Tanggulangi COVID-19, Pemprov DKI Permudah Perizinan Usaha Kesehatan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Benny Agus Chandra. (Foto : / Beritajakarta.id)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta memberikan relaksasi perizinan di bidang kesehatan. Hal itu guna mendukung ketersediaan fasilitas dan tenaga Kesehatan untuk menanggulangi dampak status tanggap darurat bencana wabah COVID-19 sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta.

"Dokumen Izin/nonizin yang telah diterbitkan oleh DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta di bidang Kesehatan yang masa berlakunya telah berakhir tertanggal pada masa Tanggap Darurat Bencana Wabah COVID-19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta maka izin/nonizin tersebut dinyatakan tetap berlaku," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Benny Agus Chandra dalam siaran tertulisnya, Minggu (10/5).

Baca Juga

Diskriminasi Pasien COVID-19 Muncul Dipengaruhi Tingkat Pengetahuan Masyarakat

Benny menjelaskan, hal tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 47 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Dokumen Izin Tertentu di bidang Kesehatan terkait penyebaran COVID-19.

Adapun dokumen izin/nonizin di bidang Kesehatan yang mendapatkan ketentuan relaksasi perizinan dimaksud, yaitu : Izin Operasional Rumah Sakit; Izin Klinik (Uma dan Pratama); Izin Puskesmas; Izin Laboratorium Klinik (Madya dan Pratama); Surat Izin Praktik (SIP) Tenaga Kesehatan; Izin Penyelenggaraan Unit Pelayanan Dialisis di Rumah Sakit; Izin Penyelenggaraan Klinik Pelayanan Hemodialisis; Izin Toko Alat Kesehatan; Izin Pedagag Eceran Obat; Izin Cabang Pedagang Besar Farmasi (Pengangkutan Pedagang Besar Farmasi Cabang); Izin Cabang Penyalur Alat Kesehatan; Izin Apotek; dan Izin Ambulans.

Pihaknya memahami prioritas para Penanggung Jawab fasilitas Kesehatan, Tenaga Kesehatan dan Asisten Tenaga Kesehatan.

"Untuk itu relaksasi perizinan di Bidang Kesehatan tersebut dapat membantu merekauntuk tetap fokus menjalankan tugas mulia sebagai garda utama dalam mengatasi Pandemi COVID-19," ungkapnya.

Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Kuningan, Jakarta Selatan
Rumah Sakit Metropolitan Medical Center (MMC), Kuningan, Jakarta Selatan

Perizinan di Bidang Kesehatan sebagaimana disebutkan, kerap dibutuhkan oleh Penanggung Jawab fasilitas Kesehatan, Tenaga Kesehatan dan Asisten Tenaga Kesahatan untuk keperluan administrasi dan bekerjasama dengan pihak lain dalam upaya mengatasi wabah COVID-19 di Jakarta.

Setelah masa Tanggap Darurat Bencana Wabah Covid 19 di wilayah Provinsi DKI Jakarta dinyatakan berakhir, maka Pemohon berkewajiban untuk melakukan perpanjangan izin sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Relaksasi Perizinan tidak berlaku bagi permohonan perizinan bidang Kesehatan baru dan/atau yang melakukan perubahan identitas pemilik, jenis usaha/praktik maupun alamat terhadap perizinan bidang Kesehatan tersebut.

“Bagi pemohon baru dan/atau perubahan perizinan maka pemohon tetap diharuskan mengajukan perizinan sesuai ketentuan peraturan perundangan, relaksasi perizinan tidak berlaku bagi mereka," ujarnya.

Selain itu, DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta juga mengoptimalkan perizinan Surat Izin Praktik (SIP) Tenaga Kesehatan melalui pelayanan daring jakevo.jakarta.go.id atau aplikasi JakEVO pada Android dan IOS.

Baca Juga

Tim Gugus Tugas COVID-19 Bocorkan Satu-satunya Cara Melandaikan Kurva COVID-19

Adapun persyaratan berupa Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku, dilegalisasi dan Rekomendasi asli dari Organisasi Profesi sesuai wilayah tempat praktik untuk sementara dapat digantikan dengan Pernyataan pemohon.

"Pemohon wajib menyerahkan STR dan kelengkapan lainnya setelah masa Tanggap Darurat COVID-19 dinyatakan berakhir," pungkasnya. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Buka Layanan Lapor Pelanggaran Protokol Kesehatan via Medsos
Indonesia
Polda Metro Buka Layanan Lapor Pelanggaran Protokol Kesehatan via Medsos

Kapolda Polda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana membuka pengaduan terhadap pelanggar aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 pada masa PSBB.

Minta Maaf ke Orangtua di Mapolresta Surakarta, 141 Pelajar Hendak Ikut Demo Dilepas
Indonesia
Minta Maaf ke Orangtua di Mapolresta Surakarta, 141 Pelajar Hendak Ikut Demo Dilepas

Polresta Surakarta, Jawa Tengah melepas sebanyak 141 pelajar dan kelompok Anarko yang ditangkap polisi saat akan mengikuti aksi unjuk rasa menolak disahkannya UU Cipta Kerja di Balai Kota Solo, Senin (12/10).

Ma'ruf Amin Ngaku Tahu Ledakan di Monas dari Media
Indonesia
Ma'ruf Amin Ngaku Tahu Ledakan di Monas dari Media

Ledakan di kawasan Monas yang terjadi Selasa pagi sekitar pukul 07.00 WIB menyebabkan dua orang terluka

 Lima Pasien Positif COVID-19 di Tasikmalaya Dinyatakan Sembuh
Indonesia
Lima Pasien Positif COVID-19 di Tasikmalaya Dinyatakan Sembuh

Upaya petugas dari berbagi unsur, kata dia, dinilai berhasil mengedukasi masyarakat, terbukti pasien yang sembuh disambut baik oleh warga lingkungan sekitar rumahnya.

Pilkada Solo, SBY Restui Demokrat Dukung Gibran
Indonesia
Pilkada Solo, SBY Restui Demokrat Dukung Gibran

Dukungangan tersebut diungkapkan langsung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yuhoyono (SBY) kepada Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Tengah.

Tiga Gili Lombok Jadi Percontohan Pembukaan Destinasi Wisata
Indonesia
Tiga Gili Lombok Jadi Percontohan Pembukaan Destinasi Wisata

Selama pandemi COVID-19 sektor pariwisata lumpuh total, praktis aktivitas industrinya mati suri.

Update COVID-19 Jumat (!2/6): 36.406 Positif, 13.213 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Jumat (!2/6): 36.406 Positif, 13.213 Sembuh

Yuri mengungkapkan jumlah penambahan 577 pasien menjadi 13.213 yang sembuh.

Pilkada Serentak Bakal Gerakan Konsumsi Sampai Rp35 Triliun
Indonesia
Pilkada Serentak Bakal Gerakan Konsumsi Sampai Rp35 Triliun

Pemerintah yakin ada sinyal positif perbaikan ekonomi pada kuartal selanjutnya salah satunya mulai bergeraknya aktivitas ekonomi.

 Tak Dapat Jatah Menteri, Wiranto Kembali ke Istana Sebagai Wantimpres
Indonesia
Tak Dapat Jatah Menteri, Wiranto Kembali ke Istana Sebagai Wantimpres

Saat ditanya terkait kondisinya setelah serangan penusukan oleh terduga teroris di Banten pada Oktober lalu, Wiranto mengaku sudah membaik.

Presiden Jokowi: 24 Persen Warga Bersikeras Mudik Lebaran
Indonesia
Presiden Jokowi: 24 Persen Warga Bersikeras Mudik Lebaran

Adapun, sebanyak 68 persen masyarakat memutuskan tidak mudik dan 7-8 persen sudah mudik ke kampung halaman