Tanpa Ada Teladan Kiai, Protokol Kesehatan di Pesantren Bakal Sia-Sia Santriwan Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka. (MP/Mauritz)

Merahputih.com - Forum Komunikasi Pengasuh Pesantren se-Kajen (FKPPK), KH M Mujiburrachman Ma'mun (Gus Mujib) menilai perlu adanya teladan dari Kiai dan keluarga untuk menerapkan protokol kesehatan di pesantren membutuhkan teladan dari para kiai dan keluarganya.

Jika tak tidak ada contoh dari para pengasuh, potensi santri mengabaikan standar keamanan di tengah pandemi COVID-19 yang belum mereda ini sangat besar.

“Jadi, cara paling efektif agar tercipta konsistensi penerapan protokol ini adalah adanya contoh atau teladan dari para kiai dan keluarganya,” ungkap Gus Mujib dikutip dari laman resmi NU, Kamis (16/7).

Baca Juga

PA 212 Duga Wahyu Setiawan Ikut 'Bermain' Menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin

“Ini juga bertujuan agar beliau-beliau itu juga bisa lebih aman dari penularan virus Corona. Apalagi melihat berita-berita di media, sudah banyak Kiai dan Gus yang terpapar COVID-19,” sambungnya.

Dalam setiap pertemuan para kiai di FKPPK selalu mengingatkan kepada para kiai agar selalu menjalankan protokol keselamatan secara konsisten. Ini sebagai ikhtiar agar selamat dari penularan virus sekaligus agar bisa ditiru oleh para santri untuk selalu taat menjalankan protokol.

Ilustrasi: Pekerja membereskan kopi kemasan gelas khas kopi dari Garut di Pondok Pesantren Najahan, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (25/09/2019). (ANTARA/HO Pesantren Najahan)

Karena, Protokol-protokol keselamatan dan kesehatan yang sudah disusun selama ini akan sia-sia jika tidak secara istiqamah diamalkan.

Agar bisa secara konsisten diamalkan, harus ada pengawalan dan pengawasan dalam pelaksanaannya. Dalam lingkungan pesantren sendiri, pengurus sudah siapkan ta'ziran (hukuman) bagi santri pelanggar protokol tersebut sebagai efek jera.

Baca Juga

Pengamat Sebut Wapres Ma'ruf Amin Tak Sekuat JK

Pesantren juga didorong agar mempunyai Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren), sekaligus memfasilitasi pengadaan obatnya. Salah satu syarat minimal yakni pesantren harus punya lahan lebih untuk fasilitas tersebut dan tidak harus berupa gedung terpisah. Minimal disisakan satu ruang di antara kamar-kamar santri.

“Satu ruang itu untuk keperluan layanan kesehatan, mulai cek suhu tubuh harian semua santri, hingga untuk tempat penyimpanan almari obat-obatan dalam kondisi darurat,” jelas dia. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menag Dikecam Terkait Pemulangan 600 WNI yang Jadi Kombatan ISIS
Indonesia
Menag Dikecam Terkait Pemulangan 600 WNI yang Jadi Kombatan ISIS

Eko mengaitkan rencana pemulangan kombatan ISIS itu dengan proses evakuasi WNI dari Kota Wuhan.

Komisi III Tegaskan Virus ISIS Lebih Bahaya dari Corona
Indonesia
Komisi III Tegaskan Virus ISIS Lebih Bahaya dari Corona

"Kita tahu virus ISIS ini lebih bahaya dari Corona kalau masuk di sini," kata Adies

Tim Hukum PDIP Bertemu Dewas, KPK Tegaskan Tetap Bekerja Profesional
Indonesia
Tim Hukum PDIP Bertemu Dewas, KPK Tegaskan Tetap Bekerja Profesional

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membantah adanya dugaan kongkalikong kasus antara PDIP dengan KPK

Berkas Persyaratan Teguh Masih Kurang dan Bajo Dinyatakan Lengkap
Indonesia
Berkas Persyaratan Teguh Masih Kurang dan Bajo Dinyatakan Lengkap

Teguh Prakosa yang merupakan pasangan pendamping cawali, Gibran Rakabuming Raka, berkas syarat calon dinyatakan belum lengkap.

 Politikus PPP Harap 'New Normal' Juga Berlaku di Tempat Ibadah
Indonesia
Politikus PPP Harap 'New Normal' Juga Berlaku di Tempat Ibadah

"Setelah mall dibuka, maka tempat ibadah pun seperti masjid dan musholla seharusnya kembali buka dengan tetap mengikuti standar kebijakan Normal Baru," kata pria yang akrab disapa Awiek

Penangkapan Nurhadi Pintu Masuk KPK Bongkar Mafia Peradilan
Indonesia
Penangkapan Nurhadi Pintu Masuk KPK Bongkar Mafia Peradilan

KPK harus bisa menelusuri jaringan besar mafia peradilan yang melibatkan hakim, panitera di MA

TMII Dipadati Ribuan Wisatawan
Indonesia
TMII Dipadati Ribuan Wisatawan

Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dipadati 7.577 wisatawan dari sejumlah daerah pada hari libur Natal 2020, Sabtu (26/12)

Pemerintah Diprediksi Takkan Mampu Bereskan Omnibus Law dalam Waktu Cepat
Indonesia
Pemerintah Diprediksi Takkan Mampu Bereskan Omnibus Law dalam Waktu Cepat

Yang mengherankan UU Omnibus Law Cipta Kerja bisa diubah oleh Presiden

Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan di PKPU 13/2020 Dinilai Lembek
Indonesia
Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan di PKPU 13/2020 Dinilai Lembek

PKPU 13/2020 telah diundangkan pada Rabu (23/9)

Ketersediaan Lapangan Kerja Bikin Optimisme Kian Meningkat
Indonesia
Ketersediaan Lapangan Kerja Bikin Optimisme Kian Meningkat

Keyakinan konsumen membaik di 14 kota yang disurvei dengan kenaikan tertinggi di kota Bandar Lampung, diikuti oleh DKI Jakarta, dan Denpasar.