jawa dan DIY, seperti halnya di Aceh, Kepulauan Riau, Riau, dan Sulawesi Tengah, agak sulit untuk melakukannya secara online. Oleh sebab itu, terpaksa Anda harus melihatnya di STNK langsung.

Namun jika lupa membawa STNK, Anda juga bisa langsung mendatangi kantor Samsat terdekat. Maka dari itu, jika memang kendaraan tersebut sering terparkir di garasi rumah, baiknya Anda menyimpan fotokopi STNK lalu taruh di dompet.

Pengendara melintasi pintu masuk gardu tol yang memberlakukan sistem ganjil genap berdasarkan waktu di Bekasi Timur, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (26/3).ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor Yang Telat

Bagi para pemiliki kendaraan bermotor diwajibkan untuk membayar pajak tahunan. Tapi banyak yang ternyata masih bingung mengenai bayar denda pada saat telat bayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Banyak yang sampai saat ini beranggapan jika telat bayar 1 hari maka dendanya sama saja dengan ketika telat membayar PKB selama setahun. Pertanyaannya, benarkah anggapan semacam ini?

Sebenarnya, hitungan telat 1 hari membayar pajak PKB tidak dihitung telat selama 1 tahun. Oleh sebab itu, sekarang hilangkan anggapan yang mengatakan jika telat satu hari dendanya sama saja dengan telat 1 tahun.

Cara menghitung yang benar adalah jika Anda telat bayar PKB 1 bulan 1 hari maka dendanya akan dihitung 2 bulan. Maka dari itu, ketika Anda telat membayar PKB selama 1 tahun maka hitungan pengaliannya adalah Anda harus membayar denda selama 12 bulan.

Itulah empat cara cek PKB yang harus Anda tahu. Dengan tahu tanggal jatuh tempo pajak kendaraan, maka tak ada lagi cerita lupa bayar pajak kendaraan. Selain itu, Anda bisa menyiapkan duaitnya jauh-jauh hari jika sudah melakukan cek pajak kendaraan terlebih dahulu.

Artikel Ini Diolah Merahputih.com dari berbagai sumber.


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH